
Semalaman tidurku sangat tidak nyenyak, aku merasa ada dua pasang mata yang melihatku dengan tatapan aneh kearahku dan itu membuat tidurku sangat terganggu
"Apa kamu tidak capek menatapku semalaman Steven... Leo" gumamku pelan
"Kamu bisa mengetahui keberadaan kami ya?"
"Menurutmu?"
"Haish sifatmu sama kaya dulu ya Sani" gumam Leo menatapku dengan mata birunya
"Aku Sali bukan Sani"
"Kamu Sani lah"
"Itu masa laluku"
"Masa lalu masa sekarang sama saja"
"Lalu? Kalau kalian tidak ada kerjaan pergi sana!!! Mengganggu orang tidur aja" gerutuku kesal
"Benar perkataan Steven kamu setelah berinkarnasi jadi sedingin ini, kenapa sifatmu berubah?"
"Menurutmu?"
"Aku kan tidak tahu makanya aku bertanya"
"Tanyakan sama du raja itu kau pasti tahu" ucapku dingin
"Mereka tidak mau memberitahukanku"
"Kamu kan suka maksa orang, paksalah mereka"
"Hei sejak kapan aku suka maksa orang"
"Sudahlah pergilah kalian"
"Tidak mau" ucap Steven dingin
"Ck.. Keras kepala"
"Kenapa kamu tidak mau mendengarkanku semalam?" ucap Steven dingin
"Itu tidak penting" gerutuku kesal, Steven menjentikkan tangannya dan tiba - tiba aku terduduk di sebuah tempat yang gelap dan hanya sedikit lampu di atasku , di depanku hanya ada Steven yang sedang duduk menatapku
"Kenapa kamu membawaku kemari?" ucapku dingin
"Ingin berbicara denganmu"
"Apa lagi yang perlu dibicarakan?"
"Ada banyak, benarkan kaisar langit?" gumam Steven dan aku melihat di belakang Steven berjalan seseorang dengan anggun dan terduduk di sebelah Steven
"Ya" ucap Sony dingin
"Apa yang ingin kalian bicarakan denganku?"
"Banyak hal" ucap Sony menatapku
"Oh ya? Kalau tidak penting keluarkan aku dari sini" protesku
"Ini lebih dari penting"
"Apa? Jangan berbelit - belit!!" protesku kesal
"Baiklah sebelum itu, kenapa kekuatanmu bisa kembali dengan tubuh manusia biasamu?" tanya Sony menatapku
"Aku tidak tahu"
"Kenapa bisa tidak tahu?"
"Ya mana aku tahu, setelah saku sadar kekuatanku sudah ada di tubuh ini" gerutuku kesal
"Hmmm padahal kita sudah menyegel kekuatan itu kan Sony?" desah Steven
"Ya benar, dan memang pertanda tidak bagus"
"Apa maksudmu??" gumamku terkejut
"Hmmm" desah Steven menjentikkan tangannya
__ADS_1
"Kamu tahu dia siapa?" tanya Steven menunjukkan sebuah gambar kepadaku, aku melihat gambar seorang laki - laki yang tampan
"Mmm rasa - rasanya pernah liat, tapi jiwaku tidak mengenal dia" gumamku bingung
"Ya memang, jiwa Sanimu tidak mengenalnya. Tapi tubuh Sali mengenal dia"
"Emang dia siapa?"
"Dia penguasa bagian utara, kekuatannya setara dengan kami dulu. Tapi karena kekuatan kami melemah jadinya dia mencoba untuk mempoak porandakan alam dewa, alam manusia, dan alam lain"
"Apa itu alam lain?" tanyaku bingung
"Alam lain itu tempatnya vampir, iblis, siluman, dan sejenisnya tahu.. Apa kamu lupa?" protes Steven kesal
"Aku tidak pernah tahu" gumamku dingin
"Jadi apa hubungannya denganku" gerutuku kesal
"Dengarkan dulu penjelasan kami" gumam Sony menatapku
"Alam dewa itu aku yang menjaganya, alam lain itu Steven sebagai raja kegelapan yang menjaganya dan alam manusia kamu sebagai keturunan tiga darah campuran yang menjaganya
"Hei kenapa aku diikut - ikutkan!!! Aku tidak mau menjaga apapun, aku hanya manusia biasa" protesku
"Apa ayah dan ibumu tidak pernah mengatakan apapun tentang ini?"
