
Rani mulai memakan jagung dan pisang keju.Marci hanya bisa mengeleng kepalanya.
" mau??" tanyq Rani,Marco mengeleng kepalanya." aku habiskan ya??"
" ia" Rani makan semua pesanan tak tersisakan.selesai makan mereka meninggalkan tempat tersebut.
Malam semakin larut hampir jam sebelas mereka masuk rumah.Rani turun dari motor dan berlari kedalam langsung menuju toilet.karena kebanyak makan jadi perutnya sakit.Marco yang melihat tingkah Rani habya tersenyum.tak lama kemudian Rani keluar
" kenapa??"
" sakit perut kebanyakan makan"
"sudah sini aku oleskan minyak di perilut kamu." Marco mengambik minyak kayu putih dan mengoleskannya.karena melihat tubuh istrinya,bangkit lah lah gairah Marco ia mulai pelan pelan menjelajahi badan istrinya.Rani yang tertidur kaget sebelum sadar Marco sudah mencium bibir istrinya.merka mulai melakukan olahraga ranjang.mereka menghabiskan malam sampai kelelahan akhirnya tertidur karena pertarungan yang sampai tiga kali.
Matahari menyinari,sinarnya menenbus kamar tidur.Rani yang masih merasakan lelah.dengan cepat bangun.badannya serasa sakit.ini semua akibat perbuataan marco.dimana badan semuanya pada di beri tanda merah.Marco yang baru selesai mandi melihat Rani masih tidur
__ADS_1
" sayang bangunlah?"
" hmm badanku sakit semua,semua gara gara kamu,lihat badanku sakit" rani marah
" maaf habis ke enakan, sudah sana masuk kamar mandi supaya bisa dapat urine pagi.yang aku baca itu yang tepat kalau ingin tahu hasilnya.":Rani bangun dari tidurnya.Marco memberikan wadah kecil kepada Rani dan alat testnya.Rani masuk kedalam toilet,tak lama kemudian Rani keluar dari kamar mandi.ia menyerahkan kepada Marco sambil bersembunyi di belakang Marco.
" kenapa bersembunyi" tanya Marco heran
" aku takut mengecewakan"
" jangan tegang,lihat ini" Marco menunjukan alat test yang memperlihatkan dua garis merah.Rani perlahan membuka matanya dan melihat ke alat test tersebut.
" Marco" teriak rani dengan senang ia mencium Marco.Marco yang kaget dengan respon Rani hanya bisa tertawa.
" honey sebentar lagi kita jadi papa dan mama" kata Rani mengelus perutnya yang masih rata.Marco mencium kening istrinya
__ADS_1
" makasih sayang sudah memberikan yang terbaik,hari ini aku temani ke dokter untuk periksa" kata Marco mengelus rambut istrinya
" gimana sore saja"
" tidak,cepat mandi aku tunggu di bawa,sekalian menelpon dokter"Rani tidak membantah,ia segera ke kamar mandi untuk membersihkan sambil tersenyum bahagia.Rani kekamar mandi ,Marco menelpon dokter yang akan memeriksa kadungan istrinya.Rani yang sudah selesai mandi,ia memakai baju dress yang selutut ia membiarkan rambutnya.ia keluar dari kamar menuju ke bawa karena Marco telah menantinya untuk makan.Melihat Rani datang Marco menyambutnya dengan senyum bahagia.Rani yang melihat makanan yang ada di meja dengan cepat duduk.
" Bu Ana mana??" tanya Rani
" lagi dibelakang,mencuci pakaian"
" Honey panggil Bu Ana makan biar sama sama" Marco bangun ke belakang tak lama kemudian ibu ana datang
" Bu ayo kita makan bersama""
" makanlah ibu lagi nyuci"
__ADS_1
" sudahlah Bu sebentar lagi baru lanjut,kita sama sama makan"Rani menarik kursi memepersilakan Ibu Ana duduk.Ibu ana melihat ke arah Marco.Marco mengganguk kepalanya.