
hingga sore menjelang alisya belum sadar juga dan tanpa ada rasa bosan Adrian masih menunggunya bahkan sesekali Adrian mengajak alisya berbicara walau Adrian tidak tahu apakah istrinya bisa mendengar atau tidak tapi Adrian berharap istrinya bisa segera sadar karena melihat keadaan istrinya seperti sekarang ini membuat Adrian juga terluka
beberapa saat lalu bundanya menghubunginya untuk menanyakan keadaan alisya sekaligus memberi tahu jika alena mengalami koma Adrian sedikit terkejut mendengarnya bagaimana jika nanti setelah sadar alisya menanyakan kondisi kakaknya atau ingin bertemu Adrian bingung harus menjawab apa jika dirinya berkata jujur dirinya takut berpengaruh pada kesehatan istrinya
apa sangat nyaman tidurnya sampai buat kamu tidak ingin bangun ucap Adrian
terdengar helaan nafas berat dari cowok itu Adrian menyadarkan punggungnya lalu memejamkan matanya berharap saat ia membuka matanya alisya sudah sadar
jari gadis itu mulai bergerak lalu perlahan mata gadis itu juga mulai terbuka saat matanya sudah benar - benar terbuka alisya melihat ruangan dengan tembok berwarna putih alisya baru teringat kejadian tadi saat anita menampar nya hingga membuatnya berlarian di koridor lalu dirinya tidak sengaja menabrak orang dan mendengar suara suaminya setelah itu dirinya sudah tidak ingat lagi apa yang terjadi dan alisya juga baru ingat jika sebelumnya sedang berada di rumah sakit itu berarti sekarang dirinya masih berada di rumah sakit
lalu alisya teringat dengan suaminya di mana dia sekarang alisya mengalihkan pandangannya ke samping dan terlihat suaminya duduk di kursi sebelah tempat tidurnya dengan mata terpejam dan tangannya bersedekap dada alisya tersenyum tipis melihat suaminya berada di sampingnya selama ini kehidupannya menjadi lebih berwarna semenjak kehadiran suaminya dalam hidupnya
alisya merasa beruntung telah di jodohkan dengan Adrian di usianya yang masih sangat muda tapi sudah sangat bertanggung jawab menerimanya tanpa ada rasa terbebani alisya merasa bersyukur memiliki suami yang tidak hanya tampan tapi juga sangat baik dan selalu ada untuknya
sayang ucap alisya lirih
tapi masih terdengar samar - samar oleh Adrian yang ketiduran awalnya dirinya memang hanya ingin memejamkan mata saja tapi ternyata malah ketiduran karena Adrian masih belum membuka matanya alisya memanggil suaminya lagi
sayang ucap alisya masih dengan suara lirih karena masih belum memiliki tenaga untuk bersuara lebih keras kepalanya memang sudah tidak pusing tapi badannya masih terasa lemas wajahnya pun masih sedikit pucat
Adrian kembali mendengar suara alisya lalu Adrian mulai membuka matanya dan pemandangan yang dilihatnya pertama kali adalah wajah istrinya yang masih sedikit pucat Adrian tersenyum melihat alisya sudah sadar dirinya merasa senang
sayang kamu sudah sadar maaf aku ketiduran jadi gak tahu kamu udah bangun kamu udah lama bangunnya ucap Adrian lalu mengegam tangan alisya
alisya mengeleng belum aku juga baru bangun ucap alisya sambil tersenyum
ada yang kamu inginkan atau mau makan sesuatu ucap Adrian menawari
alisya kembali mengeleng aku masih belum mau makan badanku masih terasa lemas ucap alisya
biar aku panggilkan dokter agar memeriksa mu ucap Adrian dirinya tidak mau kesehatan istrinya semakin memburuk
tidak perlu dengan kamu berada di sini sudah lebih dari cukup bagiku ucap alisya
baiklah aku akan selalu di sini menemanimu ucap Adrian lalu mengusap puncak kepala alisya dan mengecup kening istrinya
__ADS_1
jika ingin sesuatu katakan saja padaku ucap Adrian dan alisya menganguk
beberapa saat kemudian datanglah elang dan Nimas sambil membawa baju ganti untuk putra dan menantunya tidak lupa membawakan makanan dan buah - buahan tadi saat istrinya memberi tahu jika alena mengalahkan kecelakaan elang tidak bisa langsung datang karena ada pertemuan penting setelah selesai elang menghubungi istrinya untuk menanyakan kondisi alena dan saat itu juga nimas memberi tahu suaminya tentang kondisi alisya dan menyuruh suaminya membawakan baju ganti dan makanan tentu saja elang langsung mengiyakan dan bergegas menuju rumah sakit karena sudah khawatir dengan kondisi menantunya
ceklek
pintu ruangan alisya terbuka dan terlihat elang dan nimas muncul dari balik pintu Adrian dan alisya mengalihkan pandangan ke pintu saat ada yang membuka pintu dan teryata ayah dan bundanya yang datang keduanya pun tersenyum begitu juga dengan elang dan nimas yang juga tersenyum nimas merasa lega melihat alisya sudah sadar karena tadi pada saat dirinya menghubungi putranya alisya masih belum sadar
