
beberapa hari kemudian
hubungan adrian dan alisya semakin dekat bahkan keduanya sudah seperti pasutri pada umumnya bedanya mereka masih sekolah jika di rumah keduanya suami istri dan jika di sekolah seperti tidak mempunyai hubungan sampai saat ini juga belum ada yang tahu tentang hubungan keduanya selain para sahabat alisya karena jika mereka berangkat bersama alisya meminta di turunkan agak jauh dari sekolah agar rahasia mereka tetap aman
sebenarnya adrian tidak masalah jika satu sekolah tahu hubungan dirinya dan alisa karena kemungkinan mereka hanya tahunya cuma pacaran tidak lebih sementara revan sudah tidak.pernah lagi mengirim pesan ke alisya semenjak pengakuan alisya saat di parkiran meskipun revan
tidak.tahu siapa kekasih alisya namun dirinya berusa mengubur rasa sukanya tetapi mungkin akan sulit karena revan sudah terlanjur jatuh hati pada alisya sejak.pertama melihat alisya saat di hukum membersihkan belakang sekolah
masih ingatkan saat alisya di hukum membersihkan belakang sekolah ada yang tersenyum tipis orang itu adalah revan
sedangkan selly sudah tidak pernah bertanya lagi ke naila kenapa naila menjauh selly tidak ingin memaksa jika naila sudah tidak mau berteman lagi dengannya
hari ini semua murid mendapat surat izin dari sekolah untuk orang tua mereka karena akan ada acara camping selama tiga hari dan setiap murid memiiki pendapat yang berbeda - beda.ada yang senang dan ada yang tidak
alisya dkk tengah berada di kelas mereka juga telah mendapatkan surat izin alisya dan salsa agak malas untuk ikut karena mereka tidak terlalu menyukai camping berbeda selly dan kayla yang antusias
gue males banget anjir ikut acara beginian mending di rumah bocan(bobo cantik) ucap salsa
sama gue juga lebih seneng baca novel di rumah dari pada ikut acara begini ucap alisya
gak seru loe berdua justru ini nanti pasti seru apalagi acaranya di hutan udaranya sejuk gak pengap kayak di kota ucap.kayla
aku setuju sama,kamu kay pasti di sana pemandangan indah kan bisa sekalian selvi ucap selly
salsa dan kayla memutar bola matanya malas
seru apanya pasti banyak nyamuk terus tidurnya cuma di karpet ucap salsa
sok kecakepan deh loe sal pokoknya kita semua harus ikut titik gak pake koma ucap kayla yang tak ingin di bantu
iya deh iya loe gimana sya ucap salsa
gue ikut ajalah lagian kalau gue nolak yang di rumah pasti maksa gue biar ikut ucap alisya
ketiganya paham yang di masksud alisya siapa lagi kalau bukan adrian
resiko punya suami ketos ucap salsa lirih hanya mereka berempat saja yang dengar
tidak lama kemudian bel istirahat berbunyi dan seperti biasa semua murid berhambur menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang keroncongan
oke gaes saat kita ke kantin ucap salsa
lets go ucap selly
saat mereka berempat akan keluar dari kelas datanglah jessy dan firli yang akan nyamperin naila tapi keempat gadis tersebut terus berjalan menuju kantin
nai kantin yuk ucap jessy dan diangguki oleh naila dan ketiganya pun berjalan menuju kantin
di kantin alisya dkk sudah tidak mendapatkan meja yang kosong karena penuhnya kantin yang di isi oleh siswa siswi
penuh semua gaes ucap salsa
selly melihat dua bangku yang mungkin bisa,mereka tempati
kita,mau duduk di sana atau disana ucap selly sambil menunjuk kebangku adrian dkk dan alena dan hana
ketiganya pun melihat kearah tunjuk selly kita duduk sama,kak adrian gimana ucap.salsa
__ADS_1
terserah deh gue ikut aja ucap kayla
gimana sya ucap salsa ke alisya dan di angguki oleh alisya
keempatnya pun berjalan menuju ke meja adrian dkk
kak kita boleh di sini gak ucap salsa saat sudah sampai di meja adrian dkk
boleh duduk aja ucap adam
setelah memesan makanan mereka duduk berhadapan dengan adrian dkk
sementara di meja alena dan hana sudah ada naila jessy dan firli yang duduk dengan mereka karena semua bangku sudah penuh sambil makan firli melihat sekeliling dan tiba - tiba saja pandangannya mendapati alisya dkk sebangku dengan adrian dkk
lihat deh alisya sama yang lain duduk bareng kak adrian ucap firli
sontak saja semua melihat ke arah pandang firli dan benar apa yang di katakan firli tentu saja alena dan naila merasakan bergemuruh di dalam hatinya tapi bedanya jika alena memperlihatkan itu dari raut wajahnya berbeda dengan naila yang tetap terlihat tenang
beruntung banget mereka gue aja gak pernah ucap jessy
jangankan loe gue sama alena aja yang sesama kelas 12 juga gak pernah ucap hana
lain kali kalau udah gak ada meja yang kosong mungkin kita bisa duduk bareng mereka ucap jessy
tapi jangan sampai keduluan sama alisya dan yang lain ucap firli
itu pun kalau boleh sama adrian loe berdua gak usah berharap lebih ucap hana
alena dan naila hanya diam dan mendengarkan apa yang di bicarakan para sahabatnya
kenapa loe bisa yakin ucap hana
karena kak adrian suka ke naila ucap firli dengan percaya diri
uhuk uhuk
sontak saja ucapan firli membuat alena tersedak makanannya karena terkejut hana pun memberikan air minum ke alena
