Mencintai Pria Yang Sama

Mencintai Pria Yang Sama
terluka dan menerima


__ADS_3

ngiyu ngiyu ngiyu....


"nyonya ada telpon dari rumah sakit untuk nyonya."


"baiklah sebentar,sini dan teruskan memberi makan Rossa."memberikan.


"hallo ada apa ya?."


"benar ini ibu Rani?."


"ya benar,ada apa suster?."khawatir.


"kami menemukan korban kecelakaan mobil dan yang kami temui identitas korban bernama Syahrul.benar ini istri dari bapak Syahrul?."menjelaskan.


Rani yang terkejut langsung lemas tak berdaya tanpa kata kata hanya ada air mata yang mengalir di pipinya.


"suster bisa tolong berikan alamatnya segera?."


"baik ibu cepatlah datang kami menunggu."


Rani yang khawatir langsung pergi tanpa berpikir apapun.saat disana Rani melihat suaminya berbaring lemas dan ......


"Rani istriku sayang...aku sudah tidak kuat lagi.tolong lah kamu maafkan aku dan Irma selama ini."suara yang sesak.


"Irma?magsudmu kau mengalami semua ini saat bersama Irma?."kecewa.


"tolong rani rawat putri ku berjan....ji lah untuk memberikan nama keluarga besar kita.aku mohon rani.irma wanita yang baik,tolong jaga putriku."menutup mata.


"tidaaaaaak sayang aku mohon buka matamu,lihatlah Rossa menunggumu sayang.aku mohon bangunlah jangan tinggalkan kami.huhuhu tidaaaak!!!".hati yang hancur.


Rani pergi ke ruangan dimana Irma dirawat dia ingin memarahi Irma namun saat sampai....


"tidaaaak ini tidak adil!mengapa kalian meninggalkan aku seorang diri!!???."berteriak.


"tolong nyonya kendalikan dirimu.tenanglah."


Rani pun mencari bayi Irma dia menanyakan dimana bayi itu dirawat.


"dokter bisakah aku menemui bayi suamiku?ku mohon bagaimana keadaannya?."


"tenanglah dia tidak terlalu parah,karna saat mobil meledak sang bayi berada dipelukan ibunya.ibu yang luar biasa menjaga anaknya dengan nyawanya."sedih.


Rani pun berlari dan melihat bayi yang lucu berada dalam kondisi tertidur.dia menangis dan sangat hancur.dia benci namun dia juga SE orang ibu.


Rani membawa putri Irma bersamanya dan memakamkan suami juga Irma berdekatan.


"aku berjanji demi kabaikanmu selama hidupmu,aku akan menjadikan preti putriku dan aku akan menyimpan nama keluarga besar pada preti,kini namamu preti Khan."mencium.


waktu berlalu Rani memutuskan kembali ke negaranya sendri.dia membawa ke 2 putri yang sangat cantik.


namun rasa bencinya pada Irma selalu membayangi Rani,setiap kali melihat wajah polos preti dia selalu terbayang pengkhianatan Irma dan Syahrul.


Rani menjaga Rossa dengan penuh cinta sedangkan preti ia serahkan pada bibi.


6 tahun kemudian...


"baaaaaa...Rossa kamu mau bersembunyi dimana?aku akan menangkapmu."mencari.

__ADS_1


"huhihi...dia tidak bisa menemukanku."bersembunyi.


"Rossa sayang apa yang kamu lakukan dibawah kursi?."membungkuk.


"Sasst ibu jangan keras keras aku sedang bermain petak umpet bersama preti."berbisik.


"oh begitu ok ibu akan diam untuk Rossa ibu yang tersayang."mencium.


"bibi apakah kau melihat Rossa?aku akan memberi dia pelajaran.hem liat saja."serius.


Rani yang mendengar sangat marah dan menghampiri preti.


"berani ya kamu memaki kakakmu di belakang ibu.hem ini rasakan!."memukul.


"ah ah ah...sakit ibu huhuhu sakit."menangis.


"nyonya tenang lah dia hanya bercanda."menenangkan.


"bercanda,kamu tidak dengar apa yang baru saja dia ucapkan."marah.


"ibu ibu apa yang kau lakukan?cukup ibu preti kesakitan."memohon.


"lihat!kakakmu memohonkan ampunan untukmu,dasar anak tak tau malu."pergi dengan kesal.


"preti kemarilah,mana yang sakit?apa kau terluka karna ibu?."khawatir.


