MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB EMPAT PULUH SATu


__ADS_3

" mami merasa gagal jadi mami yang baik buat Marco,kenapa Marco setega itu, papi mami salah ya?""


" mami jangan salahkan diri Mami"


" tapi Marco tidak berubah,Mami kecewa sekali pada Marco,setelah Rani sembuh mami akan mengurus perceraian mereka, mami sudah banyak bersabar,tapi kali ini kelakuan Marco tidak di maafkan" Mami semakin memeluk erat papi


" mami tenang nanti darah tinggi mami kambuh" papi berusaha membujuk mami


" keluarga nona Rani" panggil perawat.mami segera berdiri di ikuti papi,silakan masuk ada yang ingin dokter bicarakan" perawat itu masuk kedalam ruangan


" sore dokter,bagaimana keadaan anak saya kok tiba tiba pingsan?"" mami bertanya


" anak ibu kurang istirahat,asam lambung naik dan satu lagi bu anak banyak beban pikiran apakah selama ini anak ibu kelelahan dalam pekerjaannya?""


" ia dokter ia terlalu banyak pekerjaannya"


" tolong pak dan ibu perhatikan makan,dan istirahat anaknya.dan kalau bisa ajak refresing"


" ia dokter"

__ADS_1


" na ibu dan pak setelah pasien siuman kita pindahkan ke ruangannya belum selesai dokter berkata tiba tiba perawat masuk


" dokter pasien yang pingsan tadi sudah sadar"kata perawat itu


" na bu pasien sudah sadar ibu dan pak tunggu diluar,setelah ini kita akan pindahkan ke ruangan" kata dokter sambil keluar dari ruangan dan masuk ketempat Rani di rawat


"Rani kamu tidak apa apa? mami kuatir," mami kuatir sekali dengan keadaan Rani dengan senyum mengatakan


" Rani baik baik saja,maafkan Rani acara jalan jalan jadi kacau karena Rani pingsan"Rani meminta maaf


"tidak sayang,semuanya salah mami yang tidak bisa mendidik Marco dengan baik"


" sudah Mami,aku tidak apa apa,dari awal Marco sudah bilang kalau ia punya kekasih yang sangat di cintainya.Rani bisa ko lewati cepat atau lambat pasti Marco mencintai Rani"


" mami aku masih bisa bertahan tapi sampai pada saatnya kalau aku tak mampu maaf barangkali aku tidak bisa menjadi menantu yang baik untuk Mami" ujar Rani dengan sendu." di awal pernikahan kami Rani sudah bisa menerima Marco,bagaimana pun Marco adalah suami ku, tapi seiringnya waktu Marco masih belum mencintaiku,aku akan bertahan sampai Marco mencintaiku.Aku belajar mencintai Marco dam cinta itu tumbuh tanpa aku sadari,tapi Marco entahlah aku tidak tahu"


" Rani kamu anak yang kuat,kalau sampai suatu saat Marco tidak berubah Mami yang akan membawa kau kembali pada orang orangtuamu,karena di awal pernikahan Mami yang meminta pada orang tuamu"


" sudahlah Mami jangan di pikirkan lagi,Rani siap ko jalani semuanya"Rani mencona menenangkan mertuanya yang merasa bersalah dengan pernikahan ini.

__ADS_1


" Rani kamu mau bertahan berapa lama?


" semampu Rani"


" oke Mami percaya padamu, apapun yang kamu buat Mami mendukung,tapi kalau sampai kamu tidak mampu bilang pada Mami karena pada saat itu pernikahaan kalian akan berakhir"


" ia Mami"


" permisi Ibu pasien akan di pindahkan ke ruangan" seorang perawat datang memberitahukan.


" silakan" mami bangun dari duduknya.Rani di pindah kan keruangan yang di minta adalah ruangan VIP.


" mami ruangan kelas tiga saja ini mahal Mami?"


" tidak mami yang minta ruangan ini"


" tapi ?""


" jangan ada bantahan"

__ADS_1


" ia mami" Rani mengikuti kemauan mertuanya.


" mami tadi ada sisil ko Mami sendiri?


__ADS_2