kamu sudah sadar nak bagaimana kondisi kamu ucap nimas sambil meletakkan makanan di nakas tempat tidur sedangkan elang menaruh tas yang berisi baju di sofa yang ada di ruangan itu
sudah lebih baik bun ucap alisya
kamu sudah makan bunda bawakan makanan buat kamu makan sebelum minum obat tadi bunda sudah membelinya di apotik bunda sarankan lebih baik kamu di rawat dulu di sini sampai kondisi kamu benar - benar membaik ucap nimas
iya bun aku nurut aja ucap alisya
nak kamu jangan terlalu memikirkan alena ayah yakin jika dia akan baik - baik saja dan bisa seperti sedia kala nasehat elang yang sudah mengetahuinya jika alena sedang koma
ucapan ayahnya seketika membuka alisya teringat dengan alena hampir saja dirinya lupa jika ayahnya tidak mengingatkan
karena seingatnya tadi alena masih di tangani oleh dokter dan sekarang alisya tidak tahu keadaannya sekarang
sayang kamu tenang dulu ya alena baik - baik saja untuk saat ini kamu sabar dulu buat ketemu sama dia kalau kamu sudah membaik baru ketemu dengan alena ucap Adrian
iya nak benar apa kata suamimu kamu harus sehat terlebih dahulu sebelum ketemu kakakmu jika kamu kesana dengan kondisi kurang sehat alena pasti sedih dan bisa membuat kondisinya menurun jadi sekarang jangan terlalu banyak fikiran agar lekas sembuh terang Nimas
tidak ada yang kalian sembunyikan dariku kan ucap alisya yang masih kurang merasa yakin
maaf ayah sudah membuat kamu khawatir ayah hanya ingin kamu cepat sembuh agar bisa menemani alena yang pasti sangat membutuhkan kamu ucap elang
dirinya tidak tahu jika alisya belum mengetahui jika alena sedang koma
ayah tidak salah aku saja yang terlalu mencemaskan kondisi alena kalian benar aku harus segera sehat agar bisa merawatnya kasihan tante irma sendiri yang merawatnya pasti melelahkan ucap alisya
meski merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan alena tapi alisya lebih memilih menuruti mertua dan suaminya jika sudah sembuh dirinya bisa memastikan sendiri tentang kondisi alena
__ADS_1
untuk saat ini mereka memilih tidak memberi tahu alisya jika alena sedang koma demi kesembuhan alisya agar segera sehat mereka tidak ingin kesehatan alisya kembali menurun jika mendengar kakaknya sedang koma
tidak lama kemudian datanglah tante irma yang ingin memastikan kondisi alisya dalam keadaan baik - baik saja
ceklek
pintu ruangan kembali di buka semua melihat kearah pintu dan terlihat irma yang baru datang setelah menutup pintu irma mendekat ke tempat tidur alisya
Adrian beranjak dari duduknya dan mempersilahkan tante irma duduk setelah duduk tanpa irma mengengam tangan alisya dan bertanya tentang kondisinya
bagaimana keadaan kamu sayang apa ada yang sakit ucap tante irma lembut penuh kasih sayang
tidak ada tan aku hanya butuh istirahat saja mungkin agar tenagaku kembali lagi dan tidak lemas ucap alisya
maafin tante ya sya yang tidak bisa menahan mamamu agar tidak menyakitimu tante juga tidak menyangka jika anita akan menamparmu ucap tante irma merasa bersalah
sudahlah tan tidak perlu di ungkit lagi aku sudah melupakannya ucap alisya
walau terlihat baik - baik saja tapi tidak ada yang tahu jika batinnya sakit teringan akan hal itu
oh ya gimana sama kak alena sekarang dia bisa sehat lagikan ucap alisya
iya alena pasti bisa seperti dulu lagi kita harus banyak berdoa untuk kesembuhan alena ucap tante irma
sama dengan besannya irma juga tidak ingin memberi tahu alisya sekarang nanti saja jika alisya sudah kembali sehat
untuk sekarang tante harus sendiri merawat kak alena tapi kalau aku udah sehat lagi aku pasti bantuin tante merawat kak alena aku janji tan ucap alisya
untuk saat ini fikirkan kesehatan kamu dulu tante masih bisa merawat alena sendiri kamu tidak perlu khawatir kamu haru, cepat sembuh dulu nasehat tante irma
iya tan ucap alisya
biar cepat sembuh kamu makan dulu terus minum obat baru istirahat lagi ucap nimas
alisya menurut saja dirinya makan dengan di suapin tante irma setelah selesai makan alisya harus minum obat tidak lama alisya pun tertidur mungkin karena pengaruh obatnya sedangkan tante irma kembali ke ruangan alena lagi sedang elang dan nimas pulang dan akan kembali lagi besok dan malam ini Adrian yang akan menunggu istrinya
__ADS_1