"huhuhu tidak kakak aku baik baik saja."tersenyum.


"rossa!kemari sayang ibu ada sesuatu untukmu."


"wah ibu bawakan kita hadiah,ayo kita temui ibu."senang.


"ini untuk putri tercinta ibu apa kau suka?."


"wahh ini sangat lucu ibu,terima kasih banyak aku sayang ibu,muuuah."memeluk.


"ibu untukku?."menantikan.


"ah sayang ibu lupa membawakannya,mungkin tertinggal saat ibu memilihkan untuk kakakmu."


"tak apa ibu terima kasih."terdiam.


"begini jaga sebagai maaf ibu untuk preti bagaimana kita pergi jalan jalan saja.ok?."tersenyum.


"baaik lah ibu."tersenyum.


preti berlari ke arah taman dibelakang rumah dia sedih merasa dibedakan.


dalam hati Rani(aku sangat membenci ibumu,tapi aku juga tidak bisa jauh darimu preti.maaf aku sering melukai hatimu,salahkan lah ibumu)


"preti sedang apa kau disini dan ah hahaha kau menangis?."teman preti.


"tidak tidak mana ada aku menangis,semua orang menyayangiku."menahan.


"baiklah ini aku punya sesuatu untukmu,semoga kau menyukainya."memberikan.


"terima kasih manyak Irpan kau sangat baik."tersenyum.

__ADS_1


"Kitakan teman,harus saling menyayangi."tersenyum polos.


akhirnya preti tersenyum kembali dengan adanya Irpan disampingnya.irpan terus membuat preti tertawa.


"sudah gelap aku harus pulang."beranjak.


"baiklah hati hati preti."


saat malam tiba waktunya ke 2 putri Rani untuk tidur.rani mencium kening Rossa tapi saat ingin melakukan yang sama untuk preti dia teringat masalalunya.,dan pergi meninggalkan preti tanpa ciuman.


preti yang masih tersadar merasa kebingungan,dia sangat sedih namun dia hanya menangis.


waktu berlalu dan selalu seperti itu Rani selalu mengabaikan preti.


1 tahun kemudian 2 putri Rani mulai memasuki sekolah,Rani yang sibuk mempersiapkan perlengkapan Rossa begitu semangat.sedangkan preti ia mempersiapkan semua sendri.


saat pagi tiba....


"Rossa sayang bangun waktunya pergi sekolah dan kamu preti ingat jangan sampai kakakmu terlambat hanya karna menunggumu."tegas.


"baiklah ibu."patuh.


"sini sayang ibu rapikan rambutmu."menyayangi.


preti yang melihat ibunya sangat sedih,dia selalu berulah hanya ingin mendapat perhatian dari ibunya.namun Rani sesalu memarahi preti.


tang teng tong...tang teng tong...suara piring dan gelas yang dipukul preti.


Rani kesal dan....bruk.memukul meja makan.


preti yang terkejut pergi berlari meninggalkan rumah dan ia menangis ditaman yang biasa dia datangi.


hari hari berlalu dan preti sering bolos sampai ujian tiba semua murid kelas 6 hening.


sampai kertas ujian dibagikan dan preti juga Rossa memiliki hasil yang sama.


mereka senang dan pergi berlari masuk rumah untuk menunjukan kepada ibu mereka.


"ibuuuu lihat hasil ujianku sangat bagus bukan."kebahagiaan preti.


"mana sini ibu lihat."meminta.


"ibuuuu lihat apa yang aku bawakan untukmu."berlari.


"ah putri ibu sudah pulang sini sayang ibu akan melihatnya."penuh kasih.


Rani meletakkan hasil ujisn preti tanpa melihatnya dan langsung memuji Rossa,mencium dan bangga.


lagi lagi preti dilupakan dan dia sangat kesal.


"huh mengapa ibu selalu memperlakukan aku seperti ini?bukankah aku anaknya juga?."bergumam.


"tenang saja bagi semua ibu anak anak yang mereka utamakan."menenangkan.


"Irpan,kenapa selalu kamu yang membuat ku terkejut."semakin kesal.


"haahha sudahlah jangan memperlihatkan wajah begitu kau sangat jelek tau."menggoda.

__ADS_1


waktu ke waktu,hari ke hari,dan bulan ke bulan.mereka kini menjadi gadis dewasa yang sama cantiknya.


bersambung.......


__ADS_2