
Kenzo sangat menikmati permainan kasar mereka.
Saat Kenzo sudah hampir puncaknya, Kenzo harus merasakan kecewa saat mereka tiba-tiba berhenti di tengah permainan.
"Ck, kenapa kalian berhenti. Aku yang membayar kalian! Jadi puaskan aku." Ucap Kenzo kesal.
"Tuan, anda pasti lelaki sejati yang sangat gagah. Kami ingin anda yang memimpin permainan. Kami ingin merasakan tangguhnya pemimpin dari perusahaan terkaya di dunia ini. Gimana Tuan, anda mau melakukannya?" Tanya salah satu wanita itu.
Kenzo sangat gengsi kalau ia mau berkata tidak. Alhasil Kenzo bilang Iya.
Dan Kenzo memimpin permainan itu, Kenzo sangat kualahan karna mereka semua sangat agresif.
Tak jarang pula Kenzo mendapatkan pukulan keras dari mereka.
"Hei kenapa kalian memukul ku?" Kenzo tidak terima.
"Tuan, bukankah akan lebih nikmat lagi kalau kita bermain seperti ini?" Tanya seorang wanita sexy disana menggoda Kenzo dengan bibirnya, dan merem*s kuat **** Kenzo dan menepuk kencang bok*ng Kenzo.
Kenzo merasakan nikmat sekaligus sakit secara bersamaan, namun tetap mengikuti keinginan mereka.
Setelah sekian lama bergerak kesana kemari, Kenzo kemudian tepar di sebelah tiga wanita itu.
__ADS_1
Tubuh Kenzo terdapat banyak sekali luka dan lebam akibat pukulan dan cakaran kuku tajam mereka.
"Bos, kami sudah melakukan tugas dari anda dengan baik." Ucap salah seorang wanita melapor pada orang yang sudah membayarnya.
"Bagus. Kau akan menerima bayaran nya." Ucap Rafa.
🌷🌷🌷🌷
....Sebelum Kenzo di jebak....
Saat pasukan Rafa sudah sampai di Italia, mereka langsung menemui anak buah mereka yang sudah stand by disana duluan.
"Kalian sudah menyiapkan semua yang aku minta?" Tanya Rafa.
"Kami juga sudah menyiapkan wanita penderita HIV dan juga mereka semua adalah Hypersex. Mereka suka berhubungan int*m dengan kekerasan. Mereka adalah mantan pecandu narkoba juga kriminal." Lapor anak buah Rafa lagi.
"Apa mereka bisa di percaya?"
"Ya Tuan, para mutan Nona Leona sudah menyelidiki memastikan semuanya."
"Bagus."
__ADS_1
Manusia buatan yang telah Leona ciptakan memiliki kemampuan otak yang pintar, dan hanya akan nurut pada Tuan nya saja.
"Dad. Kau menyiapkan semua ini untuk Kenzo?" Tanya Leon.
"Pria itu pecandu wanita cantik. Kurasa hukuman ini hanyalah awal. Tidak setimpal dengan perbuatannya memisahkan kalian dari Daddy dan hidup dalam penderitaan. Terutama Leona yang sudah sangat menderita." Ucap Rafa geram saat tau apa saja yang sudah mereka lakukan pada Leona.
"Sudahlah dad, semua sudah berlalu." Kata Leona menenangkan daddy nya dari rasa bersalah.
Daddy nya memang suka menyalahkan diri karna saat itu ia tidak terlalu kuat. Padahal kakek si kembar sudah menuturi Rafa kalau dalam dunia bisnis pasti ada saingan yang menggunakan kekerasan.
Tapi Rafa cuek saja dan tetap di zona nyaman nya untuk tidak memperkuat pertahanan, dan hanya fokus memperluas bisnisnya saja.
"Sebaiknya kalian bawa Kenzo juga Olaf ke Jakarta. Bius mereka agar tidak memberontak." Leona memerintah pada anak buah ayahnya.
Mereka sudah mengantisipasi dari awal tentang hal ini.
"Dad, kita sudah menculik dua lalat. Tinggal satu orang. Marcellino Lorenzo, yang ternyata dia sudah membebaskan Kenan juga Lula dari penjara." Kata Leon karna memang itu hasil penyelidikan nya.
Marcellino Lorenzo mau bekerja sama dengan Kenzo karna dia sudah dirayu oleh Lula.
"Kalian siap untuk berburu?" Tanya Rafa pada si kembar.
__ADS_1
"Tentu saja, dad." Jawab mereka serempak dengan wajah sombongnya.
To be continued