MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 37


__ADS_3

setelah acara pernikahan selesai kini semuanya tengah istirahat di hotel memang mereka akan bermalam di hotel karena besok hari minggu tidak terkecuali ketiga sahabat alisya


selly juga ikut menginap di hotel karena tahu papanya akan keluar kota untuk perjalan bisnis tadi tidak berbeda,jauh dari kedua sahabatnya alisya meminta dirinya, untuk merahasiakan pernikahannya selly seperti masih tidak percaya kalau alisya sudah menikah kemarin malam di saat papanya baru pulang dari kantor mengatakan bahwa akan menghadiri pernikahan anak sahabatnya dan menawari dirinya untuk ikut selly pun setuju karena hari sabtu sekolah libur karena semua guru ada keperluan awalnya dirinya ingin main ke rumah naila tapi ternyata sahabatnya ada acara keluarga dan di saat sudah sampai di tempat di adakan acara dirinya dan papanya di sambut oleh elang dirinya tahu kalau elang adalah ayah dari adrian dirinya menerka nerka siapa yang menika bukannya adrian adalah anak tunggal sama seperti dirinya ketika acara akan di mulai di kaget melihat pria yang duduk di depan penghulu adalah adrian dan di saat alisya sudah datang dan duduk di depan penghulu selly makin terkejut di sana juga ada kedua sahabatnya dirinya terus memastikan bahwa yang di lihat tidak salah dan ternyata benar yang menikah alisya dan adrian


tapi yang masih ada di fikirannya dari awal acara sampai selesai tidak terlihat kedua orang tua alisya yang ada hanya kedua orang tua adrian dan wanita paruh baya yang dirinya baru tahu itu tantenya memang dirinya belum pernah main kerumah sahabatnya mungkin dirinya bisa bertanya nanti atau besok


alisya tengah duduk di tepi tempat tidur dirinya tengah membalas pesan dari revan memang revan sering mengirimnya pesan untuk menayakan hal kecil sedangkan adrian berada di kamar mandi untuk membersihkan diri tidak lama kemudian pintu kamar mandi terbuka dan terlihat adrian yang keluar dari kamar mandi yang sudah mengunakan pakaian


ceklek


alisya menoleh lalu meletakan ponsel di nakas dekat tempat tidur kemudian mengambil pakaian dari koper dirinya juga akan segera mandi karena badanya juga sudah lengket alisya melewati adrian begitu saja yang tengah menyisir rambutnya langsung masuk kamar mandi


begitu pun dengan adrian yang tetap menyisir rambut tanpa menoleh ke alisya karena keduanya masih harus membiasakan diri untuk tinggal bersama bahkan tidur satu kamar


setelah selesai menyisir rambut dan memakai minyak wangi adrian akan keluar sebentar untuk mengecek cafenya sebelum keluar kamar adrian mengambil kunci mobilnya yang berada di nakas dekat dengan ponsel aliaya bertepatan dengan itu ada pesan masuk ke ponsel alisya awalnya adrian acuh saja tapi saat melihat nama yang tertera di ponsel membuatnya menatap ke ponsel istrinya


sahabatnya mengirim pesan ke istrinya dan itu memperkuat dugaan adrian bahwa sahabatnya menyukai istrinya dirinya ingin membuka pesan tersebut tapi di urungkan lebih baik dirinya diam dan memantau sejauh mana hubungan keduanya akhirnya,adrian pun keluar


alisya pun keluar dari kamar mandi tapi dirinya tidak mendapati adrian di kamar


kemana dia apa keluar ucap alisya mungkin adrian sama seperti dirinya belum terbiasa dan masih canggung alisya tidak terlalu memikirkan kemana adrian


terdengar pintu kamarnya di ketuk saat membuka pintu terlihat ketiga,sahabatnya berada di luar dan berdandan rapi seperti mau keluar


