
Marco yang telah menyelesaikan pekerjaannya di lepaskan kacamatanya di renggangkan badannya.ia beranjak kekuar dari ruang kerjanya.ia menuju kamar mencari cari Rani di buka pintu kamar di lihat tidak
" Baby sayang"" panggil Marco karena tidak ada sahutan Marco menuju kamar mandi juga tidak ada." kemana dia"" Marco keluar dari kamar menuju kebawa.di sana ada ibu mira yang sedang membereskan ruang keluarga.
" Bu,lihat Rani tidak??" tanya Marco.Ibu mira yang mendengar membalikkan badan
" tadi ada ke taman samping"
" o ia bu makasih" marco melangkah ke taman samping.di lihat istrinya sedang asyik dengan ayunannya.tempat faforitenya.Marco melangkah ke arahnya.Rani yang asyik dengan ayunannya tidak menyadari kehadiran Marco.Rani yang asyik dengan sendirinya,Marco menghentikan ayunan.Rani yang merasakan membalikkan badannya.begitu di lihat suaminya ia pun tersenyum melepaskan headset di telingannya.
"sudah selesai?? aku tidak mau ganggu kamu jadi aku kesini? Rani memberitahu Marco
" tak apa yang penting kamu jangan pergi meninggalkanku??
" aku tidak mungkin meninggalkanmu"
" aku hanya takut saja"
" kamu lucu honey,sebenarnya aku yang harus begitu?? Rani mencubit pipi Marco.Marco memeluj istrinya,di cium rambut istrinya.
__ADS_1
" Baby ayo aku antar kamu ke salon??
" buat apa??
" spa lah,atau apa lah??
" tidak,aku malas,biar aku di rumah saja,atau kamu malu dengan aku?"" Rani menatap Marco.Marco kaget dengan tatapan Rani
" bukan begitu,soalnya kebanyakan para perempuan suka ke salon melakukan perawatan kulit,perawatan rambut"
" maaf aku tidak suka ke salon dan aku paling aleregi dengan yang namanya salon.kulitku sangat sensitif dengan yang begituan.apalagi badan di pegang orang selain suamiku,apakah kamu pernah melihat aku memakai bedak atau semacam itu.kulit wajahku tidak bisa nanti muncul warna kemerahan di wajahku dan gatal.sewaktu kita nikah saja aku meminta periasnya jangan terlalu memakai aku kosmetik yang berlebihan karena kulit sangat sensetitif sekali.makanya aku hanya bisa memakai bedak baby saja.lucu ya kedengarannya tapi itulah kulitku" Rani menjelaskan panjang lebar kepada Marco
" tidak apa apa,aku juga tidak terbiasa dengan hal hal begitu,maklum dari kampung,kalau orang kota itu sudah biasa"
" stttt jangan bilang begitu,aku yang tidak tahu oke tak apa apa?"" Marco semakin erat memeluk Rani.
" Honey boleh aku bertanya sesuatu??"
" apabyang ingin kau tanyakan??"
__ADS_1
" apakah aku pantas berdiri di sampingmu??" Deg jantung Marco berdetak.
" pertanyaan macam apa ini?""
" aku hanya takut saja kamu akan meninggalkanku??" Ucap Rani Lirih
" Baby sayangku,tatap aku dan rasakan detak jantungku,apakah kamu tidak merasakan bahwa aku mencintaimu,entah karena kita di jodohkan atau bukan,karena saat ini kita berdua telah di satukan dalam sebuah ikatan pernikahan,kenapa sampai kamu melontarkannya,seharusnya kamu menanyakan di awal pernikahan kita tapi bukan sudah di bulan keenam pernikahan kita,atau kamu ingin sebuah resepsi pernikahan mewah'
" tidak aku tidak mau " Rani mengelengkan kepalanga
" jadi kenapa kamu mengajukan pertanyaan itu,supaya kamu tahu bagiku Lola adalah masa lalu,kamu adalah masa depanku.supaya kamu tahu sejak Lola melakukan perselingkuhan,hatiku telah di tutup.percayalah sekarang kamu adalah hidupku,karena aku tahu kamu juga telah melepaskan masa lalumu,kita berdua sekarang di takdirkan Tuhan untuk saling melengkapi jadi jangan pernah punya pemikiran seperti itu.aku yang salah di awal pernikahan tapi sekarang aku ingin kita berdua saling bergandeng tangan dalam menghadapi badai.memang dalam sebuah rumah tangga akan ada batu batu kecil tapi di situ kita akan belajar lebih dewasa.kamu adalah istriku dan hidupku" Marco memeluk erat Rani.Rani yang telah mendengar semuanya merasa terharu
" makasih karena menerima aku"
" aku juga bilang terima kasib karena kamu mengajarkan arti menunggu dan kesabaran"
mereka saling membuka hati mereka.
Sebuah Rumah tangga akan menghadapi banyak badai tapi bagaimana keduanya saling bergandeng tangan untuk melewatinya.
__ADS_1