
alisya kini tengah duduk di sofa yang berada di balkon sambil membaca,novel yang baru di beli tadi sore sedangkan adrian tengah mengerjakan tugasnya kebetulan mereka sudah selesai makan malam di saat tengah asyik membaca novel ponsel alisya berbunyi menandakan ada yang menghubungi alisya pun mengambil ponsel di atas meja yang berada di depannya dan terlihat nomer revan yang menghubunginya alisya pun mengangkatnya
alisya: halo van ada apa tumben nelpon
revan : lagi pengen aja guek gak ngangu loe kan
alisya : enggak kok emang ada apa
revan : cuma butuh temen ngobrol aja
alisya: ya udah buruan mau ngobrol apa mumpung
gue belum ngantuk
revan : malam minggu besok ada acara gak
alisya : gak tahu juga tapi kayaknya gak ada deh
revan : kalau gak ada acara gimana kalau malam
mingguan bareng
alisya : bisa aja sih tapi gue ajak kedua temen gue
ya
revan : oke loe kirim aja alamat rumah loe besok
gue jemput
alisya : gak usah mending loe kirim alamat di mana
kita mau ketemuan nanti gue ke sana sendiri
revan: ya udah kalau gitu udah malam besok harus
sekolah jangan kemalaman tidurnya gue
gue tutup telfonnya
alista : hem
__ADS_1
setelah itu alisya akan masuk ke kamar karena udaranya semakin dingin di saat akan masuk ternyata adrian sudah berdiri di pintu balkon dan menatap dirinya tajam apa adrian mendengar dirinya bertelfonan dengan revan
loe sejak kapan di sini ucap alisya
sejak loe telfonan sama,revan datar dan masih menatap alisya tajam rasanya dirinya ingin marah mendengar percakapan istri dan sahabatnya
loe denger semua ucap alisya kini dirinya merasa gugup apa adrian akan mengizinkan atau tidak kenapa dirinya tidak memikirkan itu sebelum menerima tawaran revan
kalau gue gak izinin apa loe akan nurut ucap.adrian
gue juga gak tahu ucap alisya yang mengalihkan pandanganya,tidak ingin menatap adrian yang membuat dirinya semakin tambah gugup
loe tahu status loe sekarang seorang istri dan loe punya suami jadi kalau mau keluar harus izin dulu ucap adrian tegas dan menekan setiap perkataannya
tapi gue juga ngajak salsa dan kayla jadi gak cuma berdua sama revan ucap,alisya
gue tetap gak izinin mulai sekarang loe harus mulai belajar kewajiban loe sebagai istri gue gak akan ngekang dan loe harus kayak bunda tapi setidaknya loe gak berdekatan dengan cowok manapun ucap.adrian nada bicaranya masih sama seperti tadi
aliaya hanya menganguk dan masuk ke dalam kamar dan di ikuti adrian setelah mengunci pintu balkon adrian pun naik ke tempat tidur begitupun dengan alisya tapi sedari tadi rasanya alisya sangat susah untuk tertidur ucapan adrian masih tergiang - giang di telinganya sebenarnya dirinya sedikit memahami apa itu kewajiban sebagai istri dan memang tak seharusnya dirinya pergi dengan pria lain sekalipun itu sahabat dari suaminya
alisya larut dalam fikirannya dan baru tepat jam dua belas malam dirinya baru tertidur sebenarnya adrian juga belum tidur dia tahu kalau alisya pasti tengah memikirkan perkataannya dirinya tidak menuntut alisya harus seperti istri pada umumnya cukup dengan menghargai pernikahan ini dan menjauhi dan tidak terlaku dekat dengan cowok lain karena dirinya pun juga begitu karena baginya pernikahan bukan permainan meskipun usia keduanya yang belum seharusnya berumah tangga tapi mau bagaimana lagi ini sudah menjadi takdir untuk dirinya dan alisya
adrian nanti pulang sekolah kamu ke kantor ayah perlu bantuan kamu ucap elang
baik yah ucap adrian yang sudah selesai sarapan dan pamit untuk berangkat sekolah
kalau gitu aku berangkat dulu ucap adrian
kamu gak berangkat bareng alisya ucap nimas
aku berangkat sendiri aja bun biar gak ada yang curiga hubungan kita ucap alisya
sekali pun satu sekolah tahu kalian dekat paling mereka mengira hanya pacaran ucap.elang
adrian pun akhirnya berangkat lebih dulu sedangkan alisya yang sudah selesai sarapan juga langsung berangkat sekolah setelah berpamitan kini alisya sedang dalam perjalanan ke sokalah sambil menyetir dirinya terus memikirkan apa akan membatalkan ajakan revan atau tidak karena sudah bisa di pastikan adrian tidak akan mengizinkannya dirinya yang sekarang berbeda dengan yang dulu yang bisa keluar kapan saja dan kemana saja
hingga akhirnya mobil yang di kendarainya sudah sampai parkiran sekolah setelah memarkirkan mobilnya alisya turun dan berjalan menuju kelas saat sudah sampai kelas sudah ada salsa dan kayla keduanya sedikit heran karena melihat alisya tidak seperti biasanya
loe kenapa sya kok kayak gak semangat gitu ucap salsa
alisya menoleh kebelakang menghadap kedua sahabatnya gue lagi bingung mungkin loe berdua bisa kasih solusi ucap alisya
__ADS_1
bingung kenapa ucap kayla sambil menatap alisya serius
jadi gini semalam kak revan nelfon gue dan ngajak malam mingguan bareng
what ucap salsa dan kayla barengan
terus lie iyain ucap kayla
emang boleh sama kak adrian ucap salsa
awalnya sih emang gue setuju tapi sama kalian juga tapi ternyata adrian denger dan gue di ingetin tentang status gue ucap alisya
ya wajar sih kan kak adrian berhak atas loe dan mana mungkin sih seorang suami ngizinin istrinya jalan sama cowok lain ucap kayla bijak
dan mungkin kak adrian gak mau loe dan kak revan ada main di belakang jaman sekarang sering terjadi ucap alisya
ya kali gue nglakuin itu gue bukan cewek murahan kali terus gimana intinya gue terima atau batalin ucap alisya
batalin aja deh lebih baik nurut sama suami ucap kayla mereka berani menyebut suami istri karena ada mereka bertiga di kelas
eh tapi kalau kak adrian gak tahu gak papa kali ucap salsa
ya kalau gak ketahuan kalau ketahuan malah jadi berabe ucap kayla
lihat nanti aja deh ucap alisya
tidak lama kemudian datanglah selly naila ke dalam kelas tapi.naila sedikit berbeda dan itu membuat selly haran sejak di parkiran naila mencuekinya di tanya pun tidak menjawab padahal kemari masih baik - baik saja entah apa yang membuat naila berubah begini tidak seperti biasanya
saat istirahat naila lebih memilih makan di kantin bersama yang lain tidak dengan selly alisya salsa dan kayla dan itu membuat selly semakin heran
naila kenapa sih dari tadi pagi kok beda ucap selly sambil melihat ke arah naila yang sedang bercanda dengan teman yang lain ketiganya pun mengikuti.arah pandang selly
mungkin loe ada salah kali sama dia ucap.salsa
tapi kemarin kita masih baik - baik aja ucap selly
atau gak dia udah bosen bareng loe terus ucap.salsa ngawur
ya gak mungkinlah kita udah temenan dari kelas 10 dan selalu barengan ucap selly
sedangkan alisya hanya cuek saja dengan perubahan naila karena dirinya memang tidak terlalu mengenal naila tidak lama kemudian ada pesan masuk ke ponsel alisya dari revan memberitahu di mana mereka ketemuan dirinya tidak membalasnya karena dirinya belum menentukan akan membatalkan atau tidak
__ADS_1