MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB ENAM PULUH LIMA


__ADS_3

" wow kalau lima bakal seru"


" ia nanti seperti panti asuhan"


" sudah ya Ra aku juga mau tidur,selamat berbahagia ya" Lina memgakhiri panggilannya.


" Ra kamu sanggup hamil kembar lima?""


" ahhh..kamu gila,tidak aku tidak mau"


" na tadi?""


" marco???


" jangan teriak ini bukan hutan,kuping ku tidak tuli,ayo makan" Marco menyuap Rani


" aku bisa makan sendiri"


" ada yang marah ni?""


" tidak"


" Ra,aku ada sesuatu untukmu" Marco mengambil sebuah kotak kecil lalu di berikan kepada Rani" buka lah"Rani membuka kotak sebuah kalung berinisial M dan R.Marco mengambilkannya memakaikan ke leher Rani


" ini adalah insial nama kita berdua" Marco mencium istrinya.

__ADS_1


" makasih"


" sama sama sayang" Marco mempererat pelukkan.


" marco aku sudah kenyang"


" kalau begitu kita jalan jalan setelah itu kita pulang.Rani mengiyakan.Marco dan Rani keluar dari Resto.Marco membawa motornya membelah kota yang jalanannya sudah mulai sepi.


" Marco aku mau martabak" kata Rani saat melihat pedagang martabak.Marco memakirkan motornya.


" kamu ingin rasa apa?""


" aku ingin yang isi kacang dan coklat.Rani memakan martabak." di coba?""


" tidak kamu saja yang makan" Rani tidak peduli dengan Marco.ia memakan martabaknya.Marco hanya mengeleng kepala melihat rani makan dengan lahap.setelah puas dengan martabak,mereka melanjutkan perjalanan sepanjang jalan marco mengajak Rani berbicara,mereka bercerita dengan penuh senang.Rani yang kaget jalan yang ditempuh berlawanan arah dengan jalan pulang ke rumah.


" ada saja, ayo peluk karena sudah larut malam.Rani memeluk erat pinggang Marco.tak sampai dua puluh menit mereka sampai di sebuah bukit dimana ada sebuah gerbang tinggi.Marco mengambil remote gerbang tersebut terbuka.


" marco ini rumah siapa?""


' punya ku?""Rumah ini lebih bergaya klasik dengan warna pituh.dengan halaman yang luas.


" ssrius"


" hmmm" marco memakirkan Motornya." Ayo Ra"tiba tiba muncul seorang bapak

__ADS_1


" malam Nak Marco, kenapa tidak kasih kabar kalau mau datang,biar bapak tunggu"


" tidak apa apa pak,o iya pak ini istriku"


" malam bapak nama saya Rani" Rani memberi salam kepada bapak tersebut.


" pak Dino"


" ibu sudah tidur?""


" sudah nak,tadi bapak juga sudah tidur tapi dengar bunyi motor jadi bapak bangung"


" sudah bapak tidur lagi'


" ia nak bapak balik ke kamar,nak Rani "


" ia bapa silakan"


" pak Dino dan istrinya yang jaga rumah ini.mereka tidak punya anak.tanah ini sebenarnya milik mereka.karena lima tahun pak dino kecelakaan mereka tidak punya uang untukn operasi.jadi ia menjual tanah ini.karena aku lihat bagus ya aku ambil.tapi aku tidak mau serahkan.makanya aku buat rumah untuk mereka.tapi itu sudah mereka minta kalau rumahnya di pisahkan dari rumah utama,jadi aku membuat rumah untuk mereka di samping.mami dan papi saja tidak tahu akan rumah ini." Marco membuka pintu utama.wow rumah yang begitu megah.Rani enggan melangkah.


" ayo Ra,masuk"


" rumah ini lebih besar "


" ia karena aku ingin keluargaku tinggal di sini.ayo kita kekamar"Rani menekor dari belakang Marco.seperti dalam film rumahnya,perabotnya,berapa duit yang di keluarkan ya??marco membuka pintu kamar,sebuah kamar yang bisa untuk main bola kaki,luasnya minta ampun,gordennya yang terlihat elegan.memambah kamar ini semakin indah.

__ADS_1


"


__ADS_2