
setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh kini sudah memasuki kawasan tempat perkemahan yang masih asri dengan banyaknya pohon menjadikan suasananya teduh dan udaranya pun sejuk karena tempat tersebut memang di jaga dengan ketat dan sering di gunakan para pencinta alam untuk berkemah di tempat tersebut juga sudah di sediakan kamar mandi dan wc untuk mandi buang air kecil atau besar tidak jauh dari tempat tersebut juga ada sungai dan air terjun yang airnya masih jernih tidak tercemar seperti di kota selain itu di tempat tersebut juga di larang buang sampah sembarangan
satu persatu bus sudah sampai dan berhenti di tempat kemah dan terlihat satu persatu siswa siswi yang mulai turun dari bus tapi ada juga yang belum karena baru bangun karena tertidur selama perjalanan seperti di salah satu bus yang di tumpangi alisya dkk yang baru terbangun karena mendengar suara bising
berisik banget sih kayak di pasar aja ucap salsa yang masih mengumpulkan nyawanya
kayaknya udah sampai deh ucap kayla yang sudah sadar sepenuhnya dan melihat keluar jendela
bagus deh kalau udah sampai duh pegel semua badan gue ucap salsa sambil meregangkan otot - ototnya
selly mengerjabkan matanya yang terasa silau karena terkena cahaya dari jendela udah sampe ya ucap selly
di sebelahnya naila juga baru bangun saat sudah terkumpul nyawanya dirinya menoleh ke samping dan terlihat saudara tirinya yang masih tertidur di pelukan pujaan hatinya tentu saja membuat naila merasakan sesak di dalam dadanya melihat pemandangan yang menyakitkan untuknya
selly yang melihat mata naila terlihat sendu juga menoleh ke samping dan terlihat alisya yang begitu nyaman tidur di pelukan suaminya selly menghelan nafas sepertinya memang benar jika naila menyukai adrian
nai apa kamu suka dengan kak adrian ucap selly
mendengar suara selly membuat naila mengalihkan pandangannya dan hanya mengeleng
aku cuma mau ingetin aja jangan menaruh harapan pada sesuatu yang belum jelas ucap selly
naila tidak menjawab tapi tidak lama kemudian datanglah salah satu guru menyuruh semua yang masih di dalam bus untuk turun karena semua sudah berkumpul hanya satu bus ini saja yang belum keluar orangnya
kalian semua menunggu apa cepat turun dan berkumpul seperti yang lain ucap guru tersebut dengan suara yang keras dan wajah garangnya karena guru tersebut salah satu guru killer
mendengar suara guru tersebut semua siswa siswi yang masih di dalam bus langsung turun dan yang terakhir turun adalah adrian dkk alisya dkk naila dkk alena dan hana kebetulan alisya baru bangun saat mendengar suara guru killer tersebut dirinya mengusap matanya
udah sampe ucap alisya dengan suara khas bangun tidur dan muka bantalnya
udah ayo turun ucap adrian dan alisya menganguk
akhirnya semua sudah turun dari bus dengan mengendong tas ransel masing - masing sementara semua bus sudah pergi meningalkan tempat kemah dan akan kembali jika acara campingnya sudah selesai terdengar suara dari kepala sekolah memberi tahukan kepada semua anak didiknya agar berhati - hati dan tidak pergi dari area kemah
setelah itu kini semua siswa siswi di sibukan dengan mendirikan kemah adrian dkk sudah selesai mendirikan tenda adrian memberitahu kepada anggota osis yang lain untuk membantu yang lain mendirikan tenda
kalian semua coba keliling siapa tahu ada yang kesusahan buat tendanya ucap adrian
oke ucap semua dengan kompak
alisya dkk juga sedang mendirikan tenda lalu datanglah revan yang ingin membantu
biar gue bantu ucap revan
boleh deh kak soalnya ini susah banget ucap salsa
biar cepat selesai terus bisa istirahat ucap selly
revan mulai membantu mendirikan tendah tidak lama kemudian tenda sudah berdiri setiap tenda di isi tiga atau empat orang
akhirnya selesai juga makasih kak ucap kayla dan revan hanya menganguk
bertepatan juga dengan adrian yang kebetulan lewat bersama jovan faris dan adam
kalian udah selesai buat tendanya ucap adrian
__ADS_1
baru aja selesai di bantu kak revan ucap selly
ucapan selly membuat adam dan faris gatel jika tidak menggoda revan
pepet terus van jangan kasih kendor ucap adam
yoi brader kalaupun bener udah punya pacar selama,janur kuning belum melengkung masih bisa di tikung ucap faris lalu keduanya pun tertawa
mendengar ocehan kedua sahabatnya membuat kuping adrian panas dan menatap alisya tajam melihat tatapan adrian membuat alisya menunduk entah kenapa sekarang diriny merasa takut dengan tatapan adrian padahal dulu tidak takut sama sekali
kayla yang melihat tatapan adrian ke alisya paham jika adrian tidak suka jika alisya dekat dengan revan
kak revan sebelumnya makasih udah bantuin kita dan sekarang kita mau istirahat dulu jadi kalian semua boleh pergi ucap kayla
mending kita balik ke tenda terus juga istirahat karena nanti masih ada kegiatan lainnya ucap jovan
dan di angguki oleh yang lain adrian dkk pun berlalu dari sana alisya mengangkat pandangannya setelah adrian sudah pergi
gue kenapa sih sekarang jadi ciut lihat tatapan adrian ucap alisya
