MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 49


__ADS_3

sebuah mobil sport berwarna hitam memasuki pekarangan rumah mewah nan megah setelah memarkirkan mobil di garasi seorang pemuda turun dari mobil tersebut dengan masih memakai pakaian kantor dengan sorot mata yang tajam dan wajah datarnya pemuda tersebut masuk ke dalam rumah dan terlihat keadaan rumah yang sepi karena semua pembantu sudah istirahat di kamarnya masing - masing


pemuda tersebut berjalan menaiki tangga menuju kamarnya setelah sampai di kamar pemuda tersebut langsung melepaskan jas dasi yang di pakainya dan melempar ke sembarang tempat lalu duduk di sofa sambil mengacak rambutnya dan mengusap wajahnya dengan kasar pemuda tersebut telihat sedang menahan amarah dalam dirinya agar tidak meledak karena melihat gadis yang sudah sah menjadi istrinya sedang bersama sahabat dekatnya


pemuda tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah adrian yang baru saja pulang dari kantor karena harus mengantikan ayahnya yang sedang ada urusan ke luar kota setelah menyelesaikan urusan di kantor adrian bergegas untuk pulang karena teringat gadisnya berada di rumah sediri karena bundanya yang juga ikut ke luar kota untuk menemani sang ayah


saat dalam perjalanan ke rumah tiba - tiba saja adrian teringat jika kemarin malam sahabatnya revan mengajak alisya untuk keluar malam mingguan bareng apa alisya sekarang berada atau keluar dengan revan adrian pun menepikan mobilnya dan berhenti lalu mengambil ponselnya dan mencari tahu keberadaan alisya dari ponselnya karena tanpa alisya tahu adrian sudah memasang GPS di ponselnya


setelah menemukan di mana letak gadisnya berada adrian pun kembali melajukan mobilnya tidak lama kemudian mobilnya berhenti di taman kota sebelum adrian turun dirinya sudah dapat melihat alisya berdua saja dengan revan karena memang revan dan alisya berada di tempat agak jauh dari yang lain jadi adrian tidak melihat sahabatnya dan sahabat alisya yang juga berada di taman tersebut


adrian mengepalkan tangannya dan rahangnya mengeras melihat alisya yang tengah mengobrol dengan revan bahkan terlihat dekat sambil menahan emosinya adrian meningalkan tempat tersebut adrian sendiri tidak tahu bagaimana perasaannya ke alisya yang jelas dia tidak suka jika alisya dekat dengan pria lain mungkin karena status keduanya yang sudah terikat meski belum ada peryataan cinta di antara keduanya


adrian mengambil ponselnya yang berada di saku celananya dirinya akan menulis pesan ke alisya agar cepat pulang


ting


alisya


pulang sekarang atau tidur


diluar


setelah mengirim pesan ke istrinya adrianpun memutuskan untuk mandi agar fikirannya kembali jernih dan emosinya bisa mereda


sedangkan di taman kota alisya yang masih bersama revan membuka ponselnya karena ada pesan masuk mata gadis tersebut melotot melihat siapa yang mengirim pesan kepadanya sedangkan revan yang masih di sebelahnya bingung melihat reaksi alisya setelah membuka ponselnya


ada apa sya ucap revan


alisya mengeleng dian memutuskan untuk pulang dengan alasan sudah malam van gue balik duluan ya udah malam


mau gue anter pulang ucap revan menawari karena revan ingin tahu rumah alisya


gak usah gue balik sama kayla dan yang lain aja ucap alisya sambil berjalan menuju ketiga sahabatnya berada dan di ikuti oleh revan


ternyata ketiga sahabatnya sedang duduk bersama adan faris dan jovan yang masih bermain game

__ADS_1


gaes pulang yuk ucap alisya saat sudah sampai di tempat ketiga sahabatnya


ayo gue juga udah bosen di sini cuma di anggurin ucap salsa


aku juga udah ngantuk ucap selly sambil menguap


ya udah ayo udah malam juga ucap kayla


setelah kepergian alisya dkk keempat cogan tersebut juga memutuskan untuk pulang


setelah sampai di rumah alisya langsung masuk kedalam dan terlihat keadaan rumah yang sepi dan semua lampu sudah mati saat baru tiba di ruang tamu tiba - tiba saja lampu di ruangan tersebut menyala dan terlihat adrian yang sedang di duduk di sofa sambil melihat kedua tangannya di depan dada dengan tatapan sulit di artikan


alisya sedikit kaget karena lampu yang menyala sendiri dia berusaha untuk tenang dan berjalan melewati adrian tapi langkahnya terhenti saat adrian bersuara dan menyuruhnya untuk duduk


mau ke mana ucap adrian datar


mau ke kamar ucap alisya santai karena dirinya tidak ingin terlihat takut di depan adrian


duduk gue mau ngomong ucap.adrian lagi


gak merasa bersalah ucap adrian datar dan alisya mengeleng


loe masih ingat status loe kan ucap adrian datar sambil menatap serius ke gadia di depannya


gue gak pernah lupa dengan status gue ucap alisya


kalau loe gak lupa seharusnya loe gak jalan bareng cowok lain ucap adrian lagi


alisya menghembuskan nafas sudah dia duga ini pasti terjadi dia juga sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi adrian yang pasti akan mengaturnya


sorry kalau tadi gue gak bilang ke loe tapi gue udah izin sama bunda dan gue perginya juga bareng salsa kayla selly dan juga temen loe yang lain ucap alisya menjelaskan


mendengar penjelasan alisya membuat adrian sedikit lega karena dugaannya ternyata salah tapi tetap saja dia tidak suka kalau alisya bersama revan


cukup sekali ini loe jalan keluar dengan revan kalau sekali lagi loe seperti ini gue akan beneran meminta hak gue ucap adrian tegas dan tak ingin di bantah

__ADS_1


tentu saja ucapan adrian membuat alisya bergidik ngeri saat mendengar kalimat yang sangat di hindarinya bukan karena dirinya tidak mau melakukannya tapi untuk saat ini dirinya belum siap karena masih sekolah dan masih banyak yang harus di fikirkan dengan baik


udah gak ada lagi kan gue mau istirahat ucap alisya yang melihat adrian hanya diam


adrian menganguk karena memang tidak ada yang mau di bicarakan lagi karena dirinya tidak ingin memperpanjang masalah memang tadi di saat dirinya tersulut emosi adrian ingin memberi hukuman ke alisya tapi beruntung dirinya bisa mengendalikan emosinya kalau tidak dirinya tidak bisa,membayangkan apa yang akan terjadi di antara dirinya dan alisya karena adrian masih menghargai alisya sampai alisya sudah siap nanti


di saat akan beranjak dari duduknya alisya teringat sesuatu dan bertanya ke adrian


loe udah makan atau belum ucap alisya yang teringat adrian sibuk di kantor bisa saja belum makan


adrian mengeleng karena memang dirinya belum makan sejak siang saking banyaknya tugas di kantor


mau gue ambilin ucap alisya menawari karena itu sudah menjadi kewajibannya sebagai istri dan adrian menganguk


loe tinggu aja di meja makan gue nanti gue anter je sana ucap alisya


hem yang di jawab adrian dengan deheman


setelah itu alisya menuju dapur untuk memanasi makanan sedangkan adrian sudah duduk di meja makam sambil memainkan ponselnya tidak lama kemudian alisya sudah datang dengan membawa nampan berisikan nasi beserta lauknya jus jeruk dan buah apel yang sudah di kupas dan di potong


alisya pun meletakan makanan yang di bawa di meja makan melihat sudah ada makanan adrian pun langsung memakannya karena memang sudah lapar alisya yang melihat adrian makan dengan lahap tersenyum tipis


tidak membutuhkan waktu lama adrian sudah menghabiskan semua makanannya dan meminum jus jeruk kesukaannya lalu melap bibirnya dengan tisu


lain kali sesibuk apapun jangan sampai telat makan ucap alisya mengingatkan melihat dari cara adrian makan alisya tahu kalau adrian menahan lapar sedari tadi dan adrian hanya menganguk


alisya pun membereskan bekas makan adrian dan di bawa ke dapur untuk di cuci setelah selesai alisya pun naik ke atas menuju kamarnya sedangkan adrian sudah lebih dulu masuk ke kamar saat sampai di kamat terlihat adrian yang sudah tertidur


alisya pun mendekat ke arah adrian tidur untuk menyelimuti adrian lalu alisya mengusap puncak kepala adrian


loe pasti capek ya pulang sekolah langsung ke kantor sorry gue gak di rumah saat loe pulang ucap alisya


setelah itu alisya masuk ke walk in closed untuk berganti pakaian setelah itu alisya pun naik ke tempat tidur keduanya pun terlelap ke dalam mimpi


tanpa keduanya sadar mereka tidur dengan saling berpelukan

__ADS_1


__ADS_2