MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB ENAM PuLUah TIGA


__ADS_3

" ayo"


" pakai jaketmu"


" memangnya kita tidak pakai mobil??"


" hari ini karena kencan kita pertama jadi kita berdua pakai motor saja"


" memang kita akan pakai motor matic"


" tidak kita pakai motor sport"


" seperti sinetron anak jalanan ya"


" ya betul sekali"


" tapi aku tidak pernah lihat motor spotrs kamu"


" ada di garasi,memangnya kamu pernah lihat lihat isi garasi?""


" tidak pernah karena aku hanya tahu ada motor matic"


" ayo kapan kita jalan kalau bicara terus"Raani memgambil jaket dan memakainya.mengikuti langkah Marco yang keluar duluan.Rani menunggu Marco mengeluarkan motorsport.Rani hanya bengong melihat motorsport harga berapa ya motor ini?


" ayo ra naik,pakai helmmu"

__ADS_1


" marco motornya ketinggian"


" kamu injak di pedalnya aku akan menahan badanmu" Rani mengijak kakinya dan Marco menahannya.


" apa motor ini tidak bisa di pendekan?""


" sayang ini bukan motor matic kamu,sudah jangan banyak bicara"Marco melajukan motornya.Rani yang rasa canggung tidak tahu harus pegangan di mana.Marco yang sadar ia sengaja melajukan mototnya


" marco,pelan dikit aku jatuh ni" teriak Rani


" makanya pegangan"


" pegangan dimana?""


" peluk aku" Marco meraih tangan Rani dan menaruh di pinggangnya.Rani yang semula tidak mau terpaksa mengikuti karena laju motor tidak di kurangi oleh Marco.Rani memeluk erat pinggang Marco.Marco senang


" terserah kamu,aku ikut tapi jangan ngebut aku takut" wajah pucat Rani kelihatan


" aman aku tidak ngebut lagi".mereka berhenti di sebuah resto,Marco memakirkan motornya,Rani turun.dilihat Resto ini bagus pasti harganya sangat mahal


" Marco apa tidak salah,mahal kita pindah saja"


" tidak aku sudah pesan habis tempat ayo kedalam"


" aku malu"

__ADS_1


" kenapa?""


" aku minder"


" sudah ada aku" marco memegang erat tangan rani.


"Marco masalahnya aku tidak bisa makan kalau begitu banyak di meja misalnya ada pisau garpu atau lainnya.aku tidak biasa" Rani berterus terang.Marco hanya tersenyum melihat kegelisahan istrinya.


" aku pesan ruang khusus hanya kita berdua saja" Marco berusaha menenangkan Rani


" apa kamu tidak malu kalau aku menbuat kesalahan saat makan??


" Rani kita bisa belajarkan?"Rani mengganguk kepalanya.


"Ayo tenang ada aku" Marco menguatkan Rani.mereka masuk ke resto yang sudah dibpesan oleh assiten Marco.saat mereka sampai di dalam Marco menuju bagian repsionis untuk bertanya


" malam,aku mau tanya ruangan Vip atas nama Marco Daniel"


" bapak ya silakan ikut sini " Repsionis itu menujukan sebuah ruangan di lantai dua bagian VIP


" Marco,apa ini tidak berlebihan??,aku lebih nyaman makan di pinggir jalan"


" sudahlah tadi kita sudah sepakat kalau tetap masuk kesini"


" Tapi......"Rani bersikeras tidak mau makan di resto tersebut.

__ADS_1


" kamu ikut saja,jangan banyak bicara,kalau kamu masih dengan pembicaraanmu,aku tidak segan - segan mencium kamu di depan banyak orang" ancam Marco.Rani nyali langsung ciut.ciuman di depan banyak orang bekin sensasi saja.dengan langkah berat Rani mengikuti Marco.sebuah ruangan yang telah di sulap menjadi ruangan penuh romantis,ada kue ulang tahun,ada lilin yang menemami menambahkan kesan yang tidak bisa di lukiskan oleh Rani..Rani memandang Marco,meminta penjelasaan.marco menarik kursi" duduklah,maaf aku tidak bisa menyiapkannya dengan baik"


__ADS_2