Mencintai Pria Yang Sama

Mencintai Pria Yang Sama
berbeda pendapat


__ADS_3

satu jam kemudian.....


"nona,kita sudah sampai."membangunkan.


"apa yang kau lihat? dasar bodoh."turun.


"aku berbuat baik tapi dia memarahiku,dasar wanita gila."tersenyum.


di rumah syahir.......


"pamaaaaaaan aku mohon,aku ingin berbicara padamu."berteriak.


"hey nona maaf tuan besar sedang tidak ada dirumah."menghalangi.


"aku tidak perduli,dan aku tidak percaya dia tidak ada dirumah."menerobos.


"ada berisik apa diluar?."bertanya.


"ayah sebaiknya jangan keluar,dia gila, usir saja dia."kata syahir.


"baiklah suruh dia pergi."memerintahkan.


"baiklah aku juga akan tidur ke kamarku."bahagia.


"nona sabaiknya kita pergi,tuan besar tidak akan keluar."suara kecil.


"supir tidak berguna,pergi saja.aku akan tetap menunggu."


"ya sudah aku mau pergi tidur,jika nona berubah pikiran bangunkan aku."senyum puas.


"paman saya mohon waktumu sebentar,saya janji ini takkan lama."menangis.


"ah aku sungguh tak bisa melihat dia menangis."keluar.


"paman? sungguh anda ingin mendengar penjelasan ku?."bahagia.


"ada apa? katakanlah?."suara lembut.


"paman saya kemari untuk meminta bantuan anda,karna jika tidak bukan hanya ibuku yg hancur tapi juga orang"akan kehilangan pekerjaan mereka,tolong paman bantulah aku!."memohon.


"sudahlah jangan memohon padaku, perusahaan itu sudah menjadi tanggung jawab anakku,tapi dia tidak berada disini,kau taukan?."


preti terdiam....


"lalu bagaimana nasib semua orang?."suara kecil.


"hah...atau begini saja kau bawalah supirku menemui mereka, bagaimana?."


"dia?tidak paman,,,dia supir yang bodoh dan menyebalkan."


"dengar nak,dia mirip dengan anakku,tidak akan ada yg tau dia siapa, percayalah."meyakinkan.


"sungguh paman?."


"sungguh,dengar nak kau baik dan kau memiliki niat yg mulia,aku serahkan dan percayakan padamu."


"terima kasih paman."senang.


kamar syahir....


"hey...bangun supir bodoh ini waktunya kita kembali."membangunkan.


"heeemm."mengabaikan.


"kau bisa bisanya tidur dikamar tuanmu?dasar tidak sopan.bangunnnnnn."meneriaki.


"yaya saya bangun nona.ada apa?."


"ayo kita selesaikan masalah ini."


"apa?!."terkejut.


"kau tidak senang?aku sudah memiliki ijin dari tuan besarmu."


"dia di Amerika nona."


"sudahlah ikut denganku sekarang!!."


pagi hari....


"dimana nyonya anakmu itu,sudah jam berapa ini?dia tidak muncul?."merendahkan.


ditempat yang sama....


"aku mohon padamu bantulah aku."


"tidak nona,maaf ini demi tuanku."tak mau peduli.


"tuanmu itu lelaki pengecut dan dia tidak berperasaan."marah.


"nona jaga bicaramu,dia belajar di Amerika,tuanku sangat pintar."bangga.


"apa artinya pendidikan dan mencari ilmu di Amerika?jika tidak memiliki belas kasih."menangis.


syahir hanya diam tanpa sepatah kata....


"lihatlah orang orang dibawah sana,apakah tuanmu memiliki simpati pada mereka?untuk apa membanggakan diri jika tidak bermanusiawi."menjelaskan.


"lihat orang tua disana,akan bagaimana dia menghidupi keluarga nya jika pekerjaan nya dihentikan?apa tuanmu ada?."


"lihat anak kecil yg menangis diperlukan ibunya itu,mereka akan tidak punya rumah karna harus mereka jual untuk makanan sehari hari mereka,tolonglah aku mohon padamu,bantu aku."berlutut.


"baiklah nona saya akan melakukan nya dengan baik."tersenyum.


"terima kasih."


dalam hati syahir(aku tak pernah menyangka bahwa ada wanita yg peduli tentang orang lain,dia sangat baik,aku malu dengan diriku yang tak pernah ingin tau tentang orang orang yg sudah bersungguh sungguh untuk perusahaan ku,kau wanita yg istimewa preti).


ditempat yang sama....


