
Rambut panjang Rani dibuat omnak bagian tengah menjepitnya heabdband cantik,di beberapa bagian rambut agar tampak mempesona.gaun yqng di gunakan adalah HING LOW gaun tinggi rendah adalah gaun yang berbentuk gaun asimetris biasanya lebih panjang di belakang dan lebih pendek di depan.bentuk ini bekerja dengan gaun kasual serta gaun pesta ini adalah gaya yang sempurna.gaya ini bagi siapa saja yang ingin memamerkan seksinya.dan paling di cocokkan dengan sepatu hak tinggi.sehingga bagian belakang gaum tidak menyeret di lantai
Peserta mulai memakai nomernya.Rani juga memasang nomernya.nomer yang di dapatnya adalah dua puluh.Rani merasa jantungnya ingin melompat keluar.karena semua yang hadir saat ini adalah model terkenal sedangkan dia adalah model dadakan.keringat dingin mulai keluar dari telapak tangannya.tapi ia memberikan semangat untuk dirinya.model model mulai berlengkok di catwalk memperlihatkan rancangannya.giliran Rani ia memberikan senyumannya terindahnya,ke dua lesung pipitnya yang begitu indah di tambah rambut panjangnya,tubuh indah,Rani berjalan bak model yang biasa berjalan seperti di catwalk.Rani terus tersenyum.
" Huuf akhirnya selesai juga." Rani melepaskan gaun yang dipakainya.sungguh menyiksa.Lina dan Lia datang menghampirinya.
" Rani kamu tahu tidak kamu itu seperti model yang berpengalaman sekali.aku saja terpana,betul tidak Lia?"" Lina berpaling kepada Lia
" betul.nyonya seperti model yang terbiasa jalan di catwalk,coba tuan muda ada disini pasti akan senang melihatnya" Rani juga teringat akan Marco sudah seminggu kepergian Marco.tiba tiba Rani merindukan suaminya.
" kenapa Ra??" Lina mengamati wajah Rani yang berubah sendu
" aku jadi ingat Marco sudah seminggu,kangen"
" sahabatku sayang tenang pasti suamimu akan pulang" bujuk lina
__ADS_1
" tapi rasanya setahun" Lina langsung tertawa melihat wajah Rani.
" sweet banget sahabatku ini.sudah mulai jatuh cinta ni??
" hmmm" Rani mengedipkan matanya.Rani duduk melepaskan sepatu tingginya di pijit pijit kakinya.terasa sakit.maklum baru kali ini ia memakainya.Rani tidak sadar kalau Marco sudah tepat di belakangnya.sejak marco masuk ia sudah memberi israyat kepada Lina dan Lia untuk diam.Rani yang menunduk memijit kakinya yang merah.ia merasakan seseorang jongkok didepan kakinya.Rani mengangkat wajahnya.ia terkejut karena Marco tiba tiba ada di depannya.ingin rasanya rani memeluk Marvo,tapi ia sadar kalau ada Lina dan Lia
" ada yang sakit?? marco melihat kaki istrinya merah
" uhmm sedikit,maklum tidak biasa,kapan kamu datang?? tidak memberi kabar?"" Rani menegakkan kepalanya.Marco masih jongkkok.
" tapi ini masih merah"
" tidak apa apa,sedikit lagi hilang"Marco masih ingin memmeriksa tapi Rani memaksanya untuk berdiri.Marco akhirnya berdiri.Lina dan Lia hanya berdiri melihat adengan di depan mereka.
" di larang romantis bagaimana dengan kita yang jomblo??"Lina bersuara.Rani dan Marco melihat kearah Lina.
__ADS_1
" baby sayang ada yang baper ni?
" wow Rani pangilan apa tu,kedengarannya romantis sekali,bikin meleleh hatiku"Lina mendekap dadanya.
" di larang baper,ayo baby kita pulang" Marco mengajak Rani pulang.
" eits jangan dulu,mau pengumunan" tahan Lina
" kamu mewakili saja,aku ingin bersama istriku"Marco memeluk istrinya.dan berjalan meninggalkan mereka.
" Yudi nanti bersama dengan kalian dan mengantar pulang"
' baik pak setelah ini saya akan memgantar Nona lina dam Lia pulang"
" its oke kami duluan" mereka seperti sepasang kekasih yang pacaran.
__ADS_1