
"Kenapa kau mengumpulkan kami kemari?" Tanya Rafa.
"Dad, Leo, aku mau kita ke Italia sekarang. Aku mau menghancurkan Kenzo dengan cepat." Ucap Leon to the poin.
"Baiklah, semua sudah siap. Kita tinggal kesana." Ucap Rafa.
"Kau ini tidak sabar sekali, kak." Sela Leo.
"Aku ingin segera menghancurkan mereka semua. Oh ya dad. Kita pergi bertiga saja." Pinta Leon.
"Kenapa boy?" Rafa.
"Aku ingin Roy sama Lucas mencuri Kenan dan Lula dari penjara. Hukuman di penjara tidak setimpal dengan semua kejahatan mereka." Ucap Leon dengan bengis.
"Oke, boy." Ucap Rafa mengangguk mengerti.
"Aku sudah menyiapkan helikopter."
Mereka pun bergegas pergi kesana. Mereka dikagetkan dengan keberadaan Leona yang sudah berada didalam helikopter.
"Kalian tidak akan pergi tanpa ku, kan?" Tanya Leona sambil mengunyah permen karet nya
Akhirnya mereka pun pergi bersama untuk mendatangi di mana musuh berada.
🌷🌷🌷🌷
__ADS_1
Kenzo kala itu sedang frustasi karena perusahaan nya tiba-tiba mengalami kekacauan.
Para penanam saham menarik semua saham milik mereka. Juga terjadi banyak korupsi yang dilakukan karyawan nya.
Kenzo sangat kesal dan marah. Selama ini Kenzo hanya bermain-main dengan wanita, dan tidak terlalu mengurus perusahaan nya.
Berkat campur tangan Leon lah, perusahaan Kenzo menjadi no 1 di dunia. Tapi Kenzo tetap mengatasnamakan dirinya, semua uang yang diperoleh Leon.
Dan tentu saja Kenzo yang terjun di depan publik, dan Leon yang berada di balik layar atas kesuksesan nya.
"Bagaimana bisa keuangan perusahaan jadi anjlok begini?" Tanya Kenzo melalui telvon karna ia sedang berada di Italia sekarang.
Entah apa jawaban orang di seberang sana, tapi Kenzo sangat murka saat mendengar nama 'King Group'
"Ya, bos."
Kenzo membanting hp nya dengan keras.
"Olaf, bawa kan aku tiga wanita malam ini. Aku sedang sangat pusing."
Kenzo memerintah pada asistennya.
Kenzo kemudian segera membersihkan diri dan setelah selesai, ia hanya memakai celana saja.
"Tuan, saya juga menyiapkan sebotol Vodka." Ucap seseorang yang memakai pakaian Olaf dan meletakkan minuman itu di atas meja.
__ADS_1
"Hm..." Jawab Kenzo sambil memijit pelan kepala nya yang pusing.
"Kenapa kau memakai masker?" Tanya Kenzo heran.
"Saya tadi memblender cabe Tuan, baunya sangat menusuk hidung, jadi saya pakai masker." Dusta orang itu.
Kenzo tanpa curiga mempercayai ucapan orang itu dan mengusir nya pergi.
Drrrtt... Drrrrt....
Ponsel Kenzo berbunyi.
"Ku dengar perusahaan mu mengalami masalah." ucap Seseorang di seberang sana.
"Ya. Aku akan mengatasi nya dengan cepat. Kau hanya perlu lakukan tugas yang sudah aku berikan pada mu." Kata Kenzo tegas.
"Tenang saja, Rafa bukanlah tandingan ku. Aku bahkan bisa menghancurkan nya dalam sekali tepukan. Tapi kau harus berjanji, setengah dari harta kekayaan mu adalah milik ku." Ucap orang itu lagi.
"Kau tenang saja. Kalau kau berhasil menghancurkan Rafa dan para kurcacinya maka kau akan mendapatkan setengah dari kekayaan ku yang berkali lipat." Ucap Kenzo dengan bangga. Padahal semua uang yang ia nikmati adalah hasil dari kerja keras Leon.
Panggilan pun berakhir, Kenzo sangat senang saat ketiga wanita yang di siapkan oleh Olaf sudah datang.
Kenzo kemudian mencium kasar salah satu wanita itu, wanita yang lainnya mengambilkan segelas Vodka yang berada di atas meja.
To be continued
__ADS_1