MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 42


__ADS_3

sore hari alisya sudah sampai di rumah mertuanya dan terlihat sudah ada mobil adrian itu berarti adrian sudah pulang saat dirinya masuk ke dalam rumah terlihat sepi alisya pun naik ke kamarnya tapi tidak ada suaminya alisya hanya meletakan tas dan tanpa,menganti baju dirinya turun ke bawah dan kebetulah ada salah satu pembantu yang lewat dirinya pun bertanya,ke pembantu tersebut


bi suti ucap alisya


orang yang di panggil bi suti pun berhenti dan menoleh ada apa non apa ada yang bisa bibi bantu ucap bi suti


bunda dan kak adrian kemana ya kok gak keliatan ucap alisya sopan


nyonya sedang olah raga sedangkan den adrian sedang main basket di belakang non ucap bi suti


oh makasih bi ucap alisya


kalau sudah bibi mau permisi dulu non masih ada kerjaan ucap bi suti


dan alisya hanya,menganguk setelah bi suti pergi alisya pun memutuskan untuk keliling rumah supaya dirinya tahu semua tempat di rumah tersebut


mending gue keliling aja deh ucap alisya


saat dirinya sampai belakang ternyata sangat luas selain ada,kolam juga ada taman dan gazebo alisya pun berjalan kembali hingga,sampai di lapangan basket memang di rumah tersebut ada lapangan basket tidak terlalu luas dan biasa di gunakan adrian untuk latihan alisya berhenti dan melihat adrian sedang main basket harus alisya akui kemampuan adrian bermain basket tidak di ragukan karena sedari tadi adrian bisa memasukan bola dalam jarak dekat atau jauh apalagi adrian tetap tampan dalam keadaan apapun meskipun berkeringat dan rambut acak acakan entah sadar atau tidak alisya memperhatikan adrian tanpa berkedip merasa di perhatikan adrian pun menoleh ke belakang dan terlihat alisya melihat ke arahnya seperti tadi pagi tidak berkedip


kenapa loe terkesima loe sama gue ucap adrian datar


alisya pun tersadar dan merutuki dirinya yang memuji adrian sampai ke pergok oleh adrian seperti tadi


mana ada ucap alisya cuek sambil mengalihkan pandangannya dan pergi dari sana sedangkan adrian melanjutkan kembali main basket

__ADS_1


saat alisya sampai di pintu belakang dirinya berpapasan dengan nimas yang baru selesai berolah raga meskipun sudah tidak muda lagi namun nimas masih rutin berolah raga untuk kesehatannya


kamu sudah pulang sya ucap nimas


iya bun baru aja ucap alisya


ya sudah kamu mandi dulu bunda mau nyiapin makan malam dulu ucap nimas


aku bantuin ya bun ucap.alisya meskipun dirinya agak malas tapi dirinya merasa tidak enak jika hanya tinggal makan saja berbeda jika di rumah tantenya tapi sekarang dirinya tengah berada di rumah mertuanya apalagi dia sudah punya suami jadi juga harus bisa melayaninya meskipun belum ada cinta di antara keduanya


boleh kalau kamu tidak capek ucap nimas


enggak kok bun aku ganti baju dulu ucap alisya dan nimas pun menganguk dirinya pun juga harus ganti


setelah ganti baju alisya pun turun menuju dapur dan di sana sudah ada nimas dan beberapa asisten alisya pun bertanya kepada nimas apa yang perlu di bantu


itu kamu potong bawang putih dan bawah merahnya,ucap nimas


baik bun ucap alisya saat memotong bawah merah matanya sedikit merasa di perih tapi tetap tidak berhenti memotong alisya memang bisa memasak hanya terkadang malas saja kalau tidak ada makanan dirinya,lebih memilih makan di luar


beberapa saat kemudian semua masakan telah matang dan tinggal di tata di meja makan setelah selesai alisya ingin membersikan diri karena sudah gerah dan badannya terasa lengket


bun aku mau mandi dulu ucap alisya dan nimas menganguk dirinya pun juga akan mandi


sampai di kamar terlihat adrian baru selesai mandi dan hanya,mengunakan handuk sepingang alisya yang melihat itu langsung menutup kedua matanya

__ADS_1


adrian loe kenapa gak pake baju sih ucap alisya sambil menutup kedua matanya


lebay loe ucap adrian datar sambil berjalan menuju walk in closed


alisya membuka kedua matanya di rasa adrian sudah tidak ada dia pun bernafas lega


gila bisa ternoda mata gue ucap alisya padahal dirinya sering nonton drakor sudah pasti dirinya pernah melihat badan lelaki tapi entah kenapa rasanya berbeda saat melihat di depan matanya langsung lalu alisya pun masuk ke kamar mandi di saat alisya masuk ke kamar mandi bertepatan dengan adrian keluar dari walk in closed adrian pun langsung membuka leptopnya untuk mengerjakan tugas sekolahnya dan mengecek keuangan di.cafenya


di dalam kamar mandi alisya sudah selesai mandi tapi dirinya lupa tidak membawa ganti jika dulu di rumah tantenya dia akan aman keluar hanya memakai handuk tapi di sini bisa habis dirinya di makan singa jantan alisya hanya mondar - mandir dirinya ingin keluar tapi takut adrian ada di kamar akhirnya dirinya mengeluarkan kepalanya untuk melihat apakah ada suaminya atau tidak dan ternyata aman alisya pun langsung keluar dan itu bertepatan dengan adrian baru saja kembali dari dapur untuk mengambil minum


tentu saja keduanya terkejut apalagi handuk yang di pakai alisya sangat minim yang hanya menutupi dada dan area sensitif tentu saja itu membangkitkan jiwa kelakian adrian sebagai pria normal adrian meneguk salivanya badanya terasa panas melihat pemandangan indah di depannya untuk pertama kalinya


sedangkan alisya merasa gugup tangannya memegang handuk yang ia kenangkan agar tidak terlepas melihat tatapan dari suaminya membuat dirinya gemetar sebelum terjadi apa yang tidak di inginkannya alisya langsung berlari ke walk in closed dan menguncinya dirinya merasakan detak jantunya,yang berdetak tidak seperti biasanya


gila malu gue ucap alisya


sedangkan adrian berusaha untuk tenang dan bersikap seperti biasa dirinya langsung meminum air putih yang tadi di ambilnya hingga habis setelah itu dirinya,kembali mengerjakan tugasnya agar pikirannya kembali jernih tapi tetap saja bayangan paha dan bahu mulus istrinya,masih terbayang tapi dirinya tetap bersikap tenang seakan tidak melihat apapun


alisya sudah selesai ganti baju dan akan keluar tapi dirinya,masih merasa malu dengan adrian karena kejadian tadi tapi alisya berusaha bersikap tidak terjadi apapun dan memang tidak terjadi apapun antara dirinya,dan adrian bukan setelah cukup tenang dirinya pun keluar dari walk in closed


ceklek


saat alisya keluar terlihat adrian yang tengah fokus dengan leptopnya alisya hanya melirik sekilas dan pergi keluar sedangkan adrian cuek.saja saat makan tiba,alisya,masih merasa gugup dan sesekali dirinya melirik ke adrian yang sudah bersikap.biasa setelah selesai makan malam adrian dan alisya berada di kamar adrian melanjutkan kembali mengerjakan tugasnya sedangkan alisya belajar untuk besok.karena ada ulangan dirinya pun sudah bersikap.seperti biasa setelah selesai belajar alisya membuka ponselnya dan sudah ada pesan dari kedua sahabatnya galang dan revan tapi dirinya hanya membalas pesan dari kedua sahabatnya dan revan bukan karena dirinya jahat kepada galang dirinya,hanya ingin galang berhenti mengejarnya karena sudah cukup penolakannya selama ini tapi tidak membuat galang jera malah lebih gigih


hingga alisya sudah menguap karena tidak tahan dengan kantuknya alisya pun tertidur di sofa sebelah adrian memang tadi alisya belajar di sofa sebelah adrian sedangkan adrian sudah selesai mengerjakan tugasnya membereskan leptop dan beberapa buku dirinya melirik ke alisya yang ternyata sudah tidur di sofa adrian pun mengendong alisya dan memindahkan ke tempat tidur lalu membereskan buku alisya yang belum di simpan setelah semua rapi adrian melihat ponsel istrinya yang masih ada di sofa adrian pun mengambil dan membukannya ternyata belum keluar dari wa karena alisya sudah lebih dulu tertidur dan terlihat ada banyak pesan dari sahabatnya revan memang semua pesan yang di kirim hanya menayakan hal kecil tapi tetap saja dirinya,merasa tidak suka

__ADS_1


akhirnya,muncul ide dan dirinya tersenyum miring adrian mengambil ponselnya entah apa yang akan di lakukannya setelah selesai dirinya pun tidur di sebelah istrinya jika biasanya keduanya saling membelakangi tapi tidak dengan sekarang keduanya terlentang


__ADS_2