loe bertiga,mau kemana ucap alisya


sya keluar yuk bentar mumpung belum terlalu malam ucap salsa


sorry sya,kalau kita ngangu loe sama kak adrian gue udah peringatin tapi salsa maksa aja ucap kayla yang merasa tidak enak begitupun dengan selly tapi tidak dengan salsa karena menurutnya tidak mungkin jam segini alisya dan adrian akan melakukan malam pertama


enggak kok gak ngangu bentar ya gue siap siap dulu ucap alisya dan di angguki oleh ketiganya tidak lama kemudian alisya keluar dari kamar dengan pakaian rapi dan make up tipis terlihat cantik dan natural


kita izin dulu sama bunda dan tante sebelum keluar ucap alisya dan di angguki kembali oleh ketiga sahabatnya


saat sudah sampai di depan pintu kamar mertuanya,alisya pun mengetuk pintu dan pintu terbuka nimas melihat ke empat gadis cantik berpakaian rapi nimas tahu pasti menantu dan sahabatnya akan keluar


kalian mau keluar ucap bunda nimas sambil tersenyum


iya bun bolehkan keluar sebentar ucap alisya


iya boleh tapi pulangnya jangan kemalaman ucap bunda nimas mengingatkan


oke bun nanti kalau tante irma nayain bilang aja kita keluar sebentar ucap alisya


nimas pun menganguk sebelum menantunya pergi dirinya memberi tahu kalau adrian sedang ada urusan sebentar


oh ya sya tadi adrian bilang ke bunda sedang ada urusan di luar ucap bunda nimas dan alisya pun menganguk


setelah berpamitan ke empat gadis cantik pun bergegas keluar ke empat memilih mengunakan mobil bersama akhirnya mereka mengunakan mobil kayla dan kayla sendiri yang meyetir salsa duduk depan sedang selly dan alisya duduk di belakang sepanjang perjalanan hanya ada keheningan hingga suara selly terdengar yang bertanya ke alisya


selly ingin bertanya yang ada di fikirannya sedari tadi sya aku boleh tanya sesuatu ucap selly sambil menghadap ke alisya yang melihat keluar jendela


alisya pun menoleh sedangkan salsa dan kayla mendengarkan dari depan


loe mau tanya apa ucap alisya dirinya menunggu apa yang akan di tanyakan oleh selly


selama pernikahan kamu dari awal sampai selesai kenapa orang tua kamu gak keliatan ucap selly penasaran

__ADS_1


mendengar itu alisya hanya diam sedangkan salsa dan kayla saling pandang melihat alisya hanya diam membuat selly heran apa dirinya salah bertanya


salsa yang paham akan sahabatnya berusaha mengalihkan pembicaraan sel tapi terhenti karena ucapan alisya


mungkin gue bisa sedikit tentang keluarga gue ucap aliaya setelah hanya diam


bokap gue udah meninggal dan yokap gue udah nikah lagi kebetulan yokap gue hari ada urusan ke luar kita jadi gak dateng ucap alisya tetap terlihat meskipun dirinya kecewa dengan ibunya yang tidak ke pernikahannya


selly merasa tidak enak karena dapat di lihat olehnya ada kesedihan di mata sahabatnya ketika bercerita


sorry sya udah buat kamu sedih ucap selly sambil menunduk


loe gak perlu minta maaf gue udah biasa ucap alisya lagi sambil tersenyum ke selly


setelah itu hanya ada keheningan sampai tempat tujuan ke empatnya memutuskan untuk ke cafe tokrongan mereka cafe yang selalu ramai oleh pelanggan selain makanannya yang enak tempatnya juga nyaman di tambah ada band di cafe tersebut


sebenarnya cafe tersebut adalah cafe adrian yang sudah di dirikan sejak masih kelas10 tidak ada yang tahu siapa pemilik cafe tersebut selain ke empat sahabat adrian


saat masuk kedalam cafe ternyata sudah penuh dengan pelanggan yang kebanyakan anak muda karena malam minggu ke empat gadis cantik tersebut melihat sekeliling untuk mencari bangku kosong tapi sudah penuh semua tapi selly melihat bangku yang masih bisa,di tempati oleh mereka


