
Selesai dengan acara pemberkataan nikah kami di gereja.di lanjutkan dengan acara ramah tamah makan bersama dengan keluarga dan tetangga sekitar rumah ku.sejak selesai pemberkatan nikah kulihat suami ku entah sibuk bertelepon dengan siapa kadang wajahnya marah terkadang tersenyum.aku yang melihat merasa bagaimana perasaanku.tapi itu sudah resiko yang harus aku ambil.aku percaya suatu saat aku akan mengapai hatinya entah kapan itu
" Rani kamu bahagia dengan pernikahan ini?"" tanya mama yang tiba tiba berdiri di sampingku.aku tersenyum nenatap wajah mama yang begitu kuatir tentang pernikahanku.
" mama aku bahagia,mama jangan kuatir anakmu ini mampu melewati semua.aku percaya suatu saat Marco akan mencintaiku lebih dari rasa cintaku kepadanya.pelan tapi pasti.mama berdoa ya buat Rani supaya Rani mampu dan kuat"aku menguatkan hati mama.kulihat wajahnya begitu kuatir akan pernikahanku.
" mama selalu berdoa buat kamu sayang.ubahlah hati suami supaya ia bisa menyayangimu.maafkan papa dan mama selalu menyusahkanmu"
" mama jangan bilang begitu,rani iklas ko yang penting keluarga kita bahagia"
" mama percaya padamu"mama memeluk erat diriku.aku berusaha sebisa mungkin untuk tidak menangis.karena saat aku menangis pasti mama akan menangis.aku harus tegar di hadapan mereka.
" sayang apabila kamu tidak mampu berdoa pada Tuhan supaya di bukakan hati suami mu"
" terima kasih mama "
" Rani " panggil papa.aku menoleh kearah Papa yang sudah di belakang kami.
__ADS_1
" Rani maaf kan mama dan papa menyusahkanmu dan kamu masuk didalamnya.coba bukan hutang kamu tidak perlu berkorban"
" papa Rani iklas ko, itu adalah bakti anak kepada orang tua"
" Rani papa selalu berdoa untukmu"
" terima kasih papa dan mama ,doa kalian selalu terbaik"Aku tersenyum ke arah mereka.
" Rani " panggil mama Marco
" ia ibu"
" ia mami"
" na begitu sayang,mami percaya padamu buat marco jatuh cinta padamu" mami menepuk bahu ku.
" aku akan berusaha,mami tenang saja aku akan membuat marco jatuh cinta padaku,cepat atau lambat ".aku tersenyum ke arah orang tua yang ada di hadapanku.mereka selalu memberikan kepadaku kekuataan.tolong aku Tuhan untuk bisa tercapai semuanya.
__ADS_1
" Rani " panggil Marco yang tiba tiba ada di sampingku.aku mendongkak kepalaku.memandangnya yang tinggi
" siapkan barangmu sebentar jam Lima kita balim kekota karena aku harus ke luar negeri untuk urusan bisnis,kalau langsung ke rumah ku"
" kita tidak kerumah mami dan papi?"
" tidak kita langsung kerumah,mami sebentar aku rani kembali kerumah ku,aku satu minggu akan keluar negeri.jadi aku dan Rani sebentar kembali duluan"
" kamu tidak menginap "
" tidak mami,aku pamit dulu sama orang tuanya Rani" ?Mami mengiyakan.aku dan marco segera berpamit pada keluarga dan orang tuaku.
" papa mama aku dan rani harus pergi.karena besok aku harus kerja"
" Jaga Rani baik baik ya,kalaupun dia buat salah tegurlah dia jangan buat dia menangis karena dia adalah permata keluarga ini" papa menasihatkan Marco
" ia papa aku akan menjaga Rani dengan baik.,ayo rani bereskan barang barangmu.bawa seperlunya."aku masuk kedalam membereskan semua barang barangku.
__ADS_1
" papa mama rani pamit ya" aku pamit kepada kedua orang tuaku kedua adik ku peluk mereka.wajah sedih mereka jelas terlihat.