MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB TUJuH PuLUH


__ADS_3

Rani hanya menatap suaminya.Marco yang di tatap hanya tersenyum


" wajah suamimu tampan sudah jangan terlalu di tatap" bisik Marco


" wis ke geer an"


" mengakui kalau suami kamu tampan"


" Nyonya mau yang mana,ada pisang bakar pakai keju,susu atau coklat"


" apa saja bu,Marco kamu"


" bu aku kelapa muda dan jagung bakar saja"


" sebentar ya aku buat"Rani berjalan ke arah ibu Nina


" bu bisa Rani bantu?""


" aduh Nyonya nanti panas"


" bu sudah biasa"


" Tuan?""


" biar saja Bu,Rani begitu"Ibu nina mengalah.Rani membakar arang,ibu nina menyiapkan jagung dan pisang yang akan di bakar.Rani mengambil alat panggang untuk membakar pisang dan jagung.Marco hanya melihat istrinya yang sibuk.Marco diam diam menganmbil ponselnya merekam semua kegiataan Rani,Marco tersenyum.


" Bu ini sudah selesai"

__ADS_1


" pisangnya mau ditaruh apa??


" pakai keju saja,biar bu aku yang membuatnya" Rani memarut keju.dan jagung sudah di olesi mentega.Rani menata dinpiring dan meletakan didepan Marco


" ayo makan sudah selesai hari chefnya Rani karena dibuat dengan bumbu cinta yang makan harus penuh kasih"


" istriku sudah pandai berpuisi sekarang ya?""


" hanya untukmu".ibu nina hanya tertawa kecil saja melihat tingkah mereka.


" kalau makanan yang di masak dengan cinta pasti enak"marco mencubit pipi rani.Rani meringis


" sakit"


" itu cubitan cinta"


" ayo makan,aku suap ya buka mulutnya"Marco menyodorkan jagung kemulut Rani.Rani tersenyum geli melihat tingkah Marco.


" enak tidak ini namanya suapan cinta"Rani semakin gemas melihat tingkah Marco


" sayang jangan lebay de" Rani mengacak rambut Marco


"biar saja" Ibu Nina yang melihat pemandangan hanya senyum senyum kecil


" Ibu Nina pernah muda kan?"' tanya Marco


" ibu mah sudah lewat,sekarang Ibu tidak punya siapa siapa lagi" kata Ibu Nina sedih

__ADS_1


" memangnya suami dan anak anak ibu dimana?""


" suami dan anak ibu meninggal waktu mereka pulang kampung,karena waktu itu ibu tidak ikut" wajah ibu Nina sedih.Rani melihat ada sebutir bening di pelupuk matanya.


" maaf ya bu,tidak sengaja" Kata Rani lirih


" tidak apa apa nak, ibu hanya terbawa suasana saja" kembali wajah ibu nina tersenyum.Marco yang dari melihat hanya terdiam saja.


" ayo di makan jangan sungkan ibu tidak apa apa,ayo diteruskan"Rani memakan jagung bakar yang menambahkan sambal begitu banyak.marco kaget


" Ra ingat penyakitmu" tegur Marco


" tidak apa apa"


" Ra,sudah aku tidak mau kamu masuk rumah sakit gara gara kebanyakan makan sambal" marco menarik kembali tempat sbal.wajah cantik Rani cemberut.


" kenapa mau protes, kamu ingat kemarin baru dari rumah sakit gara gara asam lambung kamu kumat,atau aku telepon mama saja ya supaya bilang kalau kamu kemarin baru masuk rumah sakit" ancam Marco


" eits jangan,nanti mama pikiran,oke aku memgalah"


" begitukan aman,turut sedikit kenapa si"marco mengajak rambut istrinya.


" rambut ku berantakan marco"


" tapi masih cantik"


" hiis kamu" Rani memukul tangan Marco.Marco tertawa melihat wajah rani yang berubah merah.Marco mulai mengoda Rani dengan candaannya.Rani menanggapinya.mereka begitu bahagia sekali.menikmati jagung bakar,di tambah kelapa muda,dan pisang bakar keju.orang memgira mereka adalah pasangan pacaran padahal mereka adalah suami istri.

__ADS_1


__ADS_2