MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 116


__ADS_3

sepulang sekolah salsa selly kayla dan hana langsung bergegas ke rumah sakit tempat alisya dan alena di rawat hari ini mereka tidak bisa tenang di sekolah mereka merasa waktu sangat lama berputar mereka ingin segera melihat kondisi sahabat mereka terutama hana setelah mendengar sahabat karibnya mengalami koma sejak pagi dirinya tidak bisa fokus pada apapun kecuali pada sahabatnya dirinya ingin segera mendatangi sahabatnya untuk memberikan dukungan padanya agar bisa segera sadar karena selama ini memang hanya hana lah yang paling mengerti alena


tidak hanya keempat gadis itu saja Adrian dkk pun juga sama akan menjenguk kakak beradik itu saat istirahat tadi Adrian sudah mengatakan tentang kondisi alena dan alisya mereka juga sama terkejutnya tidak menyangka alena akan mengalami musibah sebesar itu meski dulu mereka sempat tidak suka pada sikap alena tapi mereka tetap peduli pada alena apalagi mereka satu kelas


saat hana dan yang lain tiba di parkiran rumah sakit bertepatan dengan Adrian dkk yang baru sampai lalu di susul naila dkk mereka pun bersama - sama masuk kedalam kecuali selly yang masih menunggu seseorang mereka ingin menjeguk alena terlebih dahulu baru menjenguk alisya sebelum masuk hana mengetuk pintu terlebih dahulu dan terdengar suara perempuan dari dalam menyuruh mereka masuk


tok


tok


tok


masuk ucap anita dari dalam


ceklek


hana membuka pintu lalu masuk kedalam di susul yang lain saat sudah masuk ke dalam terlihat hanya ada anita yang menunggu alena yang masih terbaring tidak sadarkan diri anita melihat kedatangan segerombolan anak muda itu naila langsung menghampiri maminya


mami di sini juga ternyata ucap naila yang memang tidak tahu jika anita ke rumah sakit


iya sayang sekarang gantian mami yang janggain kakak kamu ucap anita lembut pada putrinya


tante irma kemana mi kok gak keliatan ucap naila


tadi katanya mau keluar sebentar mungkin ke kantin ucap anita


hana salsa dan kayla memutar bola matanya malas melihat kedekatan ibu dan anak tapi bukan sedarah itu mereka jengah dengan sikap anita yang sangat jauh berbeda jika dengan putri kandungnya sendiri mereka tidak tahu apa yang membuat anita lebih menyayangi naila dari alena dan alisya yang jelas darah dagingnya sendiri


tidak berbeda dengan ketiga gadis itu Adrian juga dapat melihat mertuanya begitu menyayangi naila sedangkan dengan istrinya saja tidak apalagi kemarin mertuanya menampar istrinya jika tidak masih mengingat wanita itu lebih tua darinya Adrian ingin membalas rasa sakit yang sudah alisya rasakan Adrian tidak pernah main - main jika dirinya sudah bertekat jika, sekali lagi mertuanya kembali menyakit istrinya Adrian tidak akan tinggal diam karena keselamatan dan kebahagiaan alisya utama baginya


lalu anita menatap para anak muda yang sudah datang menjenguk putrinya


makasih ya kalian semua sudah mau datang menjenguk alena tante mau keluar dulu sebentar kalian bisakan di sini dulu sampai tante datang ucap anita Ramah sambil tersenyum

__ADS_1


bisa tan tante tenang aja kita bakal nunggu alena di sini ucap hana


baiklah tante keluar dulu mami keluar sebentar ya sayang ucap anita pada hana dan naila


iya mi naila ucap naila dan hana hanya menganguk


selepas anita keluar hana duduk di kursi dekat tempat tidur alena sedangkan salsa dan Kayla berdiri di sisi lain tempat tidur berhadapan dengan hana , naila dkk duduk di sofa sementara para cowok berdiri tidak jauh dari sofa


len loe harus kuat ya buat gue dan juga buat tante loe dan alisya gue gak bisa bayangin betapa hancurnya mereka kalau sampai loe gak sadar lagi gue bakal dateng tiap hari buat nyemangatin loe gue harap loe cepat sadar ucap hana sambil mengengam tangan alena


hana tidak kuasa menahan air matanya hingga akhirnya jatuh juga ke pipi dirinya juga merasakan kesedihan sahabatnya alena yang selalu terlihat tangguh dan selalu kuat tapi sebenarnya hatinya sangat rapuh tapi tidak pernah memperlihatkannya selain kepadanya


loe masih inget kan dulu gue pernah janji gue bakal ada buat loe dengerin keluh kesah loe dan sekarang gue bakal buktiin janji itu gue akan selalu ada buat loe gue gak bakal ninggalin loe sampai kapan pun sampai loe dapetin kebahagiaan loe ucap hana


hana masih mengingat awal pertemuannya dengan alena yang tidak mudah di dekati tapi tidak membuat hana menyerah dirinya terus saja berusaha mendekati alena sampai alena mau bersahabat dengannya hingga usahanya pun berhasil akhirnya alena mau berteman dengannya dan perlahan mulai percaya padanya seiring berjalannya waktu alena menceritakan semua kehidupannya hana sangat terkejut mendengarnya dan sejak saat itulah hana berjanji akan selalu ada buat alena akan selalu ada saat di butuhkan dan hana menepati janjinya pada alena sampai sekarang menjadi tempat sandaran untuk alena di saat mendapatkan kesedihan


sementara yang lain hanya diam dan mendengarkan saja mereka bisa merasakan ketulusan hana pada alena bahkan membuat salsa dan Kayla terharu karena keduanya juga tidak berbeda dengan hana


di saat hana akan kembali melanjutkan ucapannya ada yang mengetuk pintu dan membuat mereka mengalihkan pandangan ke pintu


tok


tok


tok


masuk aja pintu gak di kunci ucap faris


ceklek


saat pintu sudah terbuka muncul lah selly dan irfan dari balik pintu yang baru datang yah orang yang di tinggu oleh selly adalah irfan tadi saat jam istirahat irfan mengirim pesan kepada selly dan selly memberi tahu irfan jika alena dan alisya di rawat di rumah sakit dan irfan pun juga ingin ikut menjenguk keduanya setelah menutup pintu keduanya menghampiri tempat tidur alena


gimana keadaan kak alena udah ada tanda - tanda mau sadar ucap irfan

__ADS_1


belum ucap hana


kok loe bisa tahu fan kak alena di rumah sakit ini


gue tahu dari selly gua kaget pas selly bilang kak alena koma makanya gue juga ikut ke sini ucap irfan


kak alena kapan kecelakaannya ucap irfan lagi


kemarin dan gua sudah mencari tahu penyebab kecelakaannya ternyata alena menerobos lampu merah ucap Adrian


memang kemarin sebelum datang kerumah sakit Adrian terlebih dahulu mencari tahu penyebab kecelakaan yang di alami alena setelah mendapat kabar dari bundanya selain dari para saksi Adrian juga melihat rekaman cctv karena memang di tempat kejadian terjadinya kecelakaan di pasang cctv


gak mungkin alena menrobros lampu merah begitu aja tanpa ada sebabnya gue yakin pasti ada sesuatu yang membuat alena melakukan itu karena alena gak secroboh itu ucap hana yang sudah menghadap ke Adrian dkk


gua setuju sama loe kak orang gak bakalan nglakuin hal segila itu dalam keadaan baik - baik aja kecuali orang itu sedang banyak fikiran sampai hilang fokusnya ucap kayla


bisa jadi kak alena lagi ada masalah terus gak fokus deh bawa mobilnya ucap salsa


apa yang kalian bilang memang masuk akal lagi pula gak mungkin kan alena sengaja ingin kecelakaan itu terjadi kecuali orang gila atau depresi yang pengen mati ucap revan


hana beralih melihat naila yang hanya diam saja siapa tahu naila mengetahui sesuatu


nai apa loe tahu yang di alami alena sebelum kecelakan ucap hana


naila menganguk sebenarnya naila tidak ingin mengatakannya karena tidak ingin maminya di salahkan tapi jika dirinya bilang tidak tahu belum tentu hana dan yang lain percaya


sepulang kak alena dari rumah tante irma kak alena bilang ingin tinggal bareng sama tante irma tapi mami gak bolehin dan akhirnya keduanya berdebat setelah itu kak alena pergi gak tahu kemana ucap naila


sudah gue duga tante anita ada di balik semua ini ucap emangnya apa salahnya sih kalau alena mau tinggal bareng tantenya kan masih keluarganya ucap hana


tante anita pasti ada, alasannya kenapa gak ngasih izin ucap irfan


sudahlah percuma saling menyalahkan juga sudah terjadi ucap Adrian

__ADS_1


anita pun akhirnya kembali lagi dan setelah anita kembali mereka semua pamit karena akan menjenguk alisya tapi sebelum sampai di ruangan alisya, Adrian berpesan untuk tidak mengatakan jika alena sedang koma karena alisya belum tahu karena keadaan alisya yang belum sembuh total


__ADS_2