MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 141


__ADS_3

hari ini semua murid dari kelas satu dan dua mendapatkan surat dari sekolah untuk orang tua mereka Karena pembagian rapot akan di langsungkan besok pagi di kelas alisya dan ketiga sahabatnya juga telah mendapatkan surat tersebut salsa dan kayla terlihat lebih santai karena mereka tidak perlu ada yang di khawatirkan karena sesibuk apapun orang tua mereka pasti akan datang mengambilnya mau mendapat juara atau tidak orang tua mereka tidak mempermasalahkan


berbeda dengan selly dan alisya yang tidak terlalu menyukai saat pembagian nilai alisya tidak menyukainya karena teringat mamanya yang tidak pernah datang untuk mengambilnya meskipun sudah ada tante irma namun alisya tetap merasa ada yang kurang


berbeda cerita dengan selly karena saat saat seperti inilah papanya pasti akan memarahinya dan membandingkannya dan pastinya dirinya akan mendengar kata kata kasar dari papanya yang menyakitkan hatinya meski selly sudah terbiasa setiap tahunnya namun tetap saja dirinya masih merasakan sakit keduanya pun menghembuskan nafasnya di udara


gue bosen nih kantin yuk ajak salsa


gas lah ayo jawab selly


alisya dan kayla pun menganguk


sesampainya di kantin ternyata semua meja sudah penuh bahkan meja yang menjadi langggan mereka pun telah di tempati oleh naila dkk meski ada rasa tidak rela karena tempat itu sangat nyaman bagi keempatnya karena letaknya yang agak berjauhan dengan meja yang lain sehingga tidak terlalu berisik namun mereka tidak ingin mencari masalah hanya karena tempat duduk


pandangan alisya pun kini tertuju pada meja Adrian dkk Karena hanya tinggal meja itu yang masih bisa mereka tempati


kita duduk sama mereka ajalah udah gak lagi yang kosong mejanya ucap alisya


boleh tuh dari pada berdiri ucap salsa


sedangkan selly dan kayla hanya menganguk malas mereka pasrah saja meski sebenarnya mereka enggan satu meja dengan mereka karena pasti akan bertemu dengan jovan dan revan yang sampai saat ini masih belum bisa keduanya lupakan


mereka pun berjalan menuju meja Adrian dkk kelima cogan tersebut yang menyadari kedatangan alisya dkk pun langsung pindah posisi karena mereka tahu keempatnya ingin duduk di meja mereka


boleh gabung gak ucap alisya sesampainya di meja suami dan sahabatnya


duduk aja sayang ucap Adrian sambil tersenyum


faris dan adam memperagakan ingin muntah karena baru pertama kali mendengar sahabatnya berbicara seperti itu sedangkan alisya pipinya sudah memerah dan sedikit malu karena sebelumnya Adrian tidak pernah memanggilnya sayang di depan umum


keempat gadis itu duduk berhadapan dengan kelima cogan tersebut kayla seberusaha mungkin agar cuek dengan revan yang tidak meliriknya dan tengah sibuk memakan makanannya


aku denger besok sudah penerimaan rapot tanya Adrian karena tadi sempat mendengar obrolan murid yang lain


iya mungkin besok tante irma yang ngambil ucap alisya lesu


kamu keliatannya gak semangat gitu ada hem tanya Adrian lagi


gak ada apa apa cuma lagi keingat papa aja ucap alisya karena memang setiap tahunnya di saat tiba pengambilan rapot fikirannya pasti tertuju pada mendiang papanya

__ADS_1


jangan sedih lagi nanti bilang aja sama bunda biar ngambil rapot kamu besok atau nanti aku yang bilang ucap Adrian sambil mengemgam tangan alisya di atas meja


Terima kasih ucap alisya hatinya menghangat karena karena ada suaminya di sisiNya


senyum terukir di bibir indah keduanya sepertinya mereka lupa jika masih berada di kantin dan masih bersama para sahabat


ck mentang mentang udah halal tebar kemesraan di mana aja tahu tempat woy di sini masih banyak orang ucap faris


dan membuat keduanya tersadar jika saat ini tidak hanya berdua saja


biarin ajalah yang penting masih wajar wajar aja kecuali mereka ******* di depan kita baru kita geplak kepalanya si drian ucap adam


