
bell pulang sekolah telah berbunyi hari ini rencananya mereka berlima akan pergi ke mall bersama setelah selesai membereskan buku mereka,berlima menuju parkiran namun baru saja keluar dari kelas ada pesan masuk ke ponsel alisya
ting
ketos sok tampan
hari ini bunda mau ketemu
sama loe di rumah gue
tunggu loe di parkiran
setelah membaca pesan dari adrian dirinya menjadi tidak enak dengan para sahabatnya karena tidak jadi ikut ke mall tapi dirinya tidak mungkin menolak untuk bertemu calon mertuanya dan itu membuat dirinya berhenti berjalan dan hanya diam di tempat dan membuat yang lain merasa heran
loe kenapa sya kok berhenti emang siapa yang ngirim pesen ucap salsa dirinya dan yang lain juga ikut berhenti
gaes sorry kayak gue gak bisa ikut ke mall mungkin lain kali ucap alisya
yah kok gitu sih sya masa loe gak ikut ucap selly cemberut
ada apa,sih sya loe lagi ada masalah ucap kayla
sorry tadi tante gue ngasih tahu katanya ada acara mendadak dan nyuruh gue nemenin ucap alisya yang berbohong
oke kalau gitu kalau loe gak ikut kita perginya lain kali aja ucap salsa
kenapa,harus di batalin sih kalian pergi aja berempat ucap alisya yang merasa tidak enak
kalau gak ada,loe gak seru sya kan biasanya kita selalu bareng ucap kayla
tapi kalau loe berdua mau ke mall pergi aja ucap salsa ke selly dan naila
lain kali aja deh bareng kalian gak papakan nai kita gak jadi pergi ke mall hari ucap selly
naila yang hanya diam saja akhirnya menganguk dirinya sedikit kecewa karena tidak jadi ke mall hanya karena alisya yang tidak ikut
karena hari ini kita gak jadi ke mall kalian pulang aja,dulu gue mau nungguin tante gue katanya sih tadi mau jemput gue ucap alisya yang berbohong lagi
terus mobil loe gimana ucap salsa
nanti di ambil sopir tante gue ucap alisya
ya udah kita duluan ya ucap kayla dan alisya hanya menganguk
setelah memastikan para sahabatnya pergi dan semua murid juga sudah tidak ada barulah alisya pergi ke parkiran dan ternyata adrian sudah menunggu dirinya
sorry gue lama ucap alisya
hm yang hanya di jawab deheman oleh adrian saat adrian akan masuk ke mobil alisya juga masuk ke mobilnya,sendiri tapi terhenti karena adrian
masuk ke mobil gue ucap adrian datar
pake mobil sendiri sendiri aja deh nanti gue pulang gimana kalau mobil gue tinggal
gue udah suruh sopir buat ngambil mobil lo nanti gue anter kalau pulang ucap adrian datar
oke kalau gitu ucap alisya yang langsung masuk kemobil dan duduk di sebelah adrian dan akhirnya adrian melajukan mobilnya menuju rumahnya
dan tidak lama kemudian mereka berdua telah sampai di rumah yang megah nan mewah saat turun dari mobil alisya kagum dengan rumah tersebut tidak menyangka kalau rumah keluarga adrian lebih besar dari rumah yang lain di kompleks tersebut
saat sampai di depan pintu ternyata nimas sudah menunggu mereka dan langsung memeluk calon menantunya
putri bunda sudah datang ucap nimas sambil tersenyum bunda udah nunggu kamu dari tadi ucap nimas lagi
__ADS_1
maaf bunda alisya baru bisa datang karena banyak tugas dari sekolah ucap alisya
tidak apa apa yang penting kamu sudah mau datang hari ini ya sudah lebih baik kita ngobrol di dalam ucap anita
kedua perempuan beda generasi itu pun masuk kedalam rumah meninggalkan adrian sendiri di luar adrian yang merasa di abaikan oleh bundanya karena,kedatangan seorang gadis yang berstatus tunangannya hanya mengelengkan kepala dan masuk ke dalam rumah dan langsung ke kamarnya
