Mengejar Cinta Mr Arogan

Mengejar Cinta Mr Arogan
Salah Faham 2


__ADS_3

Leona memelintir jari tengah Enzo kebelakang dan..


Kretek


Jari Enzo langsung patah seketika.


"Aakkkhh......" Enzo berteriak kesakitan.


"Itu balasan untuk tangan nakal mu." Ucap Leona tanpa rasa kasihan.


Malahan ia tersenyum penuh kemenangan.


Sedangkan Enzo tercengang tidak berdaya, bagaimana bisa gadis ini mematahkan tangannya saat disentuh sedikit saja.


Bahkan tadi tenaga yang dikeluarkan gadis ini cuma sedikit.


Apa dia 'Alien' ?


"Kau.. Kau mematahkannya!" Enzo berteriak putus asa.


Jarinya terasa sangat lah sakit. Bahkan sampai mengeluarkan air mata.


"Sudahlah om, lain kali jangan melakukan kejahatan lagi. Anggap saja hari ini adalah pelajaran buat om. Okay." Ucap Leona sambil menancapkan Es Krim ke mata kiri Enzo.


"Oh Damn it! Aku sudah bilang bukan aku pelakunya." Teriak Enzo terbata karna tangan nya terasa sangat lah sakit.


"Lalu siapa kalau bukan kamu! Tidak perlu mengelak." kesal Leona.


"Kau akan menyesali nya." Geram Enzo.


"Tentu saja tidak."

__ADS_1


"Awas saja nanti, aku akan meminta pertanggung jawaban pada mu!"


"Hey. Disini aku yang rugi. Jadi kamu yang harus tanggung jawab!" Leona Kesal.


"Lihat saja nanti, aku akan menuntut mu. Sialan!" Umpat Enzo sambil merasakan sakit yang ada di tangannya.


"Ya ya ya."


-


Haruka adalah gadis Jepang yang sekarang menjadi tangan kanan setia Leona.


Mereka menjalani hidup yang mengerikan di Italia, dan karna Leona, Haruka bisa melarikan diri dari tempat terkutuk itu walau masih status buronan orang disana.


Setelah menjalani hidup tidak manusiawi disana, Haruka diselamatkan oleh Leona.


Sejak saat itu Haruka mengabdikan hidupnya untuk Leona.


"Nona." Haruka memanggil Nona nya yang asik berdebat dengan seorang pria.


"Ya Nona. Maaf saya terlambat. Tadi saya melihat pria ini melecehkan anda. Jadi saya langsung berlari menangkapnya sebelum menemui anda." Ucap Haruka. Pria yang sudah diborgol hanya bisa pasrah.


Tadi saat melarikan diri, Haruka memukulinya dengan membabi buta sampai pria cabul itu tidak berdaya lagi.


"A.. Apa? Bagaimana bisa pria ini? Bukannya...." Leona terdiam. Apa yang terjadi?


"Iya Nona. Kenapa?" Tanya Haruka bingung.


"Em..." Leona terdiam. Apa dia salah tuduh. Tapi Enzo tadi yang berada dibelakangnya.


"Sudah ku bilang bukan aku!" Kesal Enzo yang masih memegang tangannya yang sakit.

__ADS_1


"Tapi kau yang berada di belakang ku!" Leona tidak mau kalah.


"Sudahlah lupakan! Selamat kan jari ku dulu." Pinta Enzo.


Enzo masih menangis meratapi betapa sakitnya di patahkan.


Leona merasa sangat bersalah karena salah menangkap orang.


Leona kemudian mendekati Enzo dan..


Kretek


Jari Enzo yang awalnya kebelakang menjadi kembali seperti semula.


Namun Enzo kembali menjerit karena rasanya sangat sakit sekali.


"Dasar! Monster kecil! Aku akan membalas mu suatu saat nanti." gerutu Enzo dalam hati.


"Jangan muncul di hadapan ku lagi. Aku akan memarahi mu kalau sampai aku melihat mu lagi. Ingat itu!" Enzo berkata untuk mengancam gadis kecil ini.


Leona hanya bisa menganggukkan kepalanya dan menatap kepergian Enzo dengan rasa bersalah.


"Nona. Nona Leona." Haruka memanggil Nona nya yang masih sibuk menatap punggung orang yang baru saja di celakainya.


"Nona!" Ucap Haruka lebih keras lagi.


Leona sangat kaget mendengarnya dan menatap tajam Haruka.


"Maaf Nona. Kita apakan pria cabul ini?" Haruka bertanya.


Pria yang di pegang Haruka menjadi tegang dan gemetar.

__ADS_1


Bahkan sampai hampir kencing di celana saat Leona mendekatinya.


To be continued


__ADS_2