MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB EMPAT PULUH DUA


__ADS_3

" Sisil lagi ada urusan, jadi ijin pulang,nanti mami yang temani Rani"


" biar Rani panggil Ibu Ana saja temani Rani kasian Mami nanti capek"


" tidak"


" kalau Marco?""


" Mami tidak percaya padanya,sekalipun dia suamimu"Mami benar benar tidak mau kalau Marco yang menjaga.


" sekarang kamu tanggung jawab Mami, setelah ini kamu akan tinggal di rumah Mami,keputusan Mami tidak boleh di bantah"

__ADS_1


Mami sudah memikirkan semuanya.karena Marco sudah membuatnya kecewa.


" Rani sekarang kamu istirahat ya,mami yang jaga"Rani yang semula tolak tapi tatapan mami begitu mendalam akhirnya Rani hanya terdiam.Rani tidak tahu harga kamar ini semalam.kenapa penyakitnya kumat lagi??guman Rani.kepala serasa berat barangkali obat yang di berikan akhirnya Rani tertidur Mami yang melihay Rani tertidur,tiba tiba pintu di buka.Marco dengan wajah yang tidak bisa di tebak.di tambah tatapan Mami yang begitu tajam membuat Marco lemas.


" Mami maafkan Marco" Marco mendekati sofa yang Mami duduk.


" Marco Mami benar benar kecewa sama kamu,ternyata kamu lebih pentingkan pacar kamu daripada istri kamu,apa kurangnya Rani,apakah kamu tahu penyakit yang ia derita?? semua karena ulahmu,mama heran sama kamu,semua bukti sudah mami berikan tentang lola tapi kamu masih bersama dia.apa yang sudah Lola berikan padamu sampai kamu susah melepaskannya?? atau kamu sudah tidur dengannya??tatapan mami begitu tajam


" entahlah Marco Mami benar benar kecewa sama kamu? kamu bisa bisa nya bilang sama Rani kalau kamu punya pacar? Marco mami bilang ya sama kamu seandai suatu saat adik adik kamu suaminya buat begitu apakah kamu akan terima?"marco mengeleng kepalanya.


" makanya kamu harus sadar itu,setelah ini mami akan bawa Rani tinggal di rumah Mami,karrna kamu tak pernah mau tahu keadaannya.kamu selama ini tidak pernah berusaha untuk mencintainya,sedangkan Rani ia belajar mencintaimu,sekarang kamu puaskan??" sudah berulang kali mama bilang sama kamu tapi kamu tidak pernah mendengarnya,sekarang kamu pulang,urus pacarmu yang lebih berharga dari pada istrimu dan Rani biar mami yang urus,sudah sana mami mau tidur" mami yang sudah bersiap untuk tidur

__ADS_1


" mami biar Marco yang jaga Rani"


" tidak,kamu tuli apa? mami yang akan jaga"


" nanti mami sakit"


" biar mami sakit buat apa kamu peduli sudah sana Mami mau tidur" usir Mami.Marco tidak beranjak dari duduknya.Mami yang masih marah dengan Marco berjalan ke arah tempat tidur yang disiapkan di ruangan tersebut untuk orang yang jaga pasien.mami tahu Anaknya sangat menyesal tapi Mami membiarkannya.rasa marah,jengkel masih ada dalam dadanya.Marco berjalan ke arah tempat tidur Rani,Marco menarik kursi dan duduk di samping tempat tidur.ia memandang wajah Rani,masih terlihat pucat,di raihnya tangan Rani.


" Rani maafkan aku,aku memang egois tidak pernah mau tahu tentang perasaanmu,tentang keadaanmu,Rani aku ingin kita mulai dari awal" Marco mencium tangan Rani,Marco tak menyadari kalau Rani sudah bangun dari tidurnya karena suara Mami waktu memarahi Marco.


" Rani kata Mami akan membawa kamu ke rumah Mami,jangan mau ya?? kita kembali ke rumah kita? aku akan belajar mencintaimu"

__ADS_1


__ADS_2