
" makanya kamu harus berusaha,Mami tidak pernah salah memilih" Mami melap tangannya yang basah.Mami membuat Teh untuk suaminya.
" Mau mami buatkan teh untuk kamu?? tawar Mami
" ia mami dari pada tunggu Rani lama?
" kamu kan tahu adik adikmu seperti baru punya kakak perempuan"
" ia mami aku mengalah deh"
" ayo temani papi kamu,nanti mami bawakan tehnya"
" Ia mami" Marco berjalan ke ruang keluarga di sana ada papi yang sedang menonton tinju
" Marco ayo temani papi nonton tinju" ajak papi.Marco duduk di samping papinya.
" Marco bagaimana perkembangan perusahaan kamu,Papi dengar kamu menang proyek yang di kota J?""
" ia papi"
" pertahanankan itu,terus kapan kamu berikan papi cucu" Marco terdiam.mana mau punya anak kalau tidur saja terpisah
" dalam waktu dekat"
__ADS_1
" ayo di minum tehnya" mami membawa teh untuk suaminya dan putranya
" apa yang papi diskusikan dengan Marco"
" cucu?"Mami kaget dengan perkataan Marco
" kamu sudah siap"
" semua tergantung Rani,karena dari awal Marco yang salah"
" berusaha dulu,pasti bisa"
" kamu harus bisa memenangkan hati Rani,Mami hanya kuatir saja kalau kamu tidak perhatian Rani tidak bertahan,ia minta perpisahan dan kamu akan menyesal"
" Marco akan berusaha menjadi suami yang baik"
" ia,Marco minta maaf kalau sudah membuat papi,mami kecewa"
" belum terlambat,kapan mami dengar kabar kalau mami dapat cucu?? Mami menatap Marco.Marco tersedak.
" pelan - pelan Marco"
" habis mami sih" Marco merajuk.
__ADS_1
" memangnya mami salah ini sudah Empat bulan masa tidak ada hasilnya"
" ia mami sayang nanti satu kali jadi tujuh"mami melotot ke arah Marco.Marco bersama dengan orang tuanya,sedangkan para perempuan lavi ramai di kamar Dina.
" Kak Rani,emang enak ya nikah kalau di jodohkan?"
" Jawab apa ya? semua tergantung kita saja yang jalani mau di bilang enak juga enak mau di bilang susah juga susah karena tidak saling mengenal kita langsung menikah,tapi di situ kita akan banyak belajar untuk memahami orang lain selain diri sendiri"
" Apakah Ka Rani mencintai Kak Marco??"
"cinta itu tidak butuh kata kata tapi butuh perbuatan,ada apa ni kok tanya tanya,memangnya kamu mau menikah muda?" tanya Rani mencubit dagu Dina
" tidak kak aku hanya penasaran saja,masa kak Marco pacarannya sama kak Lola tapi nikahnya sama Kak Rani"
"itu namanya Jodoh sayang_pacaran lama bukan jaminan untuk bisa menikah,kalau Tuhan tidak berkehendak maka tidak akan jadi"
" Kak,apakah tidak pernah merasa takut kehilangan kak Marco?"
" sayang,saat aku berlulut di depan altar Tuhan,aku sudah bersumpah bawa ini adalah jodoh yang di berikan Tuhan,dan pasti Tuhan akan membuat jalan untukku supaya di vintai oleh Marco"
" kak tidak sakit hati saat melihat kak Marco masih saja berhubungan dengan kak Lola"
" siapa tidak sakit hati,pasti rasa itu ada tapi bagaimana membuat sakit itu menjadi kelegaan,kakak percaya suatu saat Marco akan mencintai kakak,karena ada nama Marco yang kakak bawa dalam doa doa malam kakak"
__ADS_1
" kak aku kagum sekali kepada kakak melewati semuanya"
" kita bisa melewatinya kalau hidup selalu dalam Tuhan,maka semuanya akan indah"