MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB TIGA PuLuH TUJuH


__ADS_3

Marco menepikan mobilnya.dengan cepat Rani membuka pintu dan berjalan keluar.


" silakan temui pacarmu,dan silakan ajak dia jalan jalan membeli tas ediisi terbatas" kata Rani dengan marah sambil menghempaskan pintu mobil.Marco kaget.segera di raih ponselnya untuk melihat siapa yang menelpon adalaha Lola.sial sial Marco memukul stir mobil.Marco berusaha untuk mengejar Rani,tapi Rani tidak ada lagi.Marco kembali ke dalam mobilnya." Aku membuat kesalahan lagi,Rani sangat marah dan ia telah pergi??Lola Lola dan Lola kenapa dia selalu menggangu hidupku" Marco menelpon balik Lola


" Sayang kamu di mana?"tanya Marco


" aku lagi menunggumu janjikan mau ke mall aku sudah menunggu"


" kamu pakai taksi dan segera ke mall aku akan menyusulmu" Marco mengakhiri panggilan telepon.Marco merasa ia harus mengakhiri hubungannya dengan Lola,biar bagaimana pun ia sudah menikah.dengan cepat Marco menjalankan mobilnya.


Rani yang sudah naik taksi saat ia keluar dari mobil marco.Rani menangis


" kita kemana nona? tanya sopir taksi.Rani bingung dia harus kemana?? kerumah Rani malas bertemu dengan Marco.ke rumah Mami saja.sudah lama tidak ke sana.


" ke alamat ini Xxxxx" Rani menyebut alamat tersebut


" Nona di sana perumahaan elit semua rumahnya besar besar"

__ADS_1


" ia pak,kebetulan di sana ada saudara" Rani berbohong.ia tidak mau menyebut siapa dirinya.dua puluh menit Rani sampai.segera ia membayar ongkos dan turun dari taksi.ia melangkah ke gerbang yang menjulang tinggi


Satpam yang menjaga segera membuka gerbang begitu di lihat Rani yang datang.


" selamat siang Nyonya muda" sapa satpam


" siang juga pak,mami ada?


" ada nyonya,silakan masuk " satpam mempersilakan Rani masuk.


" eh kak Rani,ayo masuk" sapa Sisil begitu di lihat Rani yang datang," Mami ada kak Rani" teriak sisil." mami lagi masker kak,kita ke dalam, mana kak Marco hari ini kan hari sabtu,masa kak yang datang sendiri?"


" Marco ada urusan"


" Rani,sudah lama tak ke sini" mami yang tiba tiba muncul


" maafin Rani ya Mami ,soalnya pesanan Rani banyak,ini saja baru selesai belanja bahan,karena kangen dengan mami makanya Rani kesini" kata Rani

__ADS_1


" memangnya Marco mana ko kamu sendiri"


" Marco lagi ada keperluan" Rani terpaksa berbohong karena pasti akan di tanya terus


" memangnya Marco tidak punya waktu luang buat kamu? dasar anak itu" Mami marah marah


" sudahlah mami jangan marah marah nanti darahnya naik" tegur Sisil


" kakakmu itu selalu saja"gerutu mama


" Mami rani tidak apa apa barangkali ada urusan makanya Marco belum bisa dengan Rani ke sini" Rani mencoba menenangkan hati mertuanya.


" mami,kemarin teman teman sisil bilang hari ini ada peluncuran tas edisi terbatas,ayo mami kita ajak kak Rani aja,gimana Mi" sisil mencoba membuat mood maminya.wajah mami yang tadi marah marah langsung terlihat ceria.


" ok kalau begitu mami siap siap dulu ya" ujar mami ceria.Rani dan Sisil hanya tersenyum melihat kelakuan Mami.


" ayo kak kita kekamar sisil aja,Dina belum pulang,biasa kelas akhir kelas ujian jadi masih les tambahan" sisil memberitahukan Rani

__ADS_1


__ADS_2