MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB DUA PUlUH SEMBiLAN


__ADS_3

" Dengar baik baik Marco,Lola sudah menutup pikiranmu.jadi kamu tidak pernah memikirkan orang lain sekalipun itu istrimu.dan ini masih ada foto foto yang lain" Mami memberikan foto foto Lola bersama kakaknya yang swkarang di rumah sakit jiwa akibat depresi berkepanjangan.Marco tersadar melihat semua kenyataan ini.


" dan ini foto foto kamu merayakan ulang tahunmu tadikan." mami kembali memperlihatkan foto foto Lola dan Marco makan malam.

__ADS_1


" tadi siang Mami mengajak Rani untuk makan malam bersama di rumah mami sekalian ulang tahun kamu.tapi Rani menolak ia mengatakan ia ingin merayakan berdua bersama kamu,tapi kamu lebih memilih bersama pacarmu" Marco kaget mendengar kata Maminya.


" Mami tidak bohongkan"

__ADS_1


" Marco buat apa Mami bohong, kamu sudah dewasa,kamu bisa menentukan langkahmu.kalau memang kamu tidak mencintai Rani.Mami dan Papi sudah memutuskan untuk mengembalikan Rani pada orang tua nya,karena kamu sebagai suaminya tidak pernah menjaganya dengan baik, mami dan papi merasa sangat bersalah akan pernikahan ini,semua sekarang ada di tanganmu" Mami menatap putra tersayangnya.


" mami sebagai mamimu merasa gagal.kami tahu kalian sudah menikah hampir masuk bulan ketiga kamu dan Rani dalam kamar terpisah.Marco apa kami sebagai orang tua gagal mendidikmu" lirih mami meneteskan airmatanya.Marco sedari tadi diam mendengar tiap kata orang tua nya.Marco merasa bersalah

__ADS_1


" Marco,Rani itu tidak pernah sekalipun bicara tentang rumah tangga kalian yang jelek.ia sangat menututupinya dengan rapi.mami juga terkejut mendapati kenyataan ini.kemarin Mami ke rumahmu tapi Rani tidak ada.ia sedang keluar dengan temannya pemilik butik.Rani merancang sendiri setiap pakaian.ia memasukan ke butik temannya.apakah kamu tahu?? mami yakin kamu tidak tahu,karena kamu selalu sibuk dengan pacarmu.Mami memaksakan Ibu Ana untuk menceritakan.pertama ibu Ana tidak mau tapi mami mengancamnya.mami terkejut dengan kenyataan ini,Marco apa kamu tidak sedikitpun membuka diri untuk Rani??"marco semakin bersalah dengan keadaan ini


"kamu sangat membuat Mami kecewa.selama ini juga kamu tak pernah memberikan Rani uangkan untuk keperluan dalam rumah tangga.apakah kamu berpikir dari mana ia membeli semua keperluan rumah tangga? ia bekerja dengan kedua tanggannya,ia menggunakan talenta yang ia punya.yaitu dri hasil penjualan,kamu belum kan melihat setiap rancangannya.dan hasilnya seperti orang yang sekolah dalam hal desain coba sekali kali kamu melihat kamarnya.semua rancangannya begitu indah.detail jahitannya rapi.mami nggak nyangka Rani begitu tenang dalam menghadapi kehidupan pernikahan denganmu.ia juga rajin dalam hal pertanian coba kamu lihat halaman samping rumahmu semuanya di tanami makanan yang bermanfaat mami saja Rani biasa mengantar sayuran organik,memangnya kamu pernah bertanya aktifitasnya? tidak kan? kamu hanya mementingkan Lola daripada Rani.Mami takut kalau ia tidak sanggup ia akan meninggalkanmu dan ia mendapatkan lebih baik darimu.kamu akan menyesal karena melepaskan berlian yang begitu indah.memang papi dan mami tidak pernah bertanya kepadamu untuk setuju menikah dengan Rani.kalian hidup sebagai orang asing..belajarlah mencintai istrimu.biar bagaimanapun kalian sekarang adalah suami istri.jodohmu adalah Rani.mami dan papi tidak bisa lebih campur dalam rumah tanggamu"

__ADS_1


__ADS_2