MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 107


__ADS_3

setelah dari kedai bersama para sahabatnya selly tidak langsung pulang ke rumah melainkan dirinya memilih untuk ke pantai untuk menenangkan dirinya yang baru saja patah hati agar rasa sesak di dadanya dapat berkurang atau bisa menghilang pantai terasa sepi karena memang hanya ada dirinya sendiri seperti kehidupannya yang selalu sendiri


selly sudah melepas sepatunya dan kini berjalan di pasir tanpa alas kaki gadis itu berjalan di pasir dan membiarkan air pantai mengenai kakinya rambut gadis itu sedikit berantakan karena beterbangan tertiup angin pantai namun selly membiarkannya saja gadis itu berjongkok dan memandang lurus ke depan meratapi kehidupannya yang selalu di permainkan oleh dunia


apa aku gak berhak bahagia apa aku salah jika aku menginginkan untuk di cintai oleh orang yang aku sayang gumam gadis itu


siapa yang bilang jika loe gak berhak bahagia dan di cintai ucap seorang cowok yang sudah berada di sebelah selly entah kapan datangnya


selly menoleh ke samping dan terlihat cowok tampan seumuran dengannya dan masih memakai seragam tapi seragam cowok itu berbeda, dengannya cowok itu menatap ke arah selly dengan senyum tampannya jika dulu mungkin selly akan tertarik jika melihat cowok tampan tapi sudah tidak berlaku untuk sekarang mungkin karena hatinya masih tertanam nama pria lain


irfan


ucap selly kamu di sini juga ucap selly tidak menyangka ada orang di pantai selain dirinya


irfan menganguk lalu ikut berjongkok di sebelah selly


loe sendirian di sini ucap irfan


seperti yang kamu lihat kamu ngapain di sini terus gak bareng temen kamu ucap selly


gue cuma pengen ke pantai aja tadi gue bareng temen gue tapi mereka udah pulang duluan terus gue gak sengaja liat loe sendirian jadinya gue samperin ucap irfan


oh


karena sudah merasakan pegal di kakinya selly pun berdiri begitu pun dengan irfan


maksud ucapan loe tadi apa ya ucap irfan yang mendengar ucapan selly


bukan apa - apa lupain aja ucap selly


oke kalau loe belum mau cerita tapi kalau loe butuh temen buat curhat gue siap buat dengerin semua curhatan loe ucap irfan


gimana mau curhat aku kan gak punya nomer kamu ucap selly


ya kita tukeran nomerlah gitu aja bingung nih loe tulis nomer loe ucap irfan mengeluarkan ponselnya dari kantung celananya dan menyerahkan ke selly


selly mengambil ponsel irfan dan menulis nomernya di ponsel irfan nih udah tinggal kamu simpen aja ucap selly menyerahkan ponsel ke irfan kembali

__ADS_1


oke gue kiriman juga nomer gue ke loe jadi sewaktu - waktu loe butuh temen buat curhat bisa langsung hubungin gue ucap irfan mengirim nomernya ke ponsel selly


ting


selly mengambil ponselnya di kantong bajunya dan terlihat nomer irfan yang baru saja terkirim selly tersenyum kepada irfan kini dirinya punya temen untuk curhat selain ketiga sahabatnya


makasih udah mau jadi temen aku ucap selly


jelas maulah siapa sih yang nolak berteman sama cewek secantik kamu ucap irfan sambil terkekeh


kamu bisa aja fan ucap selly sedikit terhibur dengan kehadiran irfan sejenak bisa melupakan kesedihannya


loe masih mau di sini atau mau pulang sekarang ucap irfan


aku masih mau di sini sekalian mau lihat sunset pasti indah banget kamu kalau mau pulang duluan pulang aja aku gak papa di sini sendirian ucap selly


gue juga masih mau di sini nemenin loe kapan lagi coba bisa melihat sunset kan gak tiap hari ke pantai sambil nunggu kita jalan - jalan aja dulu ucap irfan


selly menganguk lalu keduanya berjalan menyusuri pantai sambil mengobrol sambil menunggu matahari tenggelam karena kini siang mulai beranjak sore


