
Malam telah tiba Rani dengan kesibukannya.sedangkan Marco masih berkutat dengan dokumen dokumen yang harus diselesaikan untuk pertemuan lanjutan. drttt drttt ponselnya berbunyi di lihat Mami caling begitu dijawab
" kamu dimana sekarang?" tanya mami
" aku lagi di singapur mami aku meninjau kantor yang di sini?""
" kenapa kamu tinggalkan Rani sendiri di rumah?'"
" Rani mau ko?""
" Marco kamu dengar ya mami tidak suka kalau wanita di permainkan.kamu pikir istri kamu itu boneka?"" marah Mami ber api api.Marco mengaruk kepalanya.
" mami sayang jangan marah marah nanti darah tingginya kambuh"
" siapa yang tidak marah kamu meninggalkan istrimu sendiri di rumah.dimana ia baru pertama kali datang kota,mami nggak mau tahu setelah selesai pekerjaanmu cepat pulang.mami tidak mau kamu cari alasan."
__ADS_1
" ia mami aku akan pulang setelah semua pekerjan selesai."
" kenapa kamu tidak bawa saja istrimu sekalian kalian bulan madu" mami dengan nada tingginya
" maaf mami ini juga mendadak aku harus jalan"
" alasan kamu saja.atau kamu bawa Lola bersama mu sehingga kau tidak mau membawa istrimu.Marco mami sudah bilang berulang kali jangan sama Lola tapi kamu keras kepala.sekarang kamu sudah punya istri.mami tidak mau dengar tentang apapun yang menimpah istrimu karena perlakuan pacarmu.mami peringatkan kamu jangan pernah berhubungan dengannya.sekarang kamu sudah punya.istri.mami harap secepatnya ada cucu untuk mami."
" mami, marco mencinta lola?""
" tapi mami sudah tiga tahun kami berjalan berhubungan'
" dari awal mami sudah bilang mami tidak setuju dengan Lola tapi kamu mempertahankannya"
" mami" "
__ADS_1
" dengar marco mami tidak main main sama ucapan mami, mami harap kamu mengerti itu" nada mami masih tetap marah
"mami" panggil Marco
" cepat selesaikan pekerjaanmu dan ajak istrimu kesini.ke rumah ini,keputusan mami mutlak,tidak bisa di ganggu gugatt"
" ia mami hari sabtu Marco pulang"
" mami tunggu kamu dan Rani di rumah"
mami menutup panggilannya.Marco yang sudah tidak semangat kerja hanya bersandar di kursi.Marco mengambil ponselnya untuk menghubungi Rani.tapi ia bingung nomer hp istrinya tidak.karena ia belum minta.apa aku hubungi Ibu ana saja.tapi ibu ana pasti sudah pulang.kalau sampai mami tahu bakalan di omeli satu malam satu siang.kenapa aku sampai lupa sih. Marco yang berusaha untuk untuk fokus dengan kerja.ia merasa lelah.ia memejamkan matanya.akhirnya tertidur.
KEESOKAN HARI
Rani sudah menyelesaikan pekerjaan rumahnya.masakan sudah matang siap di makan.kenapa ya Marco tidak menghubunginya,apakah aku istrinya atau pajangan di rumah ini?? aku bertanya tanya dalam hati.Ya aku pasrah saja memang ia tidak mau mengakui pernikahan ini tidak apa apa.Rani merasakan ada embun di matanya tak terasa airmatanya jatuh.dengan cepat rani menghapus air matanya.aku harus kuat toh semuanya butuh perjuangan.tapi apakah aku mampu melewati pernikahan ini.ini baru awal saja sudah begini tapi selanjutnya bagaimana?? terkadang aku bermimpi tentang pernikahan yang indah,rumah tangga yang baik.Aku akan belajar menerima semua ini karena aku tahu Tuhan telah memberikanku jodoh untuk mendampingiku.Sampai dimana kemampuanku untuk bertahan aku akan bertahan.
__ADS_1
mohon di komen dan mendukungnya pembaca yang baik😃😃😃😃😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