MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
Bab Delapan Puluh


__ADS_3

Karina dan Rani tertawa melihat wajah polos Lina


" kamu kenapa sih,aku pikir kamu sudah lupa dengan kak Vian e ternyata masih di ingat juga" Karina mengeleng kepalanya melihat tingkah Lina


" tidak apa apa kan biar dulu sma dia playboy tapi siapa tahu swkarang berubah"


" puji terus ntar dengar Vian punya gebetan lebih hits dari kamu baru nangis,udah jangan di bahas lagi"


" tapi??"


" Lin kemarin waktu kamu bilang ada kencan dengan sapa hayo ceritakan aku dan Karina pingin dengar" Rani mulai menusil Lina.Lina langsung terdiam


" itu kencan buta ku?""


" ah..." Rani dan Karina saling berpandangan


" terus bagaimana hasilnya.


" entahlah tidak ada kabar lagi,biar aja,tapu aku masih kepikiran dengan kak Vian"

__ADS_1


" hei Lin sadar Vian itu punya banyak orang" Karina dan Rani tak habis pikir dengan jalan pikiran lina


" biarin aja" wajah Lina langsung cemberut


" ha ha sudah lah Lin cari lain aja" bujuk Karina


" ia deh" akhirnya wajah ceria lina mulai ada.


" e ra sekeretaris suami kamu keren juga ya?"" Rani dan Karina hanya tertawa saja melihat lina


" kenapa,nggak salah kan tadi aku bilang kak Vian kalian berdua marah,na sekarang pindah ke sekeretarinya marco kalian berdua tertawa"


" Ra kamu ko tega banget sih??"


" gini Lina sayang,dulu kita sekolah kamu itu paling anti yang namanya cowok sekarang kamu beda" tanya karina heran


" teman teman tersayang ku kemarin mama ku mau menjodohkan aku dengan cowok pilihannya tapi aku jolak,aku bilang sudah ada pilihan,jadi mama menentang aku harus bawa cowok itu ke rumah" jelas Lina


" kamu itu kalau di jodohkan ya terima saja siapa tahu itu yangvterbaik?""

__ADS_1


" nggak aku tidak mau nanti sama seperti kamu Ra"" kata Lina sambil meminum Jusnya.


" kamu kan belum jalani siapa tahu itu jodoh kamu.kalau kita menati dengan penuh doa pasti itu yang terbaik.memang aku akui di awal pernikahan kami ada masalah tapi semua sudah terselesaikan.terina aja perjodohan itu,darinpada asal ambil ntar ada apa apa kamu yang susah" kata Rani panjang lebar.


"aku tidak mau"


" ya sudah semuanya kamu yang jalani"


" kok aku yang di bahas dari tadi perasaan Karina tidak,ayolah Ibu dokter siapa sih coeok pilihan kamu,dokter atau perawat??Lina yang seakan akan lupa dengan masalahnya pindah lagi ke karina.Karina yang dengan santai hanya menjawab


" ada aja?"


" siapa,penasaran aku??"tanya Lina kepo.Rani hanya pendengar saja.


" kalian masih ingat tidak dengan teman kita yang biasa duduk paling depan namanya Dika itu,aku naksir berat" kata Karina.gantian lagi sekarang Rani dan Lina yang melongo kayak sapi ompong.


" ah Kar tidak salah ni,yang kutu buku yang tidak pernah bergaul,aduh Kar ini sudah berapa tahun kok kamu masih menunggu?"'


" aku menunggu,kalian tahu tidak di hari kelulusan kita ,Dika menghampiriku dan memberikan sebuah surat,dan didalamnya dia tahu kalau aku yang suka curi curi pandang padanya,ternyata Dika juga suka sama aku,akhirnya kami berjanji untuk saling menunggu"

__ADS_1


" jadi kamu percaya begitu saja??" Lina menepuk dahinya


__ADS_2