fan kamu udah izin sama mama kamu nanti khawatir ucap selly menoleh ke irfan sambil terus berjalan


oh papa kamu juga sering ke luar kota sama kayak papa aku ucap selly


iya tapi aku tetep beruntung sesibuk apapu mereka masih ada waktu buat keluarganya ucap irfan


beruntung ya kamu gak di lupain coba aja papa aku bisa juga kayak papa kamu ucap selly


emang papa kamu gak pernah ada waktu buat kamu dan mama kamu ucap irfan


ya begitulah kerja buat papa aku nomer satu dan keluarga nomer dua ucap selly


loe yang sabar ya suatu saat nanti bokap loe pasti sadar keluarganya lebih berharga dari apapun yang di miliki bokap.loe ucap ucap.irfan


aku berharap juga begitu ucap selly


malam mingguan besok ada acara gak kalau gak ada gue mau ngajakin loe jalan bareng kebetulan kedua temen gue lagi ada acara dan gue bosen kalau di rumah sendirian ucap irfan

__ADS_1


boleh aku juga gak ada acara kemana besok kamu kirim deh nanti alamatnya ucap selly


biar gue jemput aja loe kirim aja alamat rumah loe ke gue ucap irfan


emang gak ngrepotin ucap selly


kalau gue repot ngapain gue ngajak keluar bareng gue sama sekali gak repot ucap irfan


oke ucap selly


tidak terasa kini matahari sudah hampir tenggelam tentu saja irfan dan selly tidak melewatkannya keduanya melihat betapa indahnya ciptaan tuhan keduanya menunggu sampai matahari sudah benar - benar tenggelam barulah keduanya beranjak dari sana menuju ke arah mobil keduanya untuk segera pulang ke rumah


❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄❄


kini sore telah berganti malam di rumah besar milik elang kusuma wijaya penghuninya baru saja menyelesaikan makan malamnya alisya dan adrian sedang berada di balkon kamar dengan adrian memeluk alisya dari belakang sedangkan alisya menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya semilir angin malam menerpa kulit mereka adrian semakin mengeratkan pelukannya pandangan keduanya menatap ke langit yang di hiasi satu bulan dan ribuan bintang


sayang kamu udah jadi.bilang tadi ke alena ucap adrian memecah keheningan di antara mereka


belum rencananya sih malam minggu besok sekalian aku juga mau nginep di sana alena yang meminta ucap alisya


jadi besok malam kamu mau nginep di sana ucap adrian


iya kamu gak papakan tidur sendirian dulu besok cuma semalam aja ucap.alisya


aku sih setuju aja asal malam ini kamu kasih jatah dobel ucap adrian


alisya memutar bola matanya malas tiap hari juga dobel ucap alisya mengrucutkan bibirnya


adrian terkekeh gemas dengan istrinya dan rasanya udah gak tahan ingin melakukan sekarang tanpa aba - aba adrian langsung mengangkat alisya dan tentu saja membuat alisya terkejut dan refleks mengalungkan tangannya di leher suaminya


sayang ucap alisya terkejut


aku mau sekarang sekarang sayang ucap adrian yang sudah mengendong istrinya lalu masuk ke dalam kamar dan membawanya ke ranjang dengan perlahan adrian menurunkan istrinya


dan kini alisya sudah berada di bawah adrian tanpa menunggu lebih lama lagi.adrian melancarkan aksinya, mulai mencium bibir ranum istrinya dan dalam sekejab keduanya, sudah tidak memakai apa pun dan adrian terus memberikan sentuhan di tubuh istrinya dan tentu saja alisya sangat menikmati sentuhan suaminya, hingga di kamar pasutri tersebut hanya terdengar suara erang dan ******* yang mengalun dari keduanya yang tengah memadu cinta


sayang kau sangat cantik dan sexy ucap adrian di sela - sela kegiatannya

__ADS_1


sayang racau alisya saat adrian memainkan dua aset berharganya dengan gemas


hingga tengah malam keduanya terus saja melakukannya lebih tepatnya adrian padahal alisya sudah memintanya untuk berhenti tapi adrian tidak mau berhenti barulah saat tubuhnya lelah baru berhenti


__ADS_2