
Tak lama kemudian bunyi ketukan di pintu.
ibu susi beranjak dari duduknya untuk membuka pintu
" silakan masuk pak surya sudah di tunggu di dalam" Ibu susi mempersilakan tamunya masuk" selamat siang pak Daniel" pak surya menyapa
" "siang pak silakan duduk' Pak daniel mepersilakan tamunya duduk
" aku mintmamammaaf karena menyuruh pak surya untuk datang kesini.ini pak cek aku sudah isi sesuai dengan utang keluarga pak abraham jadi aku minta pak jangan pernah datang untuk menagih ke rumah pak abraham" pak daniel menyerahkan cek yang telah di isi nominalnya.
" terima kasih pak?" jawab pak surya dengan senyuman
" mana perjanjian pinjaman yang di buat dengan Rani" pak daniel meminta surat perjanjian
pak surya mengambil tas dan mengeluarkan surat perjanjian tersebut.
" tolong bubuhkan tanda lunas." pak surya mencap lunas di surat perjanjian.ininpak perjanjian sudah lunas"
" Rani ambil surat ini supaya bukti kalau kamu sudah lunas"Pak daniel menyerahkan surat tersebut.aku menerimanya dengan penuh bahagia.akhirnya lunas juga utangku.sisa sekarang aku memikirkanlangkah selanjut adalah menikah dengan anak pak daniel yang bernama marco.memang dulu ia biasa ikut dengan pak daniel ke villa tapi itu masih kecil waktu masih Sd setelah itu tidak pernah lagi.
" Rani" panggil Ibu susi
" ehmm ada bu?""
__ADS_1
" kok kamu melamun"
" ah tidak bu" jawabku malu
" pasti kamu bertanya tanya ya seperi apa marco sekarang ya?? memang marco jarang kesini.ia sekarang sudah dewasa.tapi oarngnya susah di ajak bicara.dingin.jadi ibu harap kamu bisa melunturkan es"
" aku akan coba,kalau begitu tetima kasih banyak.aku pamit.aku tunggu berita lanjutan bu" pamitku kepada pak daniel dan ibu suci
" ia rani pulang lah palingan malam sudah ada jawabannya.nanti malam kami akan ke rumahmu.sampaikan salam kami untuk orang tuamu"
aku menyalami kedua orang tua yangvtelah membantuku.aku melangkah keluar dari villa
pikirannya entah kemana.tapi aku harus menerima karena ini sudah menjadi keputusanku.
" Aku pulang"
" sudah pulang ran ayo duduk disini " mama menarik aku duduk disampingnya
" Ran bagaimana bisa kamu meminta bantuan kepada pak daniel?"
" mama aku tidak punya pilihan kalau aku tidak begitu pasti rumah dan sawah akan di sita.aku tidak apabapa ma" aku mengenggam erat tangan mama yang kurasa kulit tangannya yang kasar.
" yang penting sekarang kita sudah bebas dari rentenir"
__ADS_1
" apa balasan yang di minta dari pak daniel"
" rani di minta untuk nikah dengan anaknya"
" terus kamu mengiyakan"
" ia ma habis mau bagaimana lagi yang penting keouarga kita aman"
" tapi sayang" mama memelas
" tidak usah di pikirkan.aku akan punya cara sendiri untuk menghadapi.yang penting Papa,mama,Arya dan Sasa bisa tenang.mama jangan pikiran Rani bisa lalui itu.Rani akan berusaha untuk selalu membantu keluarga ini walau Rani menikah dengan keluarga kaya tapi rani tidak akan menggunakan uang mereka.Rani masih bisa mngembangkan talenta rani dengan menjahit dan desain desain gaun gaun berkelas" aku menguatkan mama.tak sadar mama menangis.
" mama rani bisa ko?
" mama percaya sama kamu"
" o ia ma sebentar malam pak daniel dan istrinya mau kerumah jadi kita siap siap untuk menyambut mereka.
" terima kasih sayang.kamu sudah mengorbankan"
" jangan bilang begitu ma rani iklas bantu papa dan mama" aku memberikan senyuman terindah.
.
__ADS_1