Adrian tidak menanggapinya dan kembali memakan makanannya begitu pun dengan alisya lalu alisya menoleh ke selly yang berada di sebelahnya dan bertanya


kalo loe siapa yang ngambil rapotnya besok tanya alisya karena setahunya papa dari sahabatnya selalu sibuk bekerja


entah mungkin bibi lagi yang ngambil seperti sebelum sebelumnya ucap selly malas karena bisa dirinya tebak papanya tidak mungkin datang mengambilnya dan itu sudah terjadi setiap tahunnya


mendengar ucapan selly membuat jovan melirik gadis yang berada di depannya seperti ada sesuatu yang tidak beres namun dirinya tidak bisa untuk bertanya


lalu terdengar ada pesan masuk ke ponselnya selly mengambil ponselnya yang berada di atas meja dan melihat siapa yang mengirim pesan dan ternyata pesan itu dari irfan selly yang sempat merasa tidak bertenaga seperti mendapatkan nutrisi yang membuatnya bersemangat kembali selly pun langsung membalaskan dengan senyum sumringah tersungging di bibirnya


gue duluan ucap jovan tanpa menunggu jawaban sudah berlalu dari sana


kenapa tuh orang main cabut aja ucap faris


lagi kebakaran jenggot kali ucap adam sambil melirik ke arah selly yang menatap kepergian jovan bisa dirinya lihat masih ada cinta di mata selly karena kebetulan adam memang memahaminya karena pernah menjalin hubungan dengan beberapa perempuan sebelumnya


berbeda dengan faris meski sudah pernah sering berpacaran tapi tidak peka terhadap hal semacam itu


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


pagi ini alisya sudah rapi dengan seragam sekolahnya dan sudah siap untuk datang ke sekolah tapi rasanya hari ini dirinya sedikit merasa malas untuk datang ke sekolah padahal hari ini adalah hari yang paling di tunggu tunggu teman teman sekolahnya sebelum nantinya mereka libur semester selama dua minggu


meski setiap tahunnya dirinya sudah terbiasa tanpa orag tua saat pengambilan rapot namun tetap saja alisya merasa ada yang kurang justru saat saat seperti inilah yang membuat dirinya sangat merindukan kehadiran seorang ayah di sisiNya kenangan masa lalunya melintas begitu saja di fikirannya


tanpa terasa matanya mulai mengembun dan satu cairan bening sudah jatuh di pelupuk matanya namun langsung di hapus oleh siempu dirinya menatap pantulan dirinya di cermin lalu merapikan sedikit make up di wajahnya yang agak berantakan akibat air matanya yang sempat menetes setelah alisya memutuskan untuk keluar dari walk in closed


saat dirinya membuka pintu walk in closed bertepatan dengan Adrian yang juga akan membuka pintunya namun sudah lebih dulu di buka oleh istrinya Adrian hanya ingin memastikan jika istrinya baik baik saja karena tidak biasanya istrinya sangat lama berdandan

__ADS_1


kamu mau berangkat sekarang sayang ucap Adrian


iya sayang aku memang sengaja berangkat agak siang hari ini biar gak kelamaan nunggunya ucap alisya


hati hati di jalan ya maaf aku gak bisa nemenin kamu hari ini tiba tiba aja ada kerjaan mendadak ucap Adrian


gak masalah sayang ya udah aku berangkat dulu ucap alisya dan Adrian menganguk


setelah alisya keluar dari kamar Adrian tersenyum tipis dirinya terpaksa berbohong agar bisa memberi kejutan kepada istrinya


sesampainya di sekolah alisya langsung keluar dari dalam mobil setelah memarkirkan mobilnya terlihat sudah ada mobil ketiga sahabatnya yang menandakan ketiganya sudah datang di saat akan meninggalkan parkiran tidak sengaja pandangan alisya melihat mamanya bersama keluarga barunya


terlihat ketiganya berjalan beriringan dengan naila berada di tengah ketiganya berjalan sambil tertawa membicarakan sesuatu sungguh keluarga yang bahagia bukan dan sudah bukan pemandangan yang baru lagi bagi alisya karena sebelum dirinya dan naila satu sekolah alisya sudah sering melihat keharmonisan keluarga mereka seakan anita sudah tidak memiliki siapa siapa lagi di dunia ini selain naila dan gunawan


meski dadanya terasa perih setiap kali melihatnya namun alisya tetap