mungkin karena kak adrian suami loe kali ucap salsa
bisa juga karena kamu udah cinta ke kak adrian ucap selly
kak adrian gak suka loe deket dengan kak revan jadi sebisa mungkin loe jangan mau deket lagi sama kak revan ucap kayla
kalau itu sih udah gue lakuin dari lama tapi revannya aja yang terus ndeketin ucap alisya
udahlah itu pikirin belakangan aja mendi kita istirahat capek banget gue ucap salsa
di tenda yang lain lebih tepatnya di tenda naila dkk ketiganya sedang duduk di depan tenda mereka sedari tadi jessi dan firli melihat naila yang murung
loe kenapa nai ada masalah kah ucap firli
cerita aja siapa tahu kita bisa bantu ucap jessi
apa tentang kak adrian ucap firli lagi dan naila menganguk
apa loe kecewa karena tadi kak adrian gak jadi duduk sama loe ucap jessi
naila menghela nafas sebelum bicara lebih dari itu ucap naila
emang apa yang loe lihat selain itu ucap firli
tadi aku lihat alisya tidurnya di peluk kak adrian ucap naila yang kembali merasakan sesak mengingatnya
what ucap jessi dan firli kompak
kok bisa bukannya selama ini kak adrian anti di pegang perempuan ucap jessi
apa jangan - jangan bener lagi mereka ada hubungan ucap firli
aku juga gak tahu ucap naila
kayaknya loe harus cepat bertindak nai jangan sampe kalau sama tuh anak baru ucap jessi
__ADS_1
tapi gimana caranya aku gak ada alasan buat deket dengan kak adrian selain ada kegiatan osis ucap naila
kita juga bingung soalnya semua cara yang kita dapet terlalu keliatan caper ucap firli
selama kita di sini ini kesempatan buat loe biar bisa deket dengan tuh ketos gimana pun caranya ucap jessi
lihat nanti gimana berharap sih ada kesempatan ucap naila
tanpa di sadari oleh ketiganya hana dan alena yang memang tendanya berada di sebelah naila dkk mendengar dengan jelas semua yang di bicarakan oleh mereka mendengar apa yang di ucapkan naila,membuat alena mengingat saat hanya cerita melihat alisya turun dari mobil adrian apa mungkin jika keduanya sedang dekat alena merasa bingung dengan apa yang di rasa entah kenapa dirinya tidak cemburu sama sekali berbeda jika meliha adrian dengan naila
sedangkan hana merasa semenjak naila berteman dengan jessi dan firli mulai keliatan aslinya berbeda saat masih berteman dengan selly mungkin.dengan sendirinya sedikit demi sedikit akan keliatan sifat asli naila
terdengar suara kepala sekolah yang menyuruh semuanya untuk berkumpul setelah semua murid sudah berkumpul kepala sekolah memberi tugas kepada semua murid untuk mencari kayu bakar untuk api unggun nanti malam tidak terkecuali juga anggota osis dan seperti sebelumnya kepala sekolah mengingatkan agar tidak ada yang keluar dari area perkemahan
akhirnya semua murid mulai mencari kayu bakar alisya dkk mencari kayu bakar bersama naila dkk mereka mengambil satu persatu kayu yang mereka temuai kebetulan banyak kayu yang sudah mengering di sekitaran perkemahan jadi mereka tidak perlu jauh - jauh untuk mencarinya setelah di rasa sudah cukup banyak kayu yang mereka dapat mereka pun memutuskan untuk kembali
saat mereka berjalan untuk kembali ke tempat kemah berpapasan dengan adrian dkk yang juga membawa kayu bakar
kalian semua udah dapet kayunya ucap jovan
loe lihat sendirilah di tangan kita ada apa ucap salsa
udah cukup kayunya untuk nanti malam kita balik sekarang ucap adrian
kita barengan aja ya kak biar gak nyasar ucap selly
manja banget loe gak mungkin juga kali nyasar kita kan perginya gak jauh ucap jessi
jangan sekarang kalah mau berantem mending kita balik sekarang udah mau sore ini ucap adam
akhirnya mereka pun berjalan bersama ke tempat kemah revan yang melihat alisya kesusahan bawa kayunya mengambil sebagian kayu yang di bawa alisya
sini sya aku bawain sebagian biar agak ringan bawanya ucap revan
gue bisa bawa sendiri jadi gak perlu ucap alisya menolak
tapi revan tetap mengambil kayu tersebut mau tak mau alisya pasrah saja jessi yang melihat itu jadi punya ide agar naila bisa dekat dengan adrian
nai loe susah ya bawa kayunya ucap jessi
naila menganguk karena memang agak susah bawa kayunya
ada yang bisa bantu gak kak adrian tolong dong bawain bantu kasihan tuh naila ucap jessi
salsa dan kayla memutar bola matanya malas sudah tahu mereka kalau itu cuma modus tanpa aba - aba salsa memberikan kayu yang di bawanya ke faris lalu mengambil sebagian kayu yang di bawa naila
nih loe bawa kayunya ucap salsa tanpa mendengar jawaban faris langsung menaruhnya di tumpukan kayu yang di bawa oleh faris
sini gue bawa yang sebagian ucap salsa mengambil kayu yang di bawa naila
loe kira - kira dong berat tahu nih kayu ucap faris
cemen loe bawa segitu aja ngeluh ucap salsa
udah - udah kapan sampainya kalau kayak gini terus jangan ada yang manja karena tujuan kemah itu untuk mandiri ucap adrian
__ADS_1
lalu mereka pun berjalan kembali ke tempat kemah hanya ada keheningan tapi sesekali pandangan selly tertuju ke jovan cowok yang menjadi incarannya selly ingin bisa dekat dengan jovan tapi tidak tahu harus memulai dari mana