
Mentari menapakkan cahayanya bersinar begitu terang.Rani telah selesai dengan pekerjaannya yaitu merawat tanaman sayur organiknya.bunyi alarm hp mengingatkannya bahwa jam sembilan ia,Lina dan Karina berjanji untuk bertemu.mereka berjanji makan di warung pinggir jalan sambil bernostalgia.
Rani segera mempersiapkan dirinya.ia bersiap siap.drtt drttt bunyi hp rani di lihat Id pemanggil adalah "my husband" ia menekan tombol hijau
" hallo honey" begitu sambungan tersambung
" kamu lagi buat apa?""
" aku lagi siap siap karena sebentar ini janjian sama Lina dan Karina"
" aku jemput??"
" kamu sibuk,tidak apa apa nanti aku minta tolong lina menjemputku,kamu harus kuat cari uang buatku?""
" hmmm baik lah hati hati,kabari aku"
" ia aku kabari" Rani mengakhiri panggilannya.sementara Rani bersiap siap.Marco mengambil hp nya melihat apakah ada notifikasi dari bank tentang penarikan uang.tapi tidak pernah ada.
" apakah Rani tidak pernah menggunakan Atm yang ku berikan??" marco memikirkan istrinya.
FLASH BACK
" Baby sayang ini atm untukmu di dalam ada uang kamu bisa menggunakannya.sandinya adalah tanggal pernikahaan kita," Marco meletakkan di tangan Rani.Rani hanya memandangnya
__ADS_1
" terima kasih ya"
" ingat kamu harus menggunakannya"
" ia nanti aku gunakan"
FLASH ON
itu sudah dua bulan lalu sejak hubungan mereka membaik.Marco juga heran istrinya jarang belanja barang barang merk.tapi marco tidak mau mengusiknya.tok tok tok
" Masuk" di depan pintu berdiri Yudi dan di sampingnya ada Lola yang dengan pakaian seksinya
" maaf pak kami sudah melarang tapi ia memaksa untuk masuk" Kata Yudi dengan gemetar.Marco mengisyaratkan Yudi untuk keluar.Marco menatap sangat tajam ke arah Lola.Lola yang tidak tahu mau malu maju ingin memeluk Marco.
" Marco aku ingin minta maaf"
" buat apa?? buat perselingkuhanmu, maaf bagiku sebuah perselingkuhan tidak pernah ada kata maaf"
" apakah kamu tidak mencintaiku lagi? aku tahu di hatimu ada nama ku?""
" namamu sudah masuk dalam daftar hitam,dan aku harap ini yang terakhir kali aku melihatmu,jadi aku minta baik baik kamu keluar dari ruangan ini?""marco menahan amarahnya.Lola tidak peduli dengan omongan Marco ia semakin maju ke arah Marco.Marco segera menelpon Yudi.Yudi dengan cepat masuk di tariknya tangan .
" lepaskan aku" Lola memberontak.tapi Yudi memperat tarikannya
__ADS_1
" bodoh tanganku sakit" Lola menepis tangan Yudi
" cepat seret dia dari ruangan ini aku muak dengan melihat wajahnya.Marco menahan amarahnya.
" Marco aku tidak akan berhenti menngejarmu" teriak Lola saat Yudi berhadil menariknya keluar dari ruangan tersebut
" maaf nona,aku harap jangan pernah menganggu pak Marco lagi,ia sudah menikah"
"memangnya kamu siapa yang berani menasihatiku,kamu itu hanya kacung" kata Lola dengan penuh amarah.
" terserah apa katamu tapi aku hanya menjalankan pekerjaan,jadi ku harap silakan tinggalkan tempat ini"
" awas kamu,aku akan buat perhitungan antara kamu dan bosmu" Lola menghentakan kakinya dan pergi meninggalkan Yudi.Yudi mengusap wajahnya
" dasar perempuan sinting,sudah berselingkuh tapi masih ada muka datang kesini" Yudi kembali keruangan Marco
" pak" panggil Yudi.Marco mengangkat wajahnya
" apakah dia sudah pergi?""
" ia " jawab Yudi
" baiklah.kamu kosongkan jadwalku aku ingin beristirahat"
__ADS_1
" baik pak,permisi" Yudi meninggalkan ruangan Marco.setelah Yudi keluar,Marco juga segera bersiap untuk pergi.