MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB ENAM PULUH SEMBILAN


__ADS_3

Rani dan Marco selesai dengan berpakaian pakaian yang di pakai ada couple berwarna biru laut di padu celana jeans selutut dan sepatu snakers putih.Marco menyisir rambut panjang istrinya.


" Diikat saja" pinta Rani


" tidak usah di gerai saja.ini lebih manis" Marco meletakan sisir


" ayo kita jalan"mereka beriringan keluar dari kamar.sampai di bawa ada ibu Mira yang lagi membereskan ruang tamu.


" Bu" panggil Marco


" ya nak?""


" aku dan Rani pingin jalan jalan,kalau sudah selesai istirahat dulu"


" ia ini hampir selesai"


" bu kami pamit dulu"


" ia nak".marco menuju garasi mengeluarkan motor sport.Marco menjalankan motornya.sepanjang jalan Rani merasa senang walau panas tapi hawanya dingin adem.betul indah sekali.

__ADS_1


" marco pemandangan di sini terlalu indah"


" sebentar kita akan sampai tempat itu lebih indah"hamparan padang rumput berwarna hijau di tambah petani menanam wortel,kentang menambah keindahan alam ini.akhirnya mereka sampai yang namanya bukit cinta


" wow Marco indah sekali." Rani berdecak kagum.banyak penjual yang berjejeran rapi menjual dagangan.betul Marco bilang jajanan tradisional.


" kita parkir dulu motornya baru kita jalan jalan"Marco melajukan motornya ke tempat parkir.seorang bapak bapak datang menyambut kami.


" siang Tuan"sapa bapak bapak tersebut.Marco tersenyum


" siang Bapak Adi,gimana rame tidak?"'


" Rame tuan tiap hari tamunya banyak apalagi akhir pekan tempat ini rame di kunjungi"


" ada di dalam"


" o ia pak kenalkan ini istriku" Marco memperkenalkan Rani.Rani tersenyum sambil menjabat tangan pak Adi


" Rani"

__ADS_1


" Adi,senang berkenalan dengan bapak"


" sama sama nyonya"


" pak kita ke sana dulu ya mau lihat lihat" Marco mengandeng tangan Rani.Rani mengikuti langkah Marco.


" Marco boleh aku bertanya sebenarnya punya ini siapa sih kok tadi pak adi begitu akrab dengan kamu?""


" taman ini aku yang bangun,aku berpikir ke depan untuk anak anakku kelak.Papi dan Mami juga tidak tahu tempat ini,sebenarnya aku ingin membangun villa tapi aku berubah pikiran lebih baik aku membuat taman di hiasi oleh banyak arena bermain,taman bunga dan juga danau buatan.kalau aku bangun villa yang bisa ke sini orang orang yang punya uang,kalau aku buat taman begini semua orang bisa ke sini,dan jajanan makanan juga aku yang menyuruh orang orang itu berjualan.tapi dengan ketentuan selalu menjaga kebersihan tempat ini"Rani berdecak kagum


" wow aku semakin jauh bisa mengenalmu,aku sangat bersyukur bisa menikah denganmu"


" tempat ini adalah tempat dimana kalau aku merasa capek,jenuh pasti aku kesini.kamu jangan berpikir aku membawa Lola kesini,tidak pernah,karena aku berprinsip yang boleh datang ke sini adalah istriku, kamu tahu aku bahagia karena kamu berdiri di sampingku,Tuhan selalu memberikan jodoh itu selalu tepat,ayo kita kesana ada jajanan pasar yang enak, kamu pegang uang ini biasanya orang orang di sini tidak mau menerima uang,jadi nanti kamu bayarkan"


Marco dan Rani menuju sebuah tenda jualan.seorang ibu bangun menyambut kami.


" siang Tuan kok baru kelihatan"


" biasa bu sibuk"

__ADS_1


" ayo tuan silakan duduk,tuan ini istrinya,cantik sekali"


" ia bu ini istriku,maaf Nyonya aku ibu nina,biasa Tuan kalau datang kesini makannya disini,tuan orangnya tidak pernah sungkan untuk makan begini" ibu Nina memjelaskan panjang lebar


__ADS_2