MENGAPAI HATIMU

MENGAPAI HATIMU
BAB LIMA PULUH EMPAT


__ADS_3

" terima kasih Ra,kamu sudah memberikan aku kesempatan"


" lepaskan pelukanmu aku tidak bisa bernapas" Rani mendorong tubuh Marco.


" aku tidak ingin melepaskanmu"


" aku yang sesak napas" Rani menjauhkan dari Marco


" bisa aku bertanya, siapa Erlan?" Rani kaget darimana Marvo mengetahui tentang Erlan


" dia adalah mantan dan sudah tidak ada artinya lagi buat ku, karena aku sudah menikah dengan Marco Daniel,paham"


" apakah kamu tidak punya perasaan untuknya?


" aku sudah menguburkan namanya sejak aku menikah dengan seorang Marco Daniel empat bulan yang lalu,darimana kamu tahu tentang Kak Erlan?""


" tadi aku bertemu dengannya saat aku ingin mencarimu"

__ADS_1


" kamu sekarang sudah tahu bagaimana perasaanku,sekarang aku kembalikan padamu.kalau kamu masih ingin bersenang senang pacaran silakan tapi aku yang pasti aku tetap menjaga pernikahan kita.sekalipunn orang dari masa lalu datang mengusik.kalau kamu yakin dengan apa yang namanya jodoh silakan tinggalkan Lola tapi kamu tidak percaya jodoh silakan lanjutkan kehidupanmu.dan harus kamu ingat kita bukan anak kecil yang tidak bisa membedakan yang yang baik dan tidak baik.aku rasa kamu paham akan hal itu. o ia silakan bayar adminitrasi karena hari ini aku di ijinkan pulang.pulanglah lebih dulu aku masih bertemu dengan seseorang?"


" apakah itu Erlan?""


" kamu cerdas,ya betul kamu puas kamu bisa kenapa saya tidak" Rani berjalan tanpa memperdulikan Marco.dengan cepat Marco menarik tangan Rani dan memeluknya .


" Ran,apakah kamu tidak mau memaafkan diriku?? aku ingin kita berdua memulai dari awal menghadirkan benih cinta"


" aku memaafkanmu,dan aku sudah menghadirkan rasa cinta itu setelah kita menikah.sekarang semua tergantung padamu.kamu serius atau tidak. hargailah apa yang kamu punya saat ini,maaf aku sudah di tunggu.jangan lupa bayarkan semua adminitrasiku" Rani berjalan keluar meraih gagang pintu.Marco tak mampu berbuat apa apa.Marco mengambil teleponnya


" Yudi bereskan semua adminitrasi ibu selama di rumah sakit"Marvo menutup panggilan teleponnya.Marco memijit kepalanya.Drtt drtt mami is calling


" ia mami hari ini Rani keluar dari rumah sakit"


" baiklah mami hanya bertanya tentang itu"


" kenapa mami bertanya seperti itu?""

__ADS_1


" kemana kamu semalam?""


" di rumah sakit temani Rani?""


" betulkah?? mami ragu sama kamu,terus foto yang di kirimkan kepada mami kalau kamu lebih memilih menemani Lola,mami sudah berulang kali bilang sama kamu jauhi Lola"Marco kaget ketika mami mengatakan hal tersebut.


"kamu tidak percaya,oke mami kirim fotonya lewat WA kamu supaya kamu yakin,kalau mami tidak bohong.kalau Mami tahu tentang hal itu Mami tidak akan meninggalakanmu yang menemai Rani,dimana si letak hatimu,mami benar benar kecewa sama kamu,sampai kapan kamu akan terus dengan Lola,apakah istrimu tidak pernah mencintai istrimu.seperti janji mami,Rani akan tinggal di rumah Mami" Mami mulai mengancam


" mami Marco mohon berikan Marco kesempatan" pinta Marco.


" Mami sudah berikan kesempatan tapi kamu menyia yiakan,apa salah Rani sama kamu,sampai kamu tega begitu"


" mami Marco ingin dari awal bersama Rani"


" oke mami berikan kesempatan kalau sampai kamu tidak memperbaikinya,mami akan memgurus perceraian kalian setelah itu kamu urus dirimu sendiri,mami sudah capek,"


" ia mami Marco janji akan berubah"

__ADS_1


'mami pegang janjimu" Mami mengakhiri teleponnya.Marco hanya termenung


__ADS_2