
" sekarang pulanglah karena pasti istrimu telah menunggu di rumah.dan untuk Lola saran mami kalau kurang yakin dengan kami selidiki sendiri kamu akan mendapat jawabannya"
" Mami Marco minta maaf"
__ADS_1
" jangan minta maaf pada mami,istrimu yang harus kamu minta maaf, Mami hanya ingin membuka pikiranmu.mana yang baik dan mana yang buruk.jangan pernah berburuk sangka pada ibu Ana karena ia adalah orang terdekat denganmu setelah Mami.bukan karena ia menceritakan keadaan kalian, itu karena mami yang memaksa.dan satu hal Rani adalah istri yang baik.ia tak pernah mengeluh sedikitpun walau perlakuan kamu ke dia yang tidak baik, mami harap perbaiki hubunganmu dengan Rani, pulanglah ini sudah hampir jam tiga subuh.biar bagaimanapun di rumahmu ada yang menunggu.mami berdoa semoga kamu bisa berubah" Mami menepuk bahu Marco.Marco yang semakin bersalah.Marco pamit kepada orang tuanya.
" marco pulang papi,mami"
__ADS_1
" hati hati di jalan" Mami dan papi mengantar Marco ke depan.Marco pulang dari rumah orang tuanya
" ia papi,mami juga berharap begitu"pasangan suami istri kembali ke dalam rumah mereka.
__ADS_1
Marco yang telah meninggalkan kediamaan orng tuanya.melajukan mobilnya.tak sampai lima belas ia sampai ke rumahnya.Marco dan Rani berbagi kunci rumah jadi setiap kali pulang ia tak pernah membangunkan Rani.Marco melangkah masuk ke dalam rumah.karena saking hausnya ia mengambil air di kulkas.di buka kulkas.di lihat tart ulang tahun ber tuliskan" Selamat panjang umur suamiku" Marco juga melihat masakan yang telah di buat Rani semuanya masih utuh tidak di sentuh.semakin bertambah rasa bersalah dalam hatinya." kenapa aku sejahat ini kepada Rani, seharusnya aku bisa tegas" batin Marco
Marco berdiri didepan pintu kamar Rani.ia mengetuk pintu tapi tidak ada gerakan dari dalam kamar.di coba buka pintu tapi terkunci.Marco mengacak rambutnya penuh frustasi.Rani yang sudah terlelap sedikit terganggu dengan ketukan tersebut.tapi mendengar suara Marco ia malas untuk bangun.Rani merasa tak perlu membuka pintu.ia melanjutkan tidurnya.Marco dengan langkah lesu naik tangga pergi ke kamarnya.dibuka kamarnya.direbahkan badannya.hari ini sangat lelah,lelah dengan pekerjaan di kantor,di lanjutkan dengan ulang tahunnya, dan terakhir ia ke rumah orang tuanya,dan mendapati semua kenyataan kalau Lola yang sangat sanjung,sayang,cintai menghianatinya.semua yang di minta Lola selalu di penuhi apapun,tak tangung- tangung ia selalu memberikan uang yang dalam jumlah besar,tapi ternyata ia memakai untuk pacarnya.ternyata kenyataan terlalu menyakitkan.memang selama ini marco tak pernah menanyakan untuk apa uang itu??_ tapi selama menikah dengan Rani ia tak pernah menberikan uang untuk kebutuhan rumah tangga.memang aku tak berguna.semua tentang Rani aku tak pernah tahu,tapi kalau tentang Lola aku selalu berusaha untuk mencukupinya.inikah namanya cinta sejati???atau karena aku takut kehilangan Lola.Lola,Lola kenapa kau menghianatiku,kau mendekatiku hanya balas dendam dan ingin uangku,aku yang terlalu bodoh untuk mengetahui.baik kamu mempermainkanku,aku akan mengikuti permainanmu.kau sungguh tidak tahu malu Marco mengeraskan rahang.dasar perempuan licik.kita lihat sampai dimana sandiwaramu?? gumam Marco.tak lama kemudian Marco sudah terlelap ke alam mimpi.
__ADS_1