sementara di ruang tamu nimas dan alisya saling bertukar cerita keduanya bisa langsung akrab karena memang nimas dari dulu mengiginkan seorang putri sedangkan alisya seperti mendapatkan seorang ibu kembali karena nimas begitu baik kepadanya sudah lama dirinya tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu dan kini dirinya,kembali merasakan dari calon mertuanya
setelah saling bertukar cerita nimas akan pergi ke dapur memasak untuk makan malam
sya bunda tinggal sebentar ya bunda mau nyiapin makan malam ucap nimas
alisya yang mendengar itu juga ingin ikut membantu
boleh alisya bantu bun ucap alisya
boleh dong sayang bunda malah seneng kalau kamu mau bantu ucap nimas
kedua perempuan beda generasi itu pun pergi ke dapur untuk memasak yang juga ada di bantu beberapa pembantu
bun rumah ini besar banget yah terus juga rapi dan bersih ucap alisya
karena di sini banyak pelayan yang membersihkan dan merapikan semua bunda udah tua sya udah gak kuat kalau melakukan sendiri ucap nimas dan di angguki oleh alisya
setelah semua makanan sudah matang mereka pun menatanya,di meja makan dan tinggal menunggu elang pulang untuk makan malam.bersama
sekarang sambil nunggu ayah pulang lebih baik kamu istirahat di kamar adrian kamu pasti lelah setelah pulang sekolang langsung ke sini dan membantu bunda memasak ucap nimas
alisya seneng bisa bantu bunda jadi gak berasa lelahnya ucap alisya
tapi kamu harus tetap istirahat ayo bunda antar ke kamar adrian ucap nimas dan alisya mengikuti calon mertuanya
ini kamar adrian kamu bisa itirahat di sini ucap nimas sesampainya mereka di depan pintu
sudah kamu istirahat saja di sini nanti nantinya kamu juga akan tinggal di sini dan satu kamar dengan adrian jadi harus di biasakan dari sekarang ucap nimas
setelah itu nimas turun ke bawah meningalkan alisya sendiri di depan pintu kamar adrian
alisya sedikit ragu untuk masuk tapi dirinya memberanikan diri untuk masuk ke kamar adrian
saat sudah masuk ke dalam alisya merasa nyaman dan kagum dengan kamar tunangannya itu karena lebih luas dari kamarnya rapi untuk kamar cowok dan wangi mint seperti parfum yang adrian pakai
tapi dirinya tidak melihat adrian di kamarnya
kemana tuh orang apa sedang keluar ucap alisya tapi bagus deh kalau tuh cowok gak ada jadi gue bisa istirahat di sini ucap alisya lagi
tapi baru saja alisya duduk di kasur terdengar suara pintu kamar mandi terbuka yang ternyata adrian yang baru selesai mandi
ceklek
dan terlihatlah adrian yang keluar dari kamar mandi dengan kaos dan celana pendek dan rambut berantakan tapi tidak mengurangi ketampanannya dan terlihat lebih cool
deg
entah kenapa jatung alisya berdetak lebih cepat dari biasanya ini untuk pertama kali jantungnya seperti ini karena melihat cowok tampan di depannya
tanpa sadar alisya,melihat adrian tanpa berkedip hingga akhirnya dirinya tersadar karena adrian
ngapain loe ke sini ucap adrian datar
alisya yang baru sadar langsung memalingkan wajahnya,dan merutuki dirinya yang hampir terpesona,oleh adrian
ngapain loe ke sini ucap.adrian lagi
__ADS_1
belum.sempat alisya menjawab sudah ada yang mengetuk pintu dan terdengar suara bunda nimas yang menyuruh mereka turun untuk makan malam
tok
tok
tok
alisya adrian ayo kita makam malam ayah sudah menunggu di bawah ucap bunda nimas
iya bun sebentar lagi kita turun ucap alisya.
