Mengejar Cinta Mr Arogan

Mengejar Cinta Mr Arogan
Salah Faham Lagi


__ADS_3

Malam itu Serra sedang datang tamu bulanan, jadi dia berniat akan membeli p*mb*lut di toko terdekat rumahnya.


Namun karena sudah larut malam, jadi toko sudah pada tutup.


Serra membangunkan Enzo dan berniat akan mengajak kakaknya itu mencari apa yang ia butuhkan.


Akhirnya Enzo mengantarkan Serra mencari toko yang masih buka, untungnya Jakarta kota yang ramai dan banyak toko yang buka tidak terlalu jauh dari kompleks mereka.


#Jujur yha aku tidak pernah ke Jakarta, semoga yang aku ceritakan ini benar latar tempatnya🙏


Saat Serra sedang membayar belanjaan nya, saat itu juga Leon masuk bersama Leona.


Leona ingin membeli perlengkapan pribadi karna kepulangan nya ke Indonesia secara mendadak dan Leona tidak sempat mengemas banyak barang.


Serra sangat cemburu saat tangan Leona memeluk erat tangan Leon.


Bahkan Leon yang jarang tertawa pun tersenyum simpul tatkala Leona mengeluarkan kata-kata galak yang terkesan lucu di telinga Leon.


Serra menjadi sangat cemburu saat Leon mengacak rambut Leona yang indah itu.

__ADS_1


Serra kesal sekali dan meninggalkan tempat itu dengan segala sumpah serapah nya.


"Dasar! Play boy! Ngga ada akhlak! Jahat! Kemarin dia merayu ku, bahkan tengah malam begini dia masih bercanda dengan wanita lain. Lihat saja nanti, akan ku balas kau, Mr. Buaya!" Segala umpatan Serra keluar melihat pemandangan yang menjijikan itu.


Serra segera pergi dan masuk mobil kakaknya. Enzo terlonjak kaget mendengar Serra menutup pintu sangat keras.


"Kau ini kenapa, sih dek?" Gerutu Enzo.


"Jangan menambah emosi ku, kak! Jalan saja!" Serra berteriak, karna memang hati nya sangat sakit.


"Maaf kak, aku hanya tersulut emosi." gumam Serra dalam hati.


Serra merasa bersalah karena telah melampiaskan amarahnya pada kakaknya, tapi Serra juga gengsi untuk meminta maaf.


Serra sengaja berangkat pagi sekali karena ia ingin menyelesaikan skripsinya.


Serra di buat kaget tatkala Leon tiba-tiba duduk di sebelah kursinya dan mencium pipinya tanpa izin.


"Kau gila!" Umpat Serra.

__ADS_1


Kali ini Serra tidak akan tinggal diam lagi. Sudah banyak wanita yang di kencani Leon, dan sekarang Leon mau merayunya? Tidak! Serra tidak mau terjatuh dalam pelukan lelaki yang sudah ia cap buaya ini.


"Serra, kenapa kau berubah menjadi sangat galak? Apa yang terjadi dengan mu? Sedang kedatangan tamu, ya?" Celutuk Leon, tidak biasanya Leon seramah ini pada orang lain.


Mungkin Leon hanya akan berubah menjadi sangat hangat ketika bersama keluarganya, dan Serra.


"Aku memang datang bulan, tapi kamu yang telah merubah aku menjadi macan betina. Aku harus bisa melawan mu agar kamu tidak seenaknya mempermainkan perasaan ku."batin Serra dalam hati.


"Jangan ganggu aku lagi atau kau akan menerima akibatnya! Camkan itu!" Serra menjadi galak dan membereskan semua barang miliknya dan berniat pergi dari sana.


"Aaaaaaaa!!!!" Serra memekik kaget saat Leon menggendong nya layaknya putri dari negri dongeng.


"Leon, Lepaskan!" Teriak Serra yang tak di hiraukan sama Leon.


Leon berjalan menuju kelas Serra, Leon dengan mudah mengetahui dimana letaknya, tentu saja karena kejeniusannya.


"Leon.... Aku tidak akan memaafkan ku kalau kau tidak melepaskan aku!" Teriak Serra yang mampu membuat Leon kaget dan refleks melepaskan Serra begitu saja.


Serra langsung terjatuh menyentuh lantai dan berteriak kesakitan karena bok*ng kecilnya menyentuh lantai.

__ADS_1


"Aduuuuuuuuh!" Teriak Serra kencang sampai meneteskan air mata.


To be continued


__ADS_2