nih minum len ucap hana sambil memberikan botol air minum ke alena dan alena langsung meminumnya
ah lega loe kalau ngomong harus sesuai dengan fakta jangan asal ucap alena yang tidak suka dengan ucapan firli
emangnya kenapa bilang aja kakak takut kalau beneran kak adrian suka ke naila ucap jessy
halah kalian gak usah halu tingkat dewa kalau emang bener adrian suka ke naila kenapa selama ini gak ada kabar mereka pacaran ucap hana yang tidak.suka dengan kepercayaan diri firli
naila yang tidak mau ada keributan pun menengahi udah kalian jangan ribut kalau kedengeran kak adrian nanti kalian malah di hukum ucap naila ke firli dan jessy
alena dan hana memeragakan orang mau muntah mendengar ucapan naila padahal alena dan hana yakin kalau sebenarnya naila suka dengan ucapan firli dan jessy yang mendukung kedekatan dirinya dan adrian hanya tidak di perlihatkan saja
kembali lagi kemeja alisya dkk dan adrian dkk hanya ada keheningan di meja tersebut karena semua makan dengan tenang tanpa bicara tapi sesekali revan melirik ke alisya dan tersenyum kecut karena sudah tidak bisa dekat dengan gadis yang sudah mencuri hatinya
adrian tahu kalau revan mencuri pandang dengan alisya lalu terlintas ide adrian pun pamit pergi dulu dari kantin dan mengatakan ada urusan
gue cabut duluan ada urusan sebentar ucap adrian lalu pergi dari kantin entah mau kemana
tidak lama kemudian ada pesan masuk ke ponsel alisya yang ternyata dari adrian yang menyuruh dirinya kebelakang sekolah
__ADS_1
ting
my husband
kebelakang sekolah
sekarang aku tunggu
read
alisya tidak membalasnya dan ingin langsung menghampiri adrian dirinya beralasan ingin pergi ke kamar mandi
gue ke kamar mandi dulu ucap alisya dan di angguki oleh yang lain lalu pergi dari kantin revan memandang kepergian alisya yang makin menjauh dan entah kenapa tidak ada yang curiga dengan kepergian keduanya
alisya sudah sampai di belakang sekolah tapi tidak terlihat adrian tapi tiba- tiba ada yang menarik tangannya untuk masuk ke dalam gudang sekolah alisya sempat terkejut tapi dirinya lega karena ternyata yang menariknya adalah adrian
setelah alisya sudah masuk ke dalam gudang adrian mengunci pintu dari dalam alisya merasa aneh dengan adrian yang mengajaknya ke gudang
kita mau ngapain ke sini ucap alisya
adrian menatap ke alisya dengan tatapan penuh damba alisya yang menyadari tatapan adrian yang tidak biasa berjalan mundur tapi adrian makin mendekat hingga alisya mentok di tembok lalu adrian mengungkung alisya dengan kedua tangannya
alisya merasa detak jantungnya yang tidak biasa melihat tatapan adrian yang menginginkan sesuatu
adrian jangan macam - macam kita masih di sekolah ucap alisya
gue cuma mau satu macem dan gue cuma mau ini ucap adrian sambil mengusap bibir bawah alisya
cup
tanpa menunggu jawaban adrian langsung melakukan apa yang di inginkan adrian mulai memainkan bibir alisya dengan lembut alisya ingin menolak tapi tubuhnya tidak sejalan dengan fikirannya lambat laun alisya pun menikmati permainan adrian
alisya pun mengalungkan tangannya ke leher adrian sedangkan adrian menarik pinggang alisya agar merapat ke tubuhnya tidak hanya itu adrian pun mengendong alisya dari depan sambil terus memainkan bibir manis alisya
lalu adrian mendudukan alisya ke meja yang berada di gudang tersebut adrian berhenti sejenak untuk mengambil nafas begitupun dengan alisya kali ini tangan adrian mulai nakal dengan meraba paha putih mulus alisya tentu saja alisya makin gugup di buatnya
adrian jangan begini ah nanti kalau ada yang lihat gimana ucap alisya
gak ada yang lihat sayang gudang ini sepi jarang di datangi orang ucap adrian yang masih dengan aksinya
sayang beo alisya tidak biasanya adrian memangil dirinya,dengan sebutan begitu
kenapa ada yang salah kah mulai sekarang kita rubah panggilan kita menjadi aku kamu jangan gue loe lagi paham ucap adrian
dan di angguki oleh alisya karena sekarang hubungan keduanya juga sudah semakin dekat jadi tidak ada salahnya jika merubah nama panggilan agar lebih enak di dengar
cup
adrian kembali bermain dengan bibir alisya bahkan permainan adrian semakin berani tangan adrian membuka kancing seragam alisya bagian atas lalu mengecup dada alisya tidak ada penolakan dari alisya justru menikmati hingga sadar atau tidak alisya,mengeluarkan suara yang merdu menahan nikmat yang di berikan adrian
jangan trefeling ya gaes adrian hanya mengecup dada tidak lebih karena jika di leher nanti keliatan
hingga terdengar suara bell masuk berbunyi adrian pun menghentikan permainannya alisya merapikan kembali seragamnya yang sedikit berantakan karena ulah adrian
cup
adrian mengecup kening alisya lalu mengajak alisya keluar menuju ke kelas keduanya berjalan dengan bergandengan tangan hingga keduanya harus berpisah karena kelas mereka berbeda sambil berjalan menuju ke kelas senyum menghiasi wajah cantik alisya
__ADS_1