udah penuh semua bangkunya ucap.salsa


kalau gak ada yang kosong kita cari cafe yang lain


gaes kayaknya kita bisa duduk di sana tunjuk selly ke bangku yang di pijokan yang di duduki hana dan alena yang kebetulan juga ada di cafe yang sama dengan mereka


salsa alisya dan kayla mengikutu arah telunjuk selly dan ketiga berfikir sejenak sebelum mengiyakan


tapi di sana udah hana dan alena ucap kayla


tapi udah gak ada tempat lagi ucap selly


alisya yang hanya diam saja setuju dengan usul selly meski dia tahu bagaimana sikap alena ke dirinya,tapi dari pada harus cari cafe lain


gue setuju dengan pilihan selly ucap alisya


loe serius sya ucap salsa


iya udah yuk buruan nanti kemalaman lagi kita disini ucap alisya akhirnya,ke empat gadis tersebut menghampuri bangku hana dan alena


kak alena kita boleh duduk di sini ya soalnya bangkunya udah penuh semua ucap selly


alena menganguk duduk aja ucap ucap.alena


makasih kak ucap selly


setelah duduk ke empat gadis tersebut memesan makanan dan tidak lama kemudian pesanan mereka,datang di meja tersebut hanya ada keheningan dan seperti biasa alena dan alisya seperti tidak saling mengenal


sambil memakan pesananya alisya menikmati alunan musik berada di cafe tersebut sungguh sangat nyaman tempatnya


karena tidak tahan hanya diam saja selly pun bertanya ke alena


kak alena di sini udah selesai acara keluarganya ucap selly sambil mengunyah makanannya


alena yang memainkan ponsel menoleh ke selly acara keluarga ucap alena


iya kemarin naila bilang ada acara keluarga ucap selly

__ADS_1


oh maksudnya liburan ke puncak bukan alena yang menjawab tapi hana


acaranya di puncak tapi kok.kakak gak ikut ucap.selly lagi


alena menggeleng gue lagi males ucap alena cuek yang memang malas membahas itu


alisya yang mendengar itu menjadi tahu kenapa anita tidak datang ke pernikahannya karena ternyata ibu kandungnya lebih memilih liburan bersama keluarga barunya alisya merasakan sesak di dadanya apa anita sudah melupakannya atau mungkin sudah mengangap dirinya tidak ada selama ini anita tidak pernah menjenguknya atau sekedar menayakan kabarnya apa dirinya memang tidak penting bagi anita


salsa dan kayla yang melihat alisya hanya diam bahkan mata sahabatnya terlihat berkaca kaca semakin tidak tega alisya pasti kecewa tanpa di sadari oleh alisya ternyata hana memperhatikan dirinya karena hana memang peka dengan sekitarnya


sementara di ruangan yang lain lebih tepatnya di ruangan kerja adrian setelah mengecek keuangan cafenya adrian melihat data keluarga istrinya yang di kirim oleh orang suruhannya kini adrian tahu seperti apa hubungan alisya dengan mama dan kakaknya yang memang tidak baik di sebabkan oleh suatu hal adrian juga tahu kenapa anita tidak datang karena sedang liburan ke puncak dengan keluarga barunya sedangkan alena memang tidak tahu dengan pernikahan adiknya


setelah membaca,data di leptopnya adrian menyadarkan punggung dan kepalanya di kursi masalah di keluarga alisya bukan masalah kecil tapi masalah yang cukup serius apa ini alasan ayahnya menikahkan dirinya dengan alisya selain ingin balas budi


alisya,kini berada di balkon kamar hotel yang di tempatinya setelah dari cafe dirinya langsung ke kamarnya untuk menenangkan diri air mata yang sedari tadi di tahannya kini keluar juga sesekali dirinya,menghapus air matanya dengan tangannya


masih terdengar jelas di telingnya ucapan hana di cafe tahu yang membuatnya tahu alasan anita tidak datang ke pernikahanya tanpa dirinya sadari ternyata adrian sudah kembali dan sudah berada di belakangnya karena posisi alisya yang berdiri di balkon dan memandang ke depan


adrian juga,melihat istrinya itu menangis adrian mendekat dan berdiri di samping istrinya dan membuat alisya terkejut dengan kedatangan suaminya alisya berusaha bersikap seperti biasanya


sejak kapan loe pulang ucap alisya karena dirinya tidak tahu sejak kapan kedatangan adrian


baru aja ucap adrian yang berbohong


apa loe masih kecewa karena yokap loe gak dateng ucap alisya datar tanpa menoleh ke alisya dan memandang ke depan


siapa bilang gak ada yokap gue masih bisa,nikah jadi gak ada bedanya ada atau tidak adanya yokap gue ucap alisya yang juga memandang ke depan


udahlah gak usah bahas itu gue mau tidur aja udah ngantuk ucap alisya dan berjalan ke dalam di ikuti adrian setelah mengunci pintu balkon adrian juga akan tidur alisya,yang melihat adrian akan tidur di sebelahnya,pun menegur


loe ngapain tidur di sini ucap alisya dirinya takut adrian akan macam macam apalagi malam ini malam pertama mereka takut saja,adrian meminta haknya,


adrian yang tahu ketakutan alisya karena terlihat dari raut wajahnya gue gak bakal ngapa ngapain loe jadi gak usah geer ucap adrian datar dan langsung merebahkan tubuhnya menarik selimut dan tidur membelakangi alisya


alisya yang melihat itu mendengus sebal tapi dirinya,juga,lega kalau sudah begitu dirinya bisa tidur dengan tenang alisya pun juga menarik selimut dan tidur membelakangi adrian


sementara di tempat lain alena tengah berada di kamarnya dirinya menyandarkan punggunya di tumpukan bantal dirinya tidak sendiri tapi juga ada hana yang menginap dirinya memang meminta hana untuk menemaninya karena anita naila dan gunawan masih di puncak dan baru pulang besok sore


kemarin malam sepulang dari taman naila melihat kedua orangtuanya sedang berada di rumah dirinya pun punya rencana untuk liburan karena hari sabtu libur gunawan pun setuju karena memang tidak sibuk dan sudah lama mereka,tidak liburan bersama awalnya anita menolak untuk ikut karena akan ada acara tapi karena,naila yang terus membujuk anita pun tidak tega,untuk menolak dan akhirnya anita setuju untuk ikut dan akan membatalkan acaranya dan itu membuat naila bahagia gunawan memutuskan untuk liburan ke villa miliknya yang berada,di puncak dan tadi pagi ketiganya berangkat ke puncak tapi tidak dengan alena yang menolak ikut karena dirinya memang lebih suka liburan dengan hana dari pada dengan keluarganya itu di sebabkan karena tidak mau melihat pemandangan yang membuatnya sesak


len loe lagi mikirin apa sih ucap hana yang melihat alena melamun


alena tersadar dan hanya menggeleng tapi hana tidak percaya,dirinya tahu sahabatnya tengah memikirkan sesuatu


loe gak bisa bohongin gue apa loe lagi mikirin tentang yokap loe yang lagi liburan ucap hana


males gue mikirin itu gak penting bagi gue ucap alena karena memang dirinya tengah memikirkan yang lain


menurut loe apa mungkin adrian suka sama naila ucap alena mengalihkan pembicaraan


gak mungkinlah adrian suka sama naila loe tahu kan sikapnya adrian gimana ke perempuan ucap hana


gue cuma gak mau aja,kalau naila yang bisa dapetin adrian ucap alena bukan karena dirinya merasa paling pantas untuk adrian tapi karena dirinya tahu seperti apa naila sebenarnya yang tidak orang lain tahu


hana,tidak menanggapi karena sudah tertidur di sebelah alena


alena yang melihat itu pun juga memilih untuk tidur karena,sudah tengah malam

__ADS_1


__ADS_2