Mengejar Cinta Mr Arogan

Mengejar Cinta Mr Arogan
Panggil aku kakak


__ADS_3

Didalam kelas, hati Serra berbunga-bunga. Tangannya tanpa sadar terus memegang bibirnya.


"Leon, aku masih mencintaimu. Tapi, aku takut terluka." Batin Serra menjerit.


🌷🌷🌷🌷


"Kau punya pesawat pribadi?" Tanya Leon pada daddy nya.


"Punya, boy." Jawab Rafa.


"Bukan, daddy pernah belikan untuk kita. Kenapa, kau ingin naik pesawat pribadi?" Tanya Leo pada Leon.


"Tapi tetap saja daddy yang beli." Rafa menyela.


"Tapi kan daddy yang sudah membelikannya untuk kami!" Leo tidak terima.


"Tapi kan pakai uang daddy." Rafa masih kekeuh.


"Ck, kau ini selalu menyebalkan, dad." Gerutu Leo kesal sama sifat sombong dan menjengkelkan yang dimiliki Daddynya.


"Kau mau menjemput Leona pakai pesawat pribadi boy?" Tanya Rafa.


"Hm, aku ingin cepat kembali kemari." Ucap Leon.

__ADS_1


"Ko' gitu seh, padahal aku mau mengadakan bepergian keliling Jepang. Kenapa harus terburu-buru pulang. Aku ingin merayakan hari persatuan kita kembali. Kita akan menjadi macan yang akan merajai Dunia. Kau yang akan memperluas bisnis dan mencetak lebih banyak uang, aku yang akan menjadi benteng untuk memperkuat pertahanan. Aku yang akan menghabisi para musuh. Dan Leona yang akan bermain cantik dan bersih secara diam-diam." Ucap Leo menggebu.


Leo yakin, Sarfaraz akan mempunyai kekayaan tiada habisnya.


"Jangan tamak, dengan apa yang sudah kau miliki sekarang tidak akan habis sampai tujuh turunan." Kata Leon bijak.


"Baiklah." Leo tidak bisa menjawab karena yang Leon katakan adalah kebenaran.


🌷🌷🌷🌷


Kini mereka sudah berada di Jepang. Dan mereka memutuskan untuk menginap di salah satu hotel yang ada di sana.


"Leo, kau di sini saja. Aku akan menemui Leona dan memberikan pengertian pada nya." Ucap Leon.


Leo juga sangat kangen saudara perempuan nya yang dulunya sangat lengket dengan Rafa.


"Leo mengertilah. Leona selama ini tidak mengingat apapun. Aku mau mengajak Leona pulang tanpa paksaan, jadi kau disini saja tunggu aku." Ucap Leon.


🌷🌷🌷🌷


Di sebuah tempat di mana ada dua orang beda jenis itu sedang saling menatap.


"Kenapa kau kembali kemari? Katanya kau mau mengejar Cinta mu?" Tanya Leona heran. Bukankah baru beberapa hari Leon sampai di Jakarta?

__ADS_1


"Leona. Jujurlah pada ku, apa yang terjadi pada mu selama ini? Kemana perginya kau saat dirimu berumur 7 tahun?" Tanya Leon to the poin.


"A.. Apa maksud mu?" Leona gelagapan.


"Kau ada di Italia? Katakan pada ku. Apa kau hidup dengan baik di Italia? Apa yang terjadi di sana?" Tanya Leon.


Leona menjadi sedih mendengarnya, bahkan Leona hampir saja menumpahkan tangisnya. Kenangan saat di Italia sangat ingin ia lupakan.


"Ha.. ha... ha... ha..." Leona menutupi kesedihannya dengan tertawa keras. Hidupnya tidak pernah baik.


"Kenapa, hm. Kenapa kau penasaran sekali dengan kehidupan ku? Leon! Ingat, ya. Aku memang menolong mu, bukan berarti kamu bisa seenaknya saja pada ku. Kau fikir yang kau lakukan sudah benar? Ingat ya Leon..." Ucapan Leona terhenti saat di potong oleh Leon.


"Kakak.." Leona terdiam mendengar itu. Apa maksudnya?


"Panggil aku kakak." Ucap Leon pula yang mampu membuat Leona jantungan.


"Apa? Apa maksudmu?"


"Percayalah padaku, kita adalah saudara." Ucap Leon lagi.


Leona berdiri dari duduknya dan mengusap wajahnya dengan kasar. Apa lagi ini?


To be continued

__ADS_1


__ADS_2