Mengejar Cinta Mr Arogan

Mengejar Cinta Mr Arogan
Wisuda END


__ADS_3

Satu tahun telah berlalu, dan hari ini adalah hari wisuda Serra. Setelah acara berakhir, Serra bersandar di bawah pohon rindang yang berada di depan kampus nya.


"Leon, kau janji akan datang, tapi sampai saat ini juga kau belum kemari." Serra mendesah pasrah setelah berucap.


Leon berkata sekarang ia sedang ada acara keluarga di Surabaya. Jadi ia harus datang terlambat. Ini sudah hampir petang, apa Leon tidak jadi datang?


Saat mentari sudah tenggelam sepenuhnya, Serra berniat mau beranjak pulang. Namun ia di kaget kan dengan seorang pria yang berpakaian branded tapi tidak rapi.


"Leon!!!" Serra memekik senang saat tau Leon sedang berada di hadapannya sambil merentangkan kedua tangannya.


Serra menjatuhkan rangkaian bunga yang di pegangnya, bunga itu Serra dapatkan dari orang tuanya, Okta.


Serra langsung bergegas memeluk Leon. "Kau hampir saja mematahkan harapan ku."


Serra menangis di dalam dekapan Leon. Ia sudah sangat merindukan pria ini.


"Bagaimana hari mu setelah bertemu dengan ibu mu?" Tanya Leon ingin tau.


Setelah memberanikan diri, Leon mengajak Serra untuk bertemu dengan ibunya, Okta.

__ADS_1


Serra tidak bisa menahan tangisnya saat tau kalau ibunya masih hidup. Serra langsung lupa sama Leon.


Seluruh waktu nya ia berikan untuk ibunya, begitu pun dengan Enzo. Enzo sudah tau duluan, Enzo tau setelah berbicara dengan Leon tempo hari saat Leon menanyakan bagaimana keadaan Serra juga tentang serum yang disuntikkan yang menggeser kan kepala Serra.


"Aku selalu menghabiskan waktu dengan ibu. Aku menceritakan banyak hal. Tentang aku, kakak, dan kisah kita. Ibu bahkan tidak percaya kalau kau pernah ngejar ngejar aku." Kata Serra tergelak.


"Kau sudah tidak canggung lagi dengan ibu mu kan?" Tanya Leon, pasalnya Serra benar benar kaku saat pertama kali bertemu ibunya.


"Ya, kami sudah seperti anak dan ibu yang sudah lama bertemu. Padahal kenyataannya adalah tidak. Aku sekarang sudah berani ngambek sama ibu..." Kata Serra tanpa rasa bersalah.


"Lah kok ngambek."


"Aku di bangunkan pagi terus, kan aku ngga suka. Ibu sekarang lebih cerewet dari pada Kakak Ku Enzo! Menyebalkan sekali." Serra menggandeng tangan Leon dan mengajaknya pergi dari sana.


"No! Kamu tidak perlu minta maaf, aku akan lebih stres saat tau ibu ku sangat menderita seperti itu. Aku faham ketakutan mu. Karna jujur saja, aku orang nya kalau ada masalah, akan kepikiran terus."


"Saat aku memberi tau kakak mu, Kak Enzo bilang kalau kamu di kasih tau saat skripsi mu selesai saja."


"Hm, aku tau kekhawatiran kakak." Kata Serra mengerti.

__ADS_1


"Baiklah... Kenapa kita harus memikirkan hal yang sudah berlalu? Ayo kita ke mall.. Aku ingin jalan-jalan." Serra mengajak Leon melupakan segala sesuatu yang sudah berlalu.


"Katanya korona?."


"Korona nya sudah hilang. Sekarang adanya Leona yang tadi pamitan mau kencan. Ayo kita jalan-jalan." Ucap Serra bersemangat.


Leon hanya tergelak mendengar itu. Leona Sekarang sudah menemukan seseorang lelaki yang tepat untuk nya, dan Leon setuju sekali hubungan yang di jalani Leona.


Siapa nanti yang akan menjadi jodoh Leona?


Tunggu ya, kalau ngga di Season 3, ya aku bikin judul baru.


Takut kepanjangan dan pada bosan🙏


ENDđź‘‘


Nanti Kisah Leo bakal jadi judul baru.. Leona juga🙏


Masalah keluarga Rafa udah selesai, ya🙏

__ADS_1


Masalah nya udah selesai semua..


Para musuh nya jga udah di bunuh sama Ketiga kembar..


__ADS_2