Mengejar Cinta Mr Arogan

Mengejar Cinta Mr Arogan
Tidak Sengaja Mengungkapkan Cinta


__ADS_3

"Sepertinya Leon sudah berubah, bahkan sekarang terlihat seperti orang gila. Kenapa juga dia harus senyum sendiri seperti orang yang sedang kasmaran." gumam Serra bergidik ngeri melihat Leon senyum-senyum sendiri.


"Leon, kau tidak salah minum obat, bukan? Kau tidak sedang menjadi gila, kan? Kenapa kau tersenyum sendiri, mirip anak baru gede yang ketemu pujaan hatinya." Tanya Serra menatap aneh Leon.


"Ya, aku memang anak yang baru gede kemarin. Dan sekarang sedang berjuang mendapatkan cinta dari gadis kecil yang dulu sangat mendambakan cinta dari ku." Ucap Leon sambil mengacak gemas rambut Serra.


"Gombal!" Ucap Serra menahan tawanya. Sebenarnya dalam hati, Serra berbunga-bunga.


"Leon, kau membuat ku tergoda." Gumam Serra mencoba untuk menetralkan lagi ekspresi nya.


"Kenapa, hm? Kenapa kau menuduh ku yang tidak-tidak, dan lagi. Aku sama Leona itu tidak ada hubungan apa-apa." Jelas Leon.


"Bohong! Kalau tidak ada hubungan apa-apa, kenapa kemarin kau terlihat begitu mesra saat bersama dengan dia? Kenapa kau juga tersenyum padanya? Bisa tidak kau tidak tebar pesona! Kamu cuma diam saja sudah banyak yang suka, bagaimana kalau tambah senyum. Pasti banyak cewek yang kesemsem, terus pada ngejar kamu! Aku kan ngga suka!" Sungut Serra marah.


"Kenapa juga harus tidak suka?" Tanya Leon sengaja.


"Karna aku mencintaimu! Aku tidak.." Serra menggantung ucapnya saat sadar ia telah keceplosan.


"Tuh kan, sudah aku duga. Kamu tidak akan bisa berpaling dari aku begitu mudah." Ucap Leon penuh kemenangan.


Serra sangat malu dan berniat mau pergi dari sana namun dengan cepat Leon mencegahnya karna ia mau menggoda lebih lanjut kepolosan gadis ini.

__ADS_1


"Leon, kau jahat! Kau memanfaatkan kecerobohan ku!" Ucap Serra kesal.


"Ayo ikut dengan ku." Ucap Leon sambil menarik tangan Serra.


"Mau kemana?" Serra meronta.


"Ikut saja." Ucap Leon kemudian membawa Serra kedalam mobilnya.


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


Ruangan terbuka itu terletak di pinggir kolam, malam yang sejuk. Sebuah melodi dari piano menambah kesan romantis yang Leon siapkan.


Berbagai makanan kesukaan Serra tersaji di atas meja, mulai dari Rawon dan cemilannya, jasukeยน.


"Ya Tuhan Leon, kau romantis sekali. Bahkan kau memesan baju yang sama dengan yang aku pakai. Warna nya juga sangat girly sekali. Ututu... aku jadi tambah jatuh cinta." Serra tidak bisa memungkiri bahwa ia sangat bahagia sekarang.


๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท


"Kau menyukainya?" Tanya Leon masih menebar senyum nya.


"Ya." Serra mengangguk antusias karena ia tidak pernah membayangkan hal ini.

__ADS_1


"Leon, sepertinya aku sudah tidak bisa berpaling lagi dari mu. Sudah ku putuskan, siapapun wanita yang dekat dengan mu, akan aku pukul mundur mereka semua." gumam Serra sambil memandang wajah Leon yang ternyata tidak pernah membosankan untuk di pandang.


"Aku tau kau suka Rawon, aku mengenal seseorang dari Jawa Timur namanya Bu Siti. Rawon buatan nya sangat lah enak. Aku khusus mengundang Bu Siti kemari karna ingin kau juga mencobanya." Ucap Leon.


"Kau pernah ke Jawa Timur?" Tanya Serra.


"Ya, aku pernah olimpiade di Surabaya, waktu aku mampir di Warung Cita Rasa Lamongan, aku hampir tidak mau pulang karena ketagihan sama rasanya. Menu di sana enak semua."Jawab Leon mempromosikan.


"Aku jadi ingin kesana."


"Mommy orang Surabaya, nanti aku ajak kamu kerumah nenek ku di Surabaya." Ucap Leon pasti.


"Be.. Benarkah?" Serra kaget. Leon mau memperkenalkan dia pada keluarganya? Bukankah ini sangat menguntungkan bagi Serra?


Catatan :



Jasuke : Jagung, Susu, Keju


__ADS_1


To be continued


__ADS_2