MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB TIGA PULUh LiMA


__ADS_3

Erlan yang duduk tepat di depan Rani tidak mampu berkata apa apa,memang rasa cinta dan sayang masih untuk Rani.tapi seiring waktu mereka tidak di takdirkan bersama


" tidak apa Ran,kita berdua memang bukan jodoh.semua adalah rahasia Tuhan" Erlan menarik napasnya dan menhembuskannya.Rani merasakam embusan napas Erlan.


" terima kasih kak,o ia kak Rani permisi dulu ya" Rani cepat cepat pamit karena ia tidak ingin menangis didepan Erlan.Rani takut Erlan tahu kalau sebenarnya hati kecilnya masih mencintai Erlan.Rani bangun dari duduknya.


" ku antar ya Ran"tawar Erlan


" jangan Kak aku tidak mau,dan kakak tahu kalau orang yang mengenal kita dan mengeluarkan gosip.aku tidak ingin itu terjadi permisi kak" Rani berjalan tanpa melihat kebelakang,Rani tahu kalau Erlan sedang melihatnya." Tuhan kuatkan hambamu" tak sadar airmata membasahi pipi rani.dengan cepat Rani membersihkan dengan tisu yang di pegang.maafkan aku kak kalau jujur aku masih mencintaimu tapi maaf aku sudah menjadi istri orang"Rani terus berjalan tanpa mau melihat ke balakang.


Erlan yang hanya bisa memandang punggung Rani,ia juga merasakan sakit hatinya,tapi apa mau di kata semuanya sudah terjadi.Rani sudah menjadi milik orang lain.Erlan sengaja memilih tugas di Papua karena hatinya masih memikirkan Rani.ia menuruti permintaan Rani melupakannya.Erlan berdoa semoga bertemu dengan Rani sebelum ia berangkat ke papua.dan Tuhan mendengarnya.hari ini ia bertemu dengan Rani.sekoga kamu bahagia Rani,akan aku bawa cintamu dalam setiap tugas negaraku." Erlan berjalan kearah mobilnya yang di parkir.

__ADS_1


sementara di seberang jalan sepasang mata menatap dua insan yang berjalan berlawan arah.ya dia adalah Marco.Marco ingin menghampiri istrinya,tapi ada seseorang lebih duluan daripadanya.Marco menahan diri.dilihat Rani begitu sedih?? hubungan apa mereka karena yang laki laki juga sedih.apakah itu adalah pacar Rani?? bukankah di kota ini ia tidak punya teman selain Lina?? banyak pertanyaan muncul di kepala Marco.Marco yang tidak mau kehilangan Rani ia menjalankan mobilnya mengikuti langkah Rani.dari jauh di lihat Rani sedang berhenti di sebuah halte.Marco menepi mobilnya.di buka pintu mobil dan keluar ia duduk di samping Rani.Rani yang sejak tadi menunduk sambil memejamkan matanya tidak menyadari kalau Marco sudah ada di sebelahnya.Rani merasakan ada seseorang di sebelahnya diangkat wajahnya.ia terkejut.karena Marco sudah duduk di sampingnya


" Marco sejak kapan ada disini?""


" sejak tadi.kamu banyak menunduk tidak menyadari kalau aku datang"


" kamu mau kemana??",kok bisa ada di sini? tanya Rani heran karena biasanya hari sabtu begini Marco selalu keluar


" aku tidak hilang sudah hapal jalannya."


"ayo kita pulang,sudah siang" ajak Marco.Rani hanya mengangguk kepalanya.meteka beriringan kemobil yang di parkir

__ADS_1


" kamu habis nangis ya,mata kamu merah? siapa yang buat kamu menangis? tanya Marco


" banyak, diantaranya kamu?


" lho kok saya bukannya tadi laki laki yang bersamamu." Rani kaget karena Marco mengatakan.dengan cepat Rani menitutupi rasa gugupnya


" siapa dia?"' Marco menatap tajam ke arah Rani


" bukan siapa siapa??


" kalau bukan siapa siapa mengapa kamu sampai menangis?

__ADS_1


" jadi kamu melihatnya? " Rani membelalak matanya


__ADS_2