"sampai kapan kita akan menunggu nyonya,silahkan sudah waktunya."


"baiklah saya mengundurkan diri dari pemerintahan."kecewa.


"tunggu dulu tunggu dulu,aku sekarang sudah berada disini dan nyonya Rani tidak diijinkan mengundurkan diri."percaya diri.


"preti mengapa kau membawa supirku kemari?."khawatir.


"tenang kakak dia mirip dengan anaknya tuan Chin."


"sungguh? syukurlah."


"bagaimana ini dia memiliki dukungan?."


"tenang semuanya aku akan menaikkan gaji kalian semua 2× lipat."menjelaskan.


"apa dia gila? dia bertindak seperti tuannya.bodoh."bergumam.


"tunggu dulu dia bukan anak dari tuan chin ini supirnya nona preti."berteriak.


"hah apa benar begitu?tidak disangka kita dibohongi "saling membicarakan.


"preti apa benar yang dia katakan?."


preti hanya diam ...


"baiklah ini sudah jelas,ibu kecewa padamu!permisi."marah.


preti pun mengejar dan mencoba menjelaskan,dan ditempat yang sama pula....


tit...tit...tit...


pintu mobil terbuka.


"tuan chin,lihat itu tuan Chin."saling berbisik.


"ayah,ayah tolong jelaskan pada mereka bahwa aku benar anakmu."menghampiri.


"semuanya apa yang diucapkan anakku syahir semuanya benar,dan nyonya Rani tidak akan kemana mana."menjelaskan.


semua orang sangat bahagia,dan para pengacau pun mereka pergi begitu saja tanpa penjelasan.


waktu terus berlalu sampai pada suatu pesta amal keluarga besar Rani menyambut semua orang yg datang,namun siapa yg menyangka bahwa preti akhirnya menjadi kekasih syahir.


tapi ini tak lama karna......


"Rossa sayang sedang apa kau?semua tau sudah datang."


"sebentar Bu,aku harus mencari baju yg tepat."


"sayang apa kau menyukai syahir?."


"ibu,,,aku sayang ibu."memeluk.

__ADS_1


"dengar kan ibu Rossa ibu akan terlihat cantik mengenakan baju apapun sayang."menyentuh.


"sungguh?ah aku sangat sayang ibu."


"baiklah sudah cukup,cepat bersiap syahir menunggumu."


"benarkah?baiklah sebentar lagi aku segera turun."senang.


"apa kau melihat preti?susah sekali mencarinya."kesal.


"hey...apa kau mencari seseorang?."


"hey rossa,,,ya aku mencarinya dan ingin bertanya...".


"sudahlah jangan bicara,mari kita turun."


"baiklah."


dalam hati syahir(dimana dia sebenarnya).


"mari aku perkenalkan pada bosku."mengajak.


"Hay...dari mana saja kau?aku...".


"kenalkan dia Irpan,sahabatku.dia musisi terkenal."


"mari dia akan mempersembahkan lagu untuk kita."


"Hem".kesal.


mereka berdansa,semua tamu undangan sangat menikmati,tapi disaat semua orang berdansa Rani merasa khawatir preti mengambil syahir kebahagiaan rossa.


dan kegelisahan nya semakin yakin saat melihat pasangan berdansa syahir itu preti bukan rossa.


waktu berlalu preti selalu menjalani hari yg sangat bahagia sampai.....


"preti aku ingin mengatakan sesuatu padamu."


"katakan saja,aku akan mendengar kan."


"bisakah kau berhenti sejenak preti?."


"maaf syahir perusahaan sedang turun dan kita perlu iklan yg bagus agar semua orang menyukainya."fokus pada komputer.


"sudahlah lupakan."pergi.


dalam hati preti(ada apa dengannya,sudahlah).


hari,minggu berlalu sampai suatu hari....


"preti kau dimana?aku akan ke perusahaan mu,kita makan mersama."menutup telpon.


saat Rossa mencari preti ternyata dia melihat mobil yg melaju kencang menuju arah preti dan syahir yang sedang menggoda preti.


"syahiiiiiir awaaaaaas.....aaaaahhhh.....".


brak.....semua orang berlari menyelamatkan Rossa.


ngiu...ngiu...ngiu....


