
jam pulang telah tiba alisya dan yang lain sudah berada di parkiran saat akan masuk ke mobilnya ada pesan masuk ke ponsel alisya yang ternyata dari adrian yang mengajaknya pulang bareng
ketos sok tampan
tunggu gue di parkiran
nanti pulang bareng gue
alisya
gue pulang sendiri aja
ketos sok tampan
gue gak.suka,di bantah
alisya menghembuskan nafas mau tidak mau dirinya harus pulang dengan adrian
loe gak pulang sya ucap salsa yang melihat alisya gak jadi masuk ke mobilnya
gue mau ke toilet bentar kalian pulang aja duluan ucap alisya
ya udah kalau gitu kita,duluan ucap kayla dan akhirnya ke empat gadis pulang lebih dulu
tidak lama kemudian adrian datang dan menyuruh alisya masuk ke mobilnya
masuk ke mobil gue ucap adrian datar
tanpa,banyak bicara alisya langsung masuk ke mobil adrian begitupun adrian yang juga masuk ke mobil dan langsung melajukan mobilnya meninggalkan sekolah
dan ternyata sedari tadi kayla belum pulang dan melihat alisya masuk ke mobil adrian saat di parkiran kayla memang memperhatikan alisya saat menerima pesan dari seseorang dari raut wajah sahabatnya dia bisa menebak kalau ada sesuatu dia juga tahu tadi sahabatnya berbohong makanya kayla memilih untuk tidak pulang dulu dan ternyata dugaannya benar pasti ada sesuatu antara keduanya besok dia akan memastikannya
mungkin loe bisa bohong sama yang lain tapi gak sama gue sya lihat besok apa loe masih bisa ngelak lagi ucap kayla
setelah itu dirinya langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah memang di antara yang lain selain lebih dewasa kayla juga yang paling peka
sementara,di dalam mobil tidak ada percakapan hanya ada keheningan sebenarnya alisya tidak tahan jika,hanya,diam saja tapi mau bagaimana lagi cowok di sampinya selain datar dan dingin ternyata juga irit bicara karena tidak tahan hanya diam saja akhirnya,alisya mulai bertanya
loe selalu begini ke semua orang ucap alisya tanpa menoleh ke adrian
adrian menaikan sebelah alisnya maksud loe ucap adrian
ya begini cuma diam aja ucap alisya lagi
adrian tidak menjawab karena menurutnya tidak penting
__ADS_1
alisya,menghembuskan nafas ternyata menghadapi adrian harus sabar setelah itu dirinya memutuskan untuk diam dan melihat ke luar jendela hingga akhirnya,alisya menyadari sesuatu jalan yang di lewati bukan jalan menuju ke rumahnya tapi ke suatu tempat yang sudah beberapa bulan tidak dia datangi terakhir dia datang ke tempat tersebut saat kenaikan kelas beberapa bulan yang lalu
alisya,menoleh ke adrian dirinya ingin bertanya tapi di urungkan saat adrian berhenti di sebuah penjual bunga,di pinggir jalan tanpa bicara adrian turun dari mobil dan menuju toko bunga setelah itu dirinya kembali lagi ke mobil dengan membawa beberapa bunga adrian kembali melajukan mobilnya alisya semakin penasaran apa yang akan di lakukan adrian dan dari mana juga adrian tahu tempat ini
tidak lama kemudian mobil adrian memasuki area pemakaman alisya masih terdiam di mobil hingga suara adrian meyadarkannya
loe gak mau turun ucap adrian datar
kita,mau ngapain ke sini ucap alisya yang malah terlihat bodoh sudah jelas mereka kemakam sudah pasti berziarah
menurut loe kalau ke makam ngapain ucap adrian datar
alisya pun tidak menjawab dan langsung turun
sekarang loe yang tunjuk jalan ucap adrian datar alisya,pun menganguk dirinya masih penasaran dari mana,adrian tahu tempat ini
loe tahu makam ini dari mana ucap alisya sambil terus berjalan
dari tante irma ucap adrian datar dan alisya hanya menganguk
sampailah mereka di salah satu makam ya makam tersebut adalah makam mahendra kadafi ayah dari alisya
adrian dan dan alisya pun jongkok adrian pun meletakan bunga yang tadi di bawa di atas makam tersebut
alisya,melihat itu merasa tersentuh adrian tulus mengatakan itu di makam papanya
setelah mengatakan itu adrian berdiri di ikuti alisya saat akan berjalan kembali adrian baru menyadari nama yang tertulis di batu nisan tersebut seperti tidak asing ada salah satu siswi di kelasnya yang nama,belakangnya kadafi dan itu membuat adrian terdiam di tempat dan membuat alisya heran
loe kenapa cuma diam aja apa ada yang salah dari makam papa ucap alisya yang melihat adrian hanya diam sambil menatap ke batu nisan
adrian mengeleng dan mengajak alisya kembali ke mobil untuk pulang
ayo kita pulang sudah hampir petang ucap adrian sambil berjalan dan di ikuti alisya yang merasa aneh dengan adrian
di dalam mobil sepanjang perjalanan pulang adrian terus memikirkan nama di batu nisan tersebut ini hanya kebetulan sama atau memang tidak ingin penasaran akhirnya adrian pun bertanya ke alisya
gue boleh tanya sesuatu ucap adrian menoleh ke alisya sebentar lalu fokus kembali ke depan
alisya menoleh ke adrian apa yang loe mau tanyain ucap alisya
apa loe punya saudara,perempuan kakak mungkin ucap adrian tanpa menoleh ke alisya
alisya memandang lurus ke depan kenapa loe tiba tiba tanya tentang itu ucap alisya
emang gue salah kalau mau tahu sedikit tentang keluarga calon istri gue ucap adrian datar
__ADS_1
alisya,menghembuskan nafas kasar sebelum menjawab iya gue punya kakak perempuan ucap alisya
kalau boleh tahu namanya siapa,dan tinggal dimana kok gue gak nglihat dia di rumah loe ucap adrian tanpa sadar sudah bicara panjang kali lebar
alisya berfikir sejenak mungkin adrian memang harus tahu siapa kakaknya alena ucap alisya
adrian sempat terkejut tapi tetap terlihat tenang ternyata dugaannya benar alena dan alisya bersaudara
kenapa loe kaget gue sama,alena saudara ucap alisya sambil menoleh adrian dan terlihat adrian hanya diam
mungkin loe juga bertanya tanya kenapa kalau di sekolah kita seperti gak saling kenal panjang ceritanya sorry gue belum bisa cerita tentang keluarga gue ucap alisya dan memalingkan wajahnya dan menatap lurus ke depan kembali
adrian menganguk mengerti,dirinya sudah tidak bertanya lagi tapi yang jelas dirinya merasa ada sesuatu dengan keluarga alisya mungkin dirinya bisa bertanya,ke ayahnya
setelah mengantar alisya ke rumahnya adrian pun langsung pulang kerumah
setelah selesai makan malam adrian menghampiri ayah dan bundanya yang sedang menonton tv adrian duduk di sebelah ayahnya melihat adrian membuat elang dan nimas heran tidak biasanya anaknya itu juga ikut nonton tv bareng biasanya setelah selesai makan malam langsung ke kamarnya dan sepertinya ada yang ingin di tanyakan oleh anaknya terlihat dari tatapannya
ada apa boy apa ada sesuatu yang ingin kamu tanyakan ucap elang
adrin pun menganguk apa,ayah tahu tentang keluarga alisya ucap adrian
nimas merasa,heran kenapa anaknya bertanya begitu elang mendengar itu menganguk
memang ada apa kenapa kamu bertanya tentang keluarga alisya ucap nimas
hanya ingin tahu saja kenapa,pada saat pertemuan kemarin hanya alisya dan tantenya yang datang kalau papanya aku tahu sudah meninggal tapi mama dan kakaknya kenapa,tidak datang ucap adrian panjang kali lebar
kamu sudah tahu papanya alisya sudah meninggal ucap elang
iya dari tante irma tadi pulang sekolang aku dan alisya habis dari makamnya ucap adrian
maaf boy mungkin kamu bisa tanyakan sendiri ke calon istri mu sendiri ayah tidak bisa bercerita karna itu masalah keluarga ucap elang
nak jika kamu ingin tahu tentang kehidupan alisya kamu harus bisa ambil hatinya membuat dia percaya padamu dengan begitu dengan sendirinya alisya akan menceritakannya padamu ucap nimas menasehati
adrian menganguk kalau begitu aku ke kamar dulu ucap adrian
setelah adrian pergi ke kamarnya elang dan nimas menghela,nafas mereka tahu anaknya tidak puas dengan jawaban yang mereka berikan
sampai di kamar adrian merebahkan tubuhnya ke kasur dirinya belum mendapat jawaban tentang keluarga alisya menunggu alisya mengatakannya terlalu lama mungkin dirinya harus mencari tahu sendiri
sepertinya gue harus cari tahu sendiri tentang keluarganya ucap adrian setelah itu adrian memejamkan matanya
selama ini memang adrian dan yang lain tahu kalau alena dan naila saudara tiri tapi banyak yang heran karena keduanya tidak seperti adik dan kakak pada umumnya untuk saat ini di sekolah belum ada yang tahu kalau alisya juga bersaudara dengan alena dan naila apalagi sikap ketiganya yang seperti tidak saling mengenal entah bagaimana nanti jika satu sekolah tahu mereka bersaudara
__ADS_1