MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 102


__ADS_3

sepulang sekolah alena tidak langsung pulang ke rumah melainkan pergi ke butik tantenya alena ingin mengutarakan keinginannya yang ingin tinggal bersama tantenya dan alisya saat sudah sampai di butik alena bertanya lebih dahulu kepada pegawai butik apakah tantenya sedang berada di butik atau tidak walaupun butik tersebut milik tantenya tapi alena tidak bersikap seenaknya yang langsung masuk kedalam ruangan tantenya alena masih tahu sopan santun


mbak tante irma ada di dalam kan ucap alena kepada salah satu pegawai butik


ada mbak sedang berada di ruangannya mari saya antar ucap pegawai tersebut ramah kepada alena


semua pegawai butik memang sudah tahu jika alena adalah ponakan dari pemilik butik tempat mereka bekerja karena alena memang sering datang berkunjung ke butik


gak usah mbak biar saya sendiri yang ke sana lain kali panggil saya alena saja karena mbak lebih tua dari saya ucap alena ramah sambil tersenyum


baik mbak ucap pegawai tersebut


saya masuk ke dalam dulu ucap alena dan pegawai tersebut menganguk


alena pun naik ke lantai dua sedangkan pegawai tersebut kembali lagi dengan pekerjaannya semua pekerja di butik suka dengan sikap alena yang ramah dan sopan sikapnya tidak beda jauh dengan bos mereka


sebelum masuk ke ruangan tantenya alena mengetuk pintu terlebih dulu


tok


tok


tok


masuk ucap tante irma dari dalam ruangannya


ceklek


alena membuka pintu lalu masuk ke dalam terlihat tantenya sedang mengambar desain rancangannya di mejanya tante irma mendongak dan ternyata alena,yang datang


duduk len ucap tante irma karena alena masih berdiri di depan pintu


baik tan ucap alena sebelum duduk alena menutup pintunya lalu duduk di depan tantenya


tante sedang sibuk ya ucap alena


tidak juga memangnya kenapa apa kamu ada perlu dengan tante ucap tante irma lagi


aku ingin mengatakan sesuatu ucap alena


tante irma tidak bergeming menunggu apa yang akan di katakan ponakannya


tan akun ingin tinggal bersama tante di rumah papa ucap alena sambil menatap tantenya


tante irma tidak langsung menjawab dirinya masih memikirkan sesuatu sebelum mengiyakan permintaan ponakannya irma senang jika alena mau tinggal bersama tapi di sisi lain alena belum mengetahui tentang pernikahan alisya dan adrian bagaimana jika alena menayakan kebradaan alisya tidak mungkin dirinya akan mengatakan alisya sedang menginap di rumah temannya


tante baik - baik saja kan ucap alena karena tantenya hanya diam saja seperti memikirkan sesuatu


ah iya len ada apa ucap tante irma sedikit terkejut karena larut dalam fikirannya sampai tidak mendengar ucapan alena

__ADS_1


apa tante baik - baik saja ucap alena mengulang perkataannya


iya tante baik - baik saja ucap tante irma tatap bersikap tenang


jadi gimana sama yang aku bilang tadi apa tante setuju ucap alena


tante irma menghela nafas sebelum berbicara dan melegakan tenggorokannya sebelum bersuara


tentu saja tante senang kamu mau tinggal bersama tante karena sebenarnya tante juga ingin mengajak kamu untuk tinggal bareng tante ucap tante irma menjeda ucapannya


tapi apa alisya tahu kamu ingin tinggal di sana ucap tante irma


belum tan aku bilang ke tante dulu baru bilang ke alisya ucap alena


kapan kamu pindahnya ucap tante irma


secepatnya tan ucap alena


kabari tante jika kamu sudah akan pindah biar tante jemput ucap tante irma


pasti tan ucap alena senang karena akan tinggal bersama tantenya


tante irma juga senang dirinya harus mengatakan kepada alisya tentang alena yang akan pindah dan menyuruh alisya mengatakan tentang pernikahannya cepat atau lambat alena pasti akan tahu mau sekarang atau nanti itu sama saja bukan


🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟


sebelum turun untuk makan malam ponsel alisya berbunyi dan tertera nama tantenya di layar ponsel alisya mengambil ponselnya dan langsung mengangkatnya


