
Setelah pertemuan keluarga tentang kesepakatan pernikahan kami.aku hanya mengikuti saja.hari ini aku melepaskan masa lajangku akan menikah dengan seorang pria dingin aku tak tahu bagiamana sifatnya.ku amati wajahju di depan cermin dengan riasan make up yang di bawa oleh ibu marco.
"wow nona anda sangat cantik sekali,pasti pengantin laki laki sangat terpesona." kata perias yang make up wajahku.aku hanya tersenyum saja
" terima kasih kak atas pujiannya.jangan banyak muji nanti aku melayang lho" candaku
" kak sudah selesai tidak?"" tiba tiba sasa muncul di depan pintu.
" sudah " "
" sudah di jempur mobil pengantin." aku bangun dari duduk.rasa cemas takut dalam dadaku.tapi aku harus siap.aku melangkah perlahan keluar dari kamar.di depan pintu sudah di tunggu oleh Papa dan Mama
" sayang mama dan papa berdoa supaya kamu bahagia dengan pernikahan ini" ]mama mencium keningku.
__ADS_1
" mama jangan bersedih ini hari pernikahanku seharusnya bahagia semua nya"
mama memeluk erat diriku.ku tahan airmataku supaya tidak jatuh.aku tidak ingin bersedih aku ingin tegar di hadapan orang tuaku
" ayo sayang kamu sudah di tunggu oleh pengantin pria." Papa meraih tanganku.membawaku ke mobil pengantin yang akan mengantar ke gereja tempat pemberkataan.tak sampai sepuluh menit kami sampai halaman gereja.kulihat calon suami sudah berdiri disana.ia sangat tampan dengan jas putihnya.Papa mengadeng tanganku menuju suamiku yang telah berdiri di depan altar.ia menyambut tanganku.pendeta mulai memberkati pernikahanan kami
"Saudara Marco Daniel hari ini di hadapan Tuhan dan jemaatnya mau kah engkau berjanji setia kepada istrimu yang tangan kanannya engkau pegang baik dalam susah maupun dalam senang,apakah jawabmu?"" tanya pendeta
" saudari Maharani Abraham hari ini dihadapan Tuhan dan jemaatnya serta berjanji setia kepada suamimu yang tangan kanannya engkau pegang,apakah jawabmu?""
"Dihadapan Tuhan dan jemaat saya berjanji setia kepada suamiku baik dalam suka maupun dalam duka,dalam sakit maupun sehat"
" sekarang tiba saatnya pengantin laki laki memasangkan cincin kejari manis pengantin perempuan dan demikian sebaliknya"
__ADS_1
" Maharani Abraham hari ini aku mengambil engkau sebagai istriku sah dan cincin ini sebagai tandanya" Marco memasang cincin kejari ku
" Marco Daniel hari ini aku mengambil engkau sebagai suamiku yang sah dan cincin ini sebagai tandanya" aku memasang cincin di jari marco .
" bukalah penutup wajah istrimu ungkapkan rasa cinta mu"
Marcho mendekat ke arahku sambil membuka kain penutup ia mencium kening.
" saudara berdua hari telah di kukuhkan sebagai suami istri karena itu pakailah kasih sebagai pengikat,apa yang di persatukan oleh Tuhan jangan di pisahkan oleh Manusia." Pendeta telah selesai menyelesaikan pemberkataan nikah.hari ini aku memulai hidup baru sebagai istri seorang pria yang tidak pernah aku kenal.tapi aku sudah bertekad bahwa kami berdua adalah jodoh yang di siapkan oleh Tuhan.aku tak pernah menyesal dengan pernikahaan.apapun aku akan tetap bertahan dalam pernikahan.
Mohon dukungannya dan komennya untuk novelku.😃😃😃😃😃 biar semakin baik kedepan karena dukungan dari semua pembaca penulis semakin bersemangat.
Kita masih menikmati Tahun baru...Terima kasih
__ADS_1