"dokter tolong kakak ku dok."khawatir.


"tenanglah preti kakakmu akan baik baik saja."menenangkan.


"dokter bagaimana keadaan kakak ku?."


"dia terluka di bagian kakinya, beruntung itu tidak serius."menjelaskan.


"syukurlah, terima kasih dokter."


"baik kalau begitu silahkan dokter."


"preti aku akan mengurus perawatan nya."


"baiklah."


"aku tak apa preti,sudahlah ini luka kecil."


"kakak kenapa kau begitu ceroboh?."kesal.


"aku melihat mobil yg sangat kencang menuju kalian berdua,dan aku rasa dia sengaja melakukannya."bercerita.


"kakak jangan khawatir syahir akan mengurusnya nanti."


"kakak jangan menakuti aku lagi."memeluk.


"sudah,baiklah aku janji ok."


ke esok kan hari....


"bunga?aku tak memesan bunga?."


"tolong nona harus menerima nya,jika tidak saya akan marah."wajah yg tertutup bunga.


"tidak mau,sudahlah jangan menggangguku."


"baiklah...". berjalan perlahan.


"tunggu seperti nya aku kenal dengan suara ini, heeemm syahir,kau...".


"tada....bukankah kau tak ingin bunganya?."


"tentu aku mau,kau ini sangat konyol."tertawa.


"apakah kau sendiri? dimana adik ku?."


"dia sedang mencari model untuk iklan juice perusahaan yang baru."


"sungguh apa dia bodoh,bukankah Irpan ada."


"ya benar, mengapa tidak aku pikirkan."


"baiklah semoga kau cepat sembuh,aku akan kembali ke perusahaan,ok."


"ok."


dalam hati Rossa(dia sangat baik).


perusahaan juice.....


"apa kau sudah mendapatkan modelnya dewiku?."memeluk dari belakang.


"belum,dan aku sangat bingung siapa yang cocok untuk iklan ini,ah pikiran ku kacau."


"bukankah ada Irpan?mengapa tidak coba dia saja, bagaimana?."


"ya Tuhan mengapa aku tidak berpikir pada Irpan,ya ini pasti akan jadi iklan yg bagus."senang.


"terima kasih,muuuuah".memeluk dan pergi.


dirumah Irpan....


"aku mohon ya,kamu pasti bisa pan."


"aku malu preti,rasanya tidak percaya diri."


"ayolah Irpan,aku mohon demi persahabatan kita."tersenyum.


dalam hati Irpan(seandainya kamu tau kalau aku ingin lebih dari sahabat).


"baiklah,tapi ada satu syarat."


"baiklah,apa itu?."


"kau harus hadir saat perfom Minggu depan, bagaimana?ok?."menunggu jawaban.


"Hem ok sepakat."bersalaman.


1 Minggu kemudian.....


"kau benar datang, terima kasih."senang.


bernyanyi"cintaku padamu takkan pernah hilang walau cinta kita tak direstui,kau wanita yang akan selalu aku nantikan,semua karnaku mencintai mu.....


sesaat kemudian.....


prok prok prok suara tepuk tangan yang meriah.....


"Irpan seperti nya aku harus pulang,ini sudah malam."


"ya ini terlalu larut untuk seorang gadis."khawatir.


"baiklah aku akan mengantarmu pulang,ok."mengajak.

__ADS_1


"hemm baiklah."


satu jam kemudian....


"pan... terima kasih telah repot mengantarku pulang."tersenyum.


dalam hati Irpan(senyuman yang indah).


"baiklah,sampai pertemu besok di tempat pemotretan."tersenyum.


dikamar Rossa dan preti....


"hah... bagaimana apakah sukses?."penasaran.


"ya kak,Irpan bernyanyi dengan sangat baik."


"lalu mengapa kau terlihat sedih?.


"entahlah kakak,aku merasa lagu yang dia mainkan memiliki arti bagiku,tapi aku pun tak tau apa itu?."melamun.


"sudahlah,mari kita tidur, selamat malam adikku."


"malam kakak."


keesokan hari.....


"ok semuanya kita harus segera bersiap, sebentar lagi pemotretan kita akan mulai."


"sayang ini masih pagi,kita sarapan?."


"maaf syahir aku sibuk saat ini, bagaimana kalo nanti.ok."membujuk.


"baiklah,tapi setelah selesai ke ruangan ku ok."kecewa.