ya,sudah tapi jangan lama ucap bunda nimas
sudah tidak terdengar lagi suara bunda nimas itu berarti bunda nimas sudah turun
alisya beranjak dari duduknya dan menuju ke pintu untuk keluar sebelum membuka pintu dirinya menjawab ucapan adrian
gue tadi di suruh bunda buat manggil loe untuk makan malam ucap alisya yang berbohong padahal dirinya,di suruh untuk istirahat
dan hanya di angguki oleh adrian dan akhirnya keduanya,turun untuk makan malam.saat sudah sampai meja makan sudah ayah elang dan bunda nimas yang menunggu dan akhirnya mereka makan dengan elang yang bertanya,ke alisya
bagaimana,kabar kamu sya ucap elang sambil tersenyum
baik yah ucap alisya sambil tersenyum juga
lalu hubungan kamu sama adrian bagaimana baik juga kan ucap elang lagi
alisya diam dia bingung harus bilang apa karena hubungannya dengan adrian masih seperti biasanya
nimas yang melihat alisya,diam langsung paham
sudah yah jangan di tanya begitu untuk saat ini mungkin keduanya belum terlalu dekat tapi setelah menikah nanti meraka pasti bisa dekat ucap nimas
setelah itu hanya ada keheningan hingga makan malam selesai setelah selesai makan adrian naik menuju kamarnya sedangkan elang nimas dan alisya duduk di depan tv karena sudah malam alisya pamit untuk pulang
yah bun alisya pamit pulang dulu udah malam ucap alisya
kalau begitu pulangnya,di antar sama adrian karena tidak baik perempuan pulang sendiri ucap bunda nimas dan di angguki oleh alisya
tidak lama kemudian adrian turun dengan memakai jaket dan kunci mobil di tangannya
elang dan nimas mengantarkan alisya sampai depan dan sampai mobil adrian tidak terlihat
sementara di dalam mobil hanya,ada keheningan sama seperti tadi siang tidak ada,yang memulai berbicara karena,tidak tahan hanya,diam saja akhirnya alisya mulai bertanya ke adrian
loe kenapa setuju sama perjodohan ini sih padahal loe gak suka ke gue
loe sendiri kenapa menerima perjodohan ini loe kan juga,gak suka ke gue ucap adrian yang malah balik bertanya
karena gue gak mau buat tante gue kecewa apalagi ini permintaan terakhir dari mendiang papa ucap alisya
gue gak bisa menolak perjodohan ini kalau gue tolak juga percuma ayah sama bunda pasti maksa,gue terus ucap adrian
setelah itu hanya ada keheningan hingga sampai tujuan makaih ucap alisya tanpa menunggu jawaban alisya langsung turun dan masuk ke dalam rumah sedangkan adrian langsung meninggalkan rumah alisya untuk kembi ke rumah
sementara di tempat lain naila duduk di balkon kamarnya semenjak kehadiran alisya dan kedua sahabatnya,naila merasa ada yang berbeda saat di sekolah untuk saat ini dirinya masih akan bersahabat dengan mereka tapi tidak tahu nanti jika,apa yang di takutkan terjadi
tidak ingin pusing dengan semua itu naila mengambil ponselnya dan melihat foto sang pujaan hatinya seorang pria yang telah mencuri hatinya dari pertama,dirinya,masuk ke sma merdeka mandiri apalagi semenjak dirinya masuk anggota di tambah interaksinya selama kegiatan osis membuat rasa cinta itu semakin berkembang di dalam hatinya naila berharap pujaan hatinya juga memiliki rasa yang sama,kepada dirinya
kak adrian kapan aku bisa di samping kakak ucap naila sambil membayangkan dirinya menjadi milik adrian
aku berharap suatu saat nanti kita bersama tidak hanya sekedar pacaran tapi kita berdua bisa sampai menikah dan memiliki anak selalu bersama sampai kita,tua nanti ucap naila lagi setelah mengatakan itu dirinya masuk ke kamar untuk tidur karena,sudah malam
__ADS_1