MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB DUA PULUH DELAPAN


__ADS_3

Setelah selesai dengan makan malam berdua dalam rangka ulang tahun Marco.Marco mengantar Lola pulang.Marco memaju mobilnya untuk pulang.drtt drtt telepon berbunyi.Mami caling


" Marco kamu dimana?""


" marco lagi nyetir mami"


" kamu sama Rani?""Marco bingung mau jawab apa


" Marco,tepikan mobilmu" perintah mami.Marco menepikan mobilnya.


"ini marco sudah berenti,ada apa Mi"


" Rani tidak bersama kamukan, kamu jangan bohong sama mami, sekarang kamu cepat ke rumah mami jangan banyak alasan,mami tunggu"

__ADS_1


" ia Mi,Marco kesana"


" oke mami tunggu" Mami mematikan teleponnya.Marco memeganh stirnya.pasti di omelin karena tidak bersama Rani.Marco mencoba mengecek chat semuanya.tak satupun dari Rani.ia tak memberikan selamat juga.selama ini Rani tidak pernah menghubungi Marco.kalaupun Marco yang terkadang menelpom tapi itu juga hanya ada kepentingan.Marco melajukan mobil menuju rumah orang tuanya.membelah malam.kalau malam begini jalanan sepi.karrna waktu sudah pukul satu.


tak sampai dua puluh menit Marco sampai rumah orang tua.dengan sigap satpam membuka pintu gerbang.Marco memasukan mobilnya.Marco turun dari mobilnya sambil melangkah membuka pintu utama.di sana sudah ada Maami dan Papi yang telah menunggu


" malam papi dan mami" sapa Marco memberikan salam untuk orang tuanya.


" kenapa mami dan papi belum tidur" tanyq Marco heran


" kami menunggumu" Mami yang berbicara.ada hal yang kami ingin bicarakan denganmu,ayo kita kekamar mami"ajak Mami


" kenapa tidak di sini"

__ADS_1


" sudah ikut saja,ada yang mami dan papi ingin berikan untukmu sebagai hadiah ulangtahunmu"mami bangkit dari duduknya di ikuti oleh papi dan Marco.setelah sampai dalam kamar,mami mengambil sebuah amplop coklat besar di berikan kepada Mami kepada Marvo.


" lihat dan baca baik baik" mami menyodorkan amplop tersebut.Marco menerima amplop tersebut.ia membuka amplop tersebut matanya seakan akan ingin tidak percaya dengan semuanya.dimana ada foto foto mesra antara Lola dan Sam dalam berbagai pose.bahkan lebih berani mereka di tempat tidur.Marco dengan gemetar meremas foto foto itu


" dari mana Mami dapat ini"


" dari mana mami mendapatkan itu tidak penting,yang penting sekarang kamu bisa tahukan bagaimana kelakuan pacarmu itu,dari dulu mami tidak suka tapi kamu mempertahankannya.kamu seakan akan telah dipelet oelh Lola sehingga kamu tidak sadar.dia itu hanya ingin balas dendam atas nama kakaknya.yang dulu pernah kamu tolak membuat kakaknya depresi dan gila.uang yang kamu berikan ia selalu habiskan bersama pacarnya boking hotel sana sini,apa kamu tak pernah tahu?mami dengan panjang lebar menjelaskan Kekuataan Marco seakan hilang.ia menjatuhkan badannya di tempat tidur.


" Mami nggak bohong kan? atau karena Rani jadi Mami buat begini? Marco masih tidak percaya


" Rani tidak ada sanggup paut dengan ini,Rani itu anak yang tak pernah mengadukan hal hal sekecil apapun yang ada dalam rumah tanggamu,tiap kali mami bertanya ia selalu menjawab bahwa kamu memperlakukannya dengan baik, harusnya kamu sadar, kamu sudah beristri,coba belajar mencintai dia.lupakan Lola"


" Marco papi hanya mau bilang,jangan sampai kamu menyesal saat ia pergi meninggalkanmu"

__ADS_1


__ADS_2