"Tidak"
"Haish yang benar saja"gerutu Steven kesal
"Baiklah, kamu ingin bertemu dengan ayahmu kan dimasa lalu. Aku akan menurutimu hari ini" gumam Sony membaca sesuatu di mulutnya dan tiba - tiba muncul tubuh ayah dan ibuku di depanku
"Sani..." ucap ayah tersenyum kepadaku
"Ayah? Ibu?" gumamku terkejut , aku langsung memeluk tubuh ayah dan ibuku
"Ayah ibu nyata?" tanyaku menatap Sony
"Ya, sudah bicaralah dengan orang tuamu" gumam Sony
"Hai anakku bagaimana keadaanmu, ayah dan ibu dengar kamu inkarnasi ya?" ucap ibu tersenyum kepadaku
"I... Iya ibu, cuma ya begitulah hidupku kedua ini menderita banget gara - gara dua orang ini" gumamku mengadu ke ayah ibuku
"Apa sih??" protesku
"Nak dengarkan ayah ibu, hargailah hidup keduamu yang diberikan oleh dewa ya. Jangan kamu sia - siakan"
"Aku tidak suka dengan tubuh ini ayah ibu, menderita banget sumpah"
"Ya pastilah nak, ini bukan tubuh aslimu tapi nikmatilah itu nak" ucap ayah tersenyum kepadaku
"Mmm baik ayah ibu" gumamku pelan
"Ngomong - ngomong bisa dipercepat tidak, Kaisar langit hampir kehabisan waktu" protes Steven menahan tubuh Sony
"Kenapa dia?"
"Sudah jangan bawel kamu Sani!!"
"Hmmpp" desahku kesal
"Oh ya nak ibu lupa mengatakan ini kepadamu, sebenarnya kalau kamu tidak meninggal dari awal kamu bisa mengalahkan penguasa utara itu. Makanya kenapa ibu selalu bilang hati - hati dengan papaun pilihanmu. Tapi ternyata kamu malah memutuskan keputusan yang salah"
"Emang penguasa utara itu siapa?"
"Dia adalah musuh bebuyutan ayahmu"
"Maksudnya aku tidak mengerti"
"Dulu penguasa utara datang untuk melamar ibu, tapi karena kakek dan nenekmu tidak setuju dan aku juga tidak setuju akhirnya dia murka berusaha menghancurkan kerajaan vampir dan iblis untuk menculik ibu, tapi karena ibu tidak mau menyusahkan kakek nenekmu akhirnya ibu datang ke dunia manusia dan menikah dengan ayahmu." jelas ibu mengusap rambutku
"Lalu?"
"Ya saat dia tahu ibu di dunia manusia dia datang ke dunia manusia untuk mencari ibu dan membunuh ayahmu tapi malah dia berjumpa Nyonya Lan yang merupakan keluarga jauh ayahmu. Pengusa utara itu mengira kalau Nyonya Lan itu adalah ibu jadi dia menjelma menjadi manusia dan mencoba mendekati Nyonya Lan. Karena perilaku Nyonya Lan yang seperti itu akhirnya Nyonya Lan hamil dan melahirkan Sali Lan. Saat penguasa utara tahu kalau Nyonya Lan itu bukan ibu jadi dia mengutuk Nyonya Lan dan Sali Lan yang akhirnya Sali Lan memiliki tubuh yang lemah"
"Lalu apa hubungannya denganku?"
"Karena kamu sudah tiada dan kamu berinkarnasi di dalam tubuh Sali Lan itu menjadi keadaan berbahaya untukmu"gumam ayah menjawab pertanyaanku
__ADS_1
"Maksudnya ayah aku tidak mengerti"
"Nak alasan ibu untuk terus menjagamu itu karena ibu tidak mau kamu sampai meninggal karena ibu tahu kamu tiga darah campuran dan kamu adalah permaisuri kaisar langit. Kalau kamu meninggal kamu akan berinkarnasi di tubuh Sali Lan ini"
"Kan aku berinkarnasi di tubuh ini karena dua dewa menyebalkan itu!!" protesku
"Kamu salah nak, itu sudah ditakdirkan seperti itu bahkan kaisar langitpun tidak bisa memindahkan jiwamu ke tubuh yang lebih baik untukmu karena itu sudah di takdirkan untukmu. Kalau kamu tidak salah memilih kamu bisa mengalahkan penguasa utara"
"Lalu apa hubungannya aku dengan penguasa utara"
"Penguasa utara itu bernama Bram, dia raja terkuat ketiga yang ada di dunia ini. Di dunia ini banyak sekali raja - raja tapi yang menjadi raja tertinggi ada 6 raja tertinggi dan salah satunya kaisar langit, raja kegelapan, dan kamu"
"Aku? Mana bisa aku raja? Aku raja apa juga" gumamku bingung
"Kamu dewa penyeimbang semua dunia, seperti kaisar langit dia dewa penghidupan sekaligus dewa surga, aku dewa kematian sekaligus dewa neraka, Alex Huan dewa alam bawah, Candra dewa pembawa rejeki, dan Bram dewa kehancuran" gumam Steven menatapku serius dan itu sangat mengagetkanku
"Candra itu dewa? Alex Huan juga?" gumamku terkejut
"Ya benar Alex mengambil jabatan itu setelah aku mengalahkan raja kegelapan" gumam STeven santai
"Kalau Candra?"
"Candra memang sudah menjadi dewa dari dulu"
"Oh ya aku kenap tidak tahu?" gumamku sedikit kaget
"Sani saat ini kamu ada di tubuh Sali dan penguasa utara sangat benci kalian berdua apalagi sekarang kamu berada di tubuh Sali yang lemah itu, ibu tidak bisa menebak apa yang akan terjadi kalau kamu meninggal dua kali"
"Kalau kamu meninggal dua kali tidak akan ada lagi permaisuri kaisar langit dan dunia akan kacau dan tidak akan ada lagi Sani di neraka ataupun di surga" gumam Sony pelan, aku menatap Sony yang mengeluarkan darah dari mulutnya tanpa aku sadari aku berlari ke arah Sony dengan panik padahal aku sangat benci dengan dia
"Kamu kenapa?" tanyaku khawatir
"Sudah kamu bicara saja sama orang tuamu" gumam Sony tersenyum
"Haish kamu sangat keras kepala" desahku mencubit pipi Sony
"Aaauuu sakit lah" protes Sony kesal
"Anak kita sudah besar ya ternyata ma" gumam ayah memeluk pinggang ibuku dengan lembut
"Apa sih ayah selalu seperti itu!!" protesku kesal
"Nak kamu harus menjaga dirimu, jangan sampai kamu meninggal dua kali. Kalau itu terjadi mungkin benar kata kaisar langit kamu akan lenyap dan mungkin saja dunia dewa dan dunia lain akan lenyap juga bahkan dunia manusia akan kacau kalau itu terjadi"
"Kenapa itu bisa terjadi?"
"Karena kamu yang menjaga dunia manusia bisa di bilang kamu dilahirkan sebagai penyeimbang dunia seperti kakek kaisar langit dulu" ucap ibu serius
"Emang kakek kaisar langit itu penjaga dunia manusia?"
"Iya benar" gumam Sony menatapku
"Sebagai penyeimbang dunia itu ada untuk menjaga seluruh dunia dari kehancuran yang dilakukan oleh dewa kehancuran, dewa kehancuran itu memiliki temperamental yang tinggi bisa di bilang lebih menyeramkan dari raja kegelapan. Karena kehadirannya tidak sepopuler raja kegelapan maka dari itu raja kegelapanlah yang ditakuti oleh seluruh raja - raja yang ada di dunia ini" gumam Sony serius
"Ya benar, mereka takut dengan raja kegelapan karena raja kegelapan adalah dewa kematian dan semua orang bahkan kaum di dunia lain takut akan kematian yang dibawa dewa kematian, tapi sebenarnya yang ditakutkan seharusnya dewa kehancuran. kalau dewa kehancuran sudah bertingkah, kami dewa kematian dan dewa penghidupan tidak bisa melakukan apapun" gumam Steven serius
"Ya seperti kejadian saat dewa kehancuran bertingkah dan menghancurkan seluruh alam, nenekku menjadi kaisar langit dan raja kegelapan terdahulu harus mengeluarkan seluruh kekuatannya agar bisa memukul mundur dewa kehancuran sampai akhirnya nenekku kehabisan kekuatannya, tapi disaat itu juga kakekku segera memberikan darahnya yang membuat dia meninggal. Dan saat kakekku meninggal dunia, seluruh dunia sangat kacau karena dewa penyeimbang meninggal tapi karena waktu itu raja kegelapan yang dulu beserta ayahnya dan ayahku beserta aku masih memiliki kekuatan yang besar jadi kami masih bisa menyelamatkannya tapi ya mengembalikan seluruh dunia itu tidak semudah yang dikira, ayah raja kegelapan terdahulu dan ayahku meninggal karena luka yang serius maka dari itulah posisi kaisar langit aku yang memegangnya sampai sekarang dan raja kegelapan juga, ya tanpa aku duga ternyata raja kegelapan terkalahkan oleh Steven dan saat ini raja kegelapan diduduki oleh Steven" gumam Sony menatapku
"Walaupun kami berhasil mengembalikan dunia tapi tidak bisa seratus persen makanya banyak penghuni alam lain yang masih bisa berkeliaran di dunia manusia yang sebenarnya tidak diperbolehkan melewati batas dunia, dunia ini sangat amat kacau sampai akhirnya ibumu dua darah campuran menikah dengan manusia dan memiliki anak tiga darah campuran yaitu kamu. Saat kamu lahir dunia ini sedikit kembali seimbang. Itulah sebabnya aku selalu melarangmu melakukan apapun karena aku ingin menjagamu Sani karena aku tidak mau kejadian masa lalu tidak terulang lagi" gumam Sony serius
"Apa itu alasan kalian berdua menghidupkan aku kembali?"
"Ya benar, kamu permaisuriku. Aku tidak mau kehilanganmu lagi" gumam Sony pelan
"Hei dia permaisuriku ya" protes Steven kesal
"Dia milikku"
"Dia milikku"
"Hei dia milikku" protes Steven
"Hei kalian diamlah membuatku pusing tahu!!" protesku kesal
"Uhhuukk... Uuhhuukkk" suara batuk Sony yang membuatku sedikit khawatir dengan Sony
"Yah sepertinya waktu kita habis ma" desah ayah sedikit sedih
"Nak kamu harus jaga dirimu jangan mengecewakan ayah ibu ya, dan jaga mereka berdua ya walaupun mereka bersaing untuk mendapatkanmu tapi kamu harus menjaga mereka dua raja yang tampan itu ya" gumam ibu tersenyum kepadaku
__ADS_1
"Kami sangat menyayangimu ... Sani" ucap ayah senang dan tubuh ayah ibu menghilang di depanku
Setelah mendengarkan penjelasan ayah dan ibu, sejujurnya aku sangat terkejut dengan apa yang sesungguhnya terjadi. Kenapa mereka tidak mengatakannya dari awal, kalau ini sudah aku ketahui dari awal aku tidak akan memberikan darahku dan kekuatanku kepada Sony. Di masa lalu yang aku tahu hanyalah mengalahkan Steven untuk melindungi dunia tapi ternyata yang seharusnya dilindungi itu aku sebagai penyeimbang dunia