( )


apa alena mau tinggal di rumah papa ucap alisya


( )


aku juga ingin memberi tahu alena tapi tidak sekarang ucap alisya


( )


bukannya aku tidak percaya padanya tapi cuma masih ragu untuk mengatakannya


( )


baiklah nanti aku fikirkan lagi ucap alisya


tut


setelah sambungan terputus alisya menaruh ponselnya di atas nakas dirinya merasa bingung apa dirinya harus jujur sekarang dengan alena jika dirinya dan adrian sudah menikah alisya memutuskan untuk turun ke bawah karena dirinya sudah di tunggu di meja makan untuk makan malam bersama


saat sudah sampai di meja makan mertua dan suaminya masih belum memulai makan malamnya karena dirinya belum hadir di meja makan alisya menjadi tidak enak karena membuat mereka harus menunggunya

__ADS_1


maaf lama soalnya tadi tante irma nelfon ucap alisya dengan senyum ramahnya


tidak apa - apa sayang karena kamu sudah datang kita mulai saja makan malamnya ucap nimas


nimas dan alisya mengambil makanan untuk suami mereka terlebih dahulu barulah mengambil makanan untuk diri sendiri sambil makan alisya memikirkan ucapan tantenya saat di telfon tadi meskipun hubungannya dan alena sudah membaik tapi entah kenapa dirinya masih bimbang dan ragu untuk jujur kepada alena tentang statusnya


dan itu di sadar oleh adrian yang merasakan jika alisya tidak seperti biasanya seperti ada yang tengah di fikirkan oleh istrinya


sayang apa kamu sedang memikirkan sesuatu ucap adrian sambil menoleh ke istrinya yang berada di sebelahnya


ucapan adrian membuat elang dan nimas juga menatap ke alisya


tidak ada ucap alisya


benarkah tapi aku merasa ada yang kamu tutupi ucap adrian lagi


jika sedang ada masalah akan lebih baik jika kamu mau cerita kepada adrian atau pada ayah atau bunda siapa tahu kita bisa membantu jangan sampai menjadi beban fikiran kamu gak baik buat kesehatan ucap nimas menasehati


benar apa yang di bilang bundamu masalah tidak akan selesai jika kamu hanya berdiam diri ucap elang


alisya menghembuskan nafas kasar mungkin dirinya harus cerita siapa tahu adrian dan mertuanya bisa memberikan solusi


tadi tante irma memberi tahu kalau alena mau pindah dia mau tinggal bareng tante irma dan tante irma nyuruh aku buat jujur kepada alena kalau aku udah nikah sama adrian ucap alisya


ketiganya mencerna ucapan alisya dan ketiganya tahu jika alisya sedang bingung antara ingin jujur atau tidak kepada alena , ketiganya tidak terkejut saat tahu alena akan pindah rumah karena alisya memang sudah mengatakan jika hubungannya dan alena sudah membaik ketiganya juga ikut senang mendengarnya mereka berharap tidak hanya alena yang berubah tapi juga anita tapi mungkin akan kecil kemungkinan


sayang apa kamu sudah percaya sepenuhnya terhadap kakakmu ucap nimas


alisya menganguk sudah bun ucap alisya


kalau sudah lalu apa yang membuat kamu tidak ingin memberitahunya padahal alena kakak kandung kamu ucap nimas lagi


aku juga gak tahu bun gak tahu kenapa masih ragu aja ucap alisya


apa kamu masih ragu jika alena tahu dia tidak bisa menerimanya karena alena pernah suka sama adrian ucap nimas


nimas memang tahu jika alena pernah menyukai.putranya karena putranya menjadi incaran para gadis di sekolah


mungkin ucap alisya


tapi dengan kamu memberitahu alena kamu akan tahu apa alena selama ini tulus atau tidak mungkin jalan satu - satunya agar kamu tahu alena sudah benar berubah atau hanya bersandiwara ucap nimas


ayah setuju dengan apa yang di bilang bundamu mungkin sudah saatnya kakakmu harus tahu kalau kamu sudah menikah ucap elang


aku juga setuju alena memang harus tahu secepatnya dari pada dia tahu dari orang lain kita tinggal cari waktu yang tepat untung mengatakannya ucap adrian


makasih atas sarannya ayah bunda dan kamu benar aku harus memberitahunya jika seandainya alena tidak tulus berubah setidaknya aku tahu dari awal jadi tidak akan membuat penyesalan nantinya ucap alisya


nimas elang dan adrian tersenyum semoga saja alenah benar - benar tulus dan tidak membuat alisya terluka saat tahu kebenarannya

__ADS_1


tidak beda jauh dengan suami dan mertuanya alisya juga berharap demikian karena dirinya sungguh tidak ingin terluka lagi


__ADS_2