
mobil adrian melaju di jalanan dengan kecepatan sedang membelah jalan ibu kota yang belum terlalu ramai dengan kendaraan karena masih pagi adrian tidak sendiri tapi juga dengan alisya istri cantiknya sejak semalam alisya sudah menyakinkan dirinya untuk jujur kepada alena mungkin ini jalan yang terbaik seandainya alena cuma pura - pura dirinya bisa tahu dengan cara ini
karena alisya tidak mau nantinya di saat dirinya sudah terlalu dalam percaya kepada alena lalu di kecewakan lagi oleh alena walau selama ini sikap dan perbuatan alena sudah sangat berubah tapi tidak tahu di dalam hatinya tapi besar harapan alisya jika alena benar - benar tulus kepadanya tanpa adanya menusuk dari belakang atau musuh di dalam selimut
sayang kapan kamu mau bilang ke alena kalau kita sudah menikah ucap adrian tanpa mengalihkan pandangannya
secepatnya kalau ada kesempatan mungkin hari ini ucap alisya sambil menoleh ke adrian
gak sekalian sama revan juga diakan juga belum tahu ucap adrian lagi
kalau revan kamu aja yang ngasih tahu kalian kan udah temenan dari kecil ucap alisya
oke ucap adrian
saat di restoran adrian memang belum mengatakan semuanya kepada revan karena ada irfan dkk tapi secepatnya adrian akan memberitahu ke revan
mobil adrian sudah sampai di parkiran sekolah keduanya pun turun dari mobil barengan dan tentu saja keduanya menjadi pusat perhatian meskipun sudah sering terlihat berangkat bersama tapi masih saja banyak yang ngliatin soalnya mereka masih gak terima kalau alisya yang bisa deket dengan adrian walau mereka mengakui kecantikan alisya jauh di atas mereka tapi yang namanya fans fanatik tatap gak terima
keduanya hanya acuh saja tanpa memperdulikan siswa siswi yang lain dan terus berjalan saat keduanya berjalan di koridor masih saja menjadi pusat perhatian sebenarnya alisya sangat tidak nyaman begini bahkan dirinya sering menolak.untuk di antar adrian ke kelas meski adrian selalu saja memaksanya tapi alisya menolak keras
selain tidak nyaman menurut alisya sangatlah lebay tapi berbeda dengan adrian karena menurutnya lumrah dan sering terjadi di kalangan remaja yang sedang jatuh cinta seperti mereka bisa di bilang adrian lebih bucin dari alisya tidak hanya bucin tapi juga posesif hanya saja adrian tidak terlalu memperlihatkan itu di lingkungan sekolah
saat sudah hampir dekat dengan kelasnya alisya menyuruh adrian agar tidak mengikutinya sampai kelas ini sering terjadi bahkan hampir setiap hari jika biasanya adrian akan menurut tapi tidak untuk sekarang adrian tatap ingin mengantar alisya sampai kelasnya
udah sampai sini aja kamu masuk aja ke kelas kamu aja ucap alisya
alisya dan adrian kini berhenti di koridor kelas alisya sudah berada di depan tinggal jalan lurus sedangkan adrian harus belok ke kiri untuk menujunya kelasnya
aku antar kamu sampai depan kelas dan gak ada penolakan ucap adrian
aku bisa sendiri udah kayak anak SD aja pake di antar segala lebay tahu ucap alisya
gak papa lebay istri sendiri dari pada aku lebay sama yang lain udah jangan membantah lagi aku tatap antar kamu ke kelas sekali - kali ucap adrian lirih tapi tegas tidak ingin di bantah
dan langsung mengandeng tangan alisya dan menarik tangannya sedangkan alisya hanya memutar bola matanya malas dan akhirnya memilih pasrah aja kalau udah begini adrian tidak bisa di bantah sama seperti kalau meminta jatahnya merengek seperti anak kecil yang meminta mainan
__ADS_1
alisya dan adrian berjalan sambil bergandengan tangan tapi tidak ada yang melihat karena kebetulan memang sedang sepi berbeda saat masih di depan tadi saat keduanya sudah sampai depan kelas bertepatan dengan dengan naila yang juga baru datang bersama kedua sahabatnya ketiganya berhenti di depan adrian dan alisya
jessi dan firli menatap tidak suka kepada alisya tapi tidak dengan naila meskipun dirinya tidak suka alisya dekat dengan pujaan hatinya tapi tidak memperlihatkannya ketiganya hanya menyapa adrian tanpa melihat ada alisya di sebelahnya
pagi kak ucap ketiga serempak
hm adrian hanya berdehem saja
aku kelas dulu ucap adria dan alisya menganguk
setelah mengantar alisya sampai depan kelas sekarang giliran adrian yang menuju ke kelasnya meninggalkan alisya dan naila dkk
manja banget sih loe ke kelas aja minta di anter ucap jessi ketus
pake gandengan segala lagi mau pemer loe ke semua orang biar iri sama loe karena bisa nempel sama kak adrian cih norak ucap firli sinis
sorry gue males ladenin loe berdua gak ada gunanya buang - buang waktu mendingan gue baca novel ucap alisya cuek lalu masuk ke kelas duluan
dasar belagu ucap ucap firli
siapa yang belagu ucap kayla yang baru datang bersama salsa dan tidak sengaja mendengar ucapan firli
tuh temen loe baru bisa deket sama kak adrian aja belagu gimana kalau udah pacaran ucap firli
emang udah pacaran kali gak cuma deket lagi ucap salsa tidak terima dengan ucapan firli
baru pacaran kak belum jadi istri selama masih belum ada ikatan yang sah kak adrian bukan milik siapa -siapa jadi masih bebas buat yang lain deketin ucap jessi
yang ada loe bertiga pinsan kalau liat kak adrian nikah sama alisya terutama loe yang di tengah ucap salsa lagi
siapin mental aja deh loe bertiga kali aja loe bertiga bakal denger pernikahan kak adrian dan alisya ucap kayla lalu masuk ke kelas di ikuti salsa
naila mengepalkan tangannya kupingnya terasa panas mendengar perkataan kayla dirinya semakin takut jika benar terjadi dan semoga aja tidak pernah terjadi saat ini mungkin.alisya yang bisa pacaran dengan adrian tapi siapa tahu aja suatu saat nanti dirinya yang bisa menikah dengan adrian
sungguh halu tinggkat dewa naila jadi pacarnya aja gak bisa apalagi istrinya tidak tahu saja naila jika adrian sudah tidak lajang lagi bahkan sudah bukan perjaka lagi
__ADS_1
sementara di bagian sekolah yang lain selly sedang bersama jovan dan seperti biasa membawa bekal untuk jovan tapi masih belum di berikannya sebelum memberikan bekalnya selly ingin bertanya lebih dulu selly menatap ke jovan yang berada di depannya
sedangkan jovan menatap datar gadis di depannya yang belum berkata apapun padahal tadi bilangnya mau tanya sesuatu dan dengan terpaksa jovan mengiyakan dan kini keduanya berada di belakang sekolah sesuai permintaan selly
loe mau tanya apa ucap jovan datar
selly menghela nafas sebelum bicara menetralkan debaran di jantungnya setiap kali bertemu dengan jovan
kak aku cuma mau tanya bekal yang selama ini aku kasih di makan atau di buang ucap selly
di makan tapi bukan gue yang makan tapi faris dan adam ucap jovan datar
selly sedikit lega karena ada yang memakan bekalnya tapi juga kecewa karena bukan jovan yang memakannya
memangnya kenapa apa bekal buatan aku gak enak ucap selly
gue juga gak tahu enak apa enggak gue gak makan.soalnya gue udah sarapan ucap jovan datar
udah itu aja ucap jovan lagi
masih ada satu lagi apa kakak ada perempuan lain yang kakak suka ucap selly lagi
itu bukan urusan loe mulai sekarang jangan ngangu gue lagi dan gak usah ngasih gue bekal lagi sorry gue gak suka sama loe dan loe bukan tipe gue ucap jovan dingin tegas dan penuh penekanan
DUAR
selly seperti mendengar petir di pagi hari mendengar perkataan jovan
sakit
itu pasti di mana lelaki yang dirinya perjuangkan dengan terangan - terangan mengatakan jika dirinya bukan tipenya apakah dirinya tidak pantas untuk di cintai apa dirinya salah jika ingin di cintai
tanpa memikirkan perasaan selly , jovan berlalu dari sana meninggalkan selly yang masih diam di tempat dengan kesedihannya sebenarnya jovan tidak ingi mengatakan itu dan dirinya tahu itu salah tapi mungkin dengan cara ini gadis itu tidak mengangunya lagi karena jujur saja jovan memang sangat tergangu kehidupannya jadi tidak tenang karena kehadiran selly
tes
__ADS_1
air mata jatuh dari pelupuk mata selly baru saja dirinya merasakan indahnya jatuh cintanya tapi harus terluka juga karena cinta seharusnya selly mendengarkan ucapan alisya pada saat itu dan kini baru merasakan menyesal setelah merasakan sakit