MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB TUJUH PULUM DELAPAN


__ADS_3

Lina yang telah menjemput Rani mereka menuju sebuah warung makan yang di rekomendasikan oleh Karina,katanya tempat itu makanannya sangat enak.tak sampai Dua puluh menit mereka sudah sampai di warung tersebut.Mereka segera masuk.Karina yang melihat mereka segera melambaikan tangannya memanggil Rani dan Lina.Rani dan Lina segera menghampiri Karina.karena hari ini karina cuti jadi merka berjanji untuk bertemu.


" lama nunggu ya?"" tanya Rani


" oh tidak aku juga baru sampai?""


" ayo pesan aku yang traktirkan mumpung uang ku banyak" Rani tertawa


" kami tahu uangmu banyak"


" tapi ini uangku,bukan uang Marco" jelas Rani


" kenapa??" tanya Karina


" he he aku takut memakai uangnya.atm yang di kasih uangnya terlalu banyak,aku takut jadi serahkah?""


" kamu itu?""


" bukan begitu aku hanya ingin memakai uangku sendiri,biar bisa merasakannya"kata Rani.


" sudah sekarang kita makan dulu nanti baru kita cerita." Lina bicara.


" kita seperti reuni saja.ayo kita kenang makanan favorit kita," usul Lina


" oke,siapa yang masih ingat??"

__ADS_1


" kalau Rani sukanya bakso dan es teh,kalau Lina mie ayam dan es putih biasa dan aku?? ayo tebak?? Karina mengeling matanya


" kalau ibu dokter ini sukanya nasi goreng pedas level dewa" Rani menjawab dengan cepat


" betul sekali" Karina mengangkat jempolnya


" Ra kamu jangan banyak pedasnya nanti mag mu kumat masuk ugd lagi"


" aman kali ini tidak,oke pesan setelah makan kita jalan jalan" Lina dan Karina setuju.mereka memesan makanan mereka serasa masih Sma saja.setelah pesanan datang sebelum merka tiga berselfi dengan makanan mereka.


" tunggu aku upload di WA alumi saja" Lina segera mengupload foto tersebut.tak sampai lima menit banyak yang komen yang masuk.


" yang tengah itu Rani ya makin cantik saja,tapi dua orang juga cantik" begitu cuitan Eka teman sekelas mereka.


" yang di tengah itu calon istriku" cuitan Lukas


" kita kemana lagi?"" tanya Lina


" ia mumpung aku cuti" karina menambahkan


" gimana kita nonton" usul Rani


" bagus juga"


" tapi kita nontonnya film eksen saja,kalau horor aku takut kebawa mimpi,kalau romantis nanti baper" kata Lina

__ADS_1


" setuju kita nonton film eksen.eits selali nyonya marco lagi berbaik" Karina menimpali


" siapa takut" Rani megedipkan matanya.mereka segera berlalu dari tempat makan.saat melangkah ke arah parkiran mobil tiba tiba


" Rani" panggil seorang laki laki.mereka tiga serentak menghentikan langkah mereka ,dilihat seorang laki laki berjalan ke arah mereka.Lina menyiku badan Rani


" Ra itu kan ketua osis kita dulu kak Vian yang ngejar ngejar kamu,terakhir kamu memilih kak Erlan"


" betul sekali" Karina menambahkan.Vian telah sampai di depan mereka dengan senyum mengembang Vian menyapa mereka


" hai,maaf tadi aku memanggil namamu aku kira salah orang"


" tidak apa kak Vian,lama tak jumpa,apakabarnya" Rani basa basi.Rani tidak suka dengan Vian karena selalu tebar pesona di tambah statusnya ketua osis makanya Rani tidak mau.


" baik.hallo Lina dan Karina tumben diam biasanya paling ribut" goda Vian


" sori kak soalnya tadi kak hanya fokus di Rani saja" jawab Lina.Vian tertawa


" kak Vian makin keren aja" puji Lina


" biasa saja,kalau aku keren pasti Rani tidak menolak aju,ia kan Rani" Vian menatap ke arah Rani.yang ditatap dengan cepat membuang mukanya.


" o iya kak vian lagi ngapain disini" tanya Karina mengalihkan pembicaraan


" antar mama karena melihat kalian makanya aku mampir.mama lagi cari keperluan rumah tangga di toko sebelah" Vian menjelaskan

__ADS_1


" o..kak vian sori ya kami duluan masih ada yang mau di kerjakan" pamit Rani sambil menarik tangan Karina dan Lina.mereka berlalu dari depan Vian.


__ADS_2