
Kenapa tiba tiba Erlan datang mengusiknya.sebenarnya Rani tidak ingin mengingatnya.karena saat ia menikah dengan Marco ia mulai melupakan Erlan.memang aku dan Erlan pacaran cukup lama sejak Aku SMA kelas satu,hingga Erlan mengikut test Angkatan Darat lulus dan di tempatkan di berbagai tempat.yang terakhir sebagai pasukan perdamaian ke Libanon.kami berencana menikah.tapi itu sudah kami bukan jodoh.Aku menikah dengan Marco karena sebagai balas budi atas kebaikan orang tua Marco.apakah Marco adalah jodoh yang Tuhan pilih untuknya.pacaran lama bukan jaminan untuk bisa menikah.itu adalah takdir yang sudah Tuhan tuliskan bahwa jodohnya adalah Marco.walau sampai saat ini Marco belum mencintai,tapi Tuhan akan membuka pintu hati untukku.Rani menatap langit langit kamarnya.sampaikan aku harus begini,Marco masih tidak berubah.memang kami serumah tapi seperti orang asing.untung ada Ibu Ana yang selalu menemaniku.dan aku juga sibuk dengan pesanan Lina.aku berharap Tuhan selalu memberikan aku kekuataan untuk hadapi semua.terkadang Ibu Ana kasian denganku karena mempunyai suami.tapi aku selalu mengatakan semua akan indah pada waktunya.ku anggap Ibu Ana pengganti Mamaku.ia selalu berada di sampingku saat aku lelah tapi selalu kuat.Dalam minggu ini pesanan dari butuk Lina banyak aku membuat sendiri.aku tidak ingin mengecewakan pelanggang Lina.aku berusaha untuk mencari uang sendiri.aku tidak pernah meminta kepada Marco.entah sengaja atau memang Marco tak pernah perduli demgan kehidupanku aku juga tak mau memikirkan.toh aku bisa memenuhi hidupku sendiri.aku juga tak pernah bicara banyak karena setiap Marco pulang kantor aku menyiapkan makan setelah itu aku kembali kekamar karena aku harus menyelesaikan pesananku.entah bagaimana pernikahan ku berlangsung.
setelah seminggu kejadian Erlan menelponku ia tidak pernah menelpon ia mengikuti permintaanku
.drtt drtt mami caling
" Rani sayang malam kamu dan Marco ke rumahnya karena hari ini Marco ulang tahun,sekalian makanlah di rumah mami" pinta mami.
__ADS_1
aku kaget kalau hari ini Marco ulang tahun untung mami menelpon kalau tidak aku tidak tahu.
" mami bisa tidak kalau malam ini aku dan Marco merayakan berdua.hitung hitung kamikan baru menikah"aku dengan halus menolaknya dengan mengatakan kalau aku ingin berdua dengan Marco merayakan ulangtahunnya karena ini pernikahan pertama kita.
" Tapi Rani"
" ya sudah Rani,selamat merayakannya"
__ADS_1
" oke mami makasih ya"
akhirnya mami mengalah.sejak siang tadi aku menyiapkan segalanya.termasuk menyiapkan kue ulang tahun aku membuatnya sendiri untuk kue ulang tahun aku sudah terbiasa membuatnya.karena ini suami ku aku membuat yang terbaik.tadi siang aku mengajak Ibu Ana menemaniku berbelanja bahan bahannya.aku ingin menelpon dan mengucapkan selamat tapi aku ingin memberikan kejutan tapi sudah jam 11 malam Marco belum pulang.sisa satu jam lagi akan berganti waktu.aku menunggu sambil menghitung tiap detik waktu yang berlalu.aku berusaha menahan kantuk aku takut Marco pulang aku tidur.jam berputar dengan cepat waktu sudah menunjukan tepat pukul jam 12 malam
"ah sudah lewat waktu" aku mendesah.ku bereskan semua makanan yang ku tata di meja termasuk dengan kue ulang tahun semua ku masukan ke dalam kulkas
" miris sekali hidupku kalau hidup seperti ini.ternyata di hari bahagianya ia tidak pulang.apakah aku tidak arti dalam hati walaupun kecil saja?? aku menangis.apakah takdirku seperti ini?? apa salahku menikah dengannya?? aku menarik napas dan mengeluarkan.
__ADS_1