"baiklah baiklah."tersenyum.


"apa aku terlambat?."


"tidak,baiklah ke ruang ganti sekarang ok."


"baiklah nona."


"Irpan apa sih,udh bercandanya.cepat!."mendorong.


beberapa menit kemudian.....


"ok! semua nya diposisi masing masing."sibuk.


"Adam bagaimana apakah dia kelelahan?."khawatir.


"tenanglah dia sedang mendalami pekerjaan nya,dia tidak akan kenapa Napa ko."


"sebagai pacar aku kan khawatir.sudah dari pada kau membuat ku semakin kesal pergi sana."marah.


"sorry syahir ayahmu memanggil mu."


"baiklah aku akan keruangannya."


"syahir...ayah ingin bertanya padamu,apakah kamu menyukai preti?."


"ayah aku sudah lama menyukainya,dan kami kita menjalin kasih."senang.


"apa yang sukai dari preti?."


"dia wanita yang berbeda,cantik,baik dan memiliki rasa cinta pada semua orang."


"kenapa tidak Rossa?."


"ayolah ayah dia memang cantik,tapi aku hanya menganggap nya sebagai teman "


"ayah senang kau sekarang sudah dewasa,ayah juga berpikir kau akan cocok bersama preti."


"sungguh ayah?baguslah.menurut ayah apakah aku kirimkan hadiahnya besok?."


"itu keputusan mu,ayah selalu mendukung anak ayah."


"terima kasih ayah,kau memang yang terbaik."bahagia.


"anak lelakiku telah dewasa."bergumam.


tempat pemotretan.....


"baiklah semuanya kita selesai hari ini,dan terima kasih kerja samanya."lelah.


"ingin pulang bersama preti?."


"maaf Irpan masih ada yang perlu aku selesaikan."buru buru.


"baiklah,hati hati ...hah."kecewa.


diruangan preti....


"apa kau sudah selesai?sedang apa?."


"diam lah sangat sibuk tau."


"tolong preti jangan abaikan aku,plus ku mohon."membalikkan kursi preti.


"baiklah aku dengarkan.ada apa?."


"Bagus."berdiri seketika


"aku ingin kau pulang dan persiapkan hatimu."


"memang kenapa?jangan membuatku bingung."


"dengar aku akan mengirimkan hadiah yang akan membuatmu bahagia,dan beritahu aku apa kau suka atau tidak."


"baiklah, setelah ini selesai aku akan segera pulang,ok."


"tidak,harus sekarang."memaksa.


dirumah rani Khan....


"permisi apa benar ini kediaman nyonya Rani Khan?."


"ya tentu,ada apa?."


"ada kiriman dari tuan syahir."


"mengapa sangat berisik,bibi siapa itu?."berteriak.


"ini non ada kiriman dari tuan syahir."menjawAb.


Rossa yang senang langsung menuju lobi dan berkata....


"besar sekali,coba buka!."perintah Rossa.


dan semua orang terkagum akan hadiah yang syahir kirimkan,patung besar yang membentuk sepasang kekasih yang sedang menari bahagia.


"itu masih ada yang tertutup,coba dibuka."pintanya.


kata kata (i love you).


"ya ampun ternyata dia juga mencintai ku,aku juga cinta kamu syahir."berteriak.


tanpa ada yang menyadari bahwa patung wanitanya berambut sebahu.


ditempat lain....


"aku harus cepat,hadiah apa yang dia kirimkan?membuatku semakin penasaran dan ingin segera pulang."melaju kencang.


betapa dia terkagum melihat patung besar terbuat dari batu kristal yang sangat indah,dan kata kata yang berada di bawah patung.dia sangat bahagia,tapi....


"preti kau sudah pulang?lihat indah bukan?."senang.


"sangat indah kakak."senang.


"preti ini dari syahir."tersenyum.


"iya kakak aku tidak menyangka dia seromantis ini."


"aku juga tak menyangka dia ternyata mencintaiku,aku sangat bahagia."menari.


preti seketika terdiam dan tanpa sadar air matanya mengalir.


dalam hati preti(kakak salah faham,tapi aku tidak bisa membuat kakak sedih,biarlah kakak berpikir demikian,biar nanti aku yg jelaskan pada syahir).


"preti mengapa kau melamun?tidak bahagiakah kau melihat kakak mu ini bahagia?."


"kakak jangan bicara seperti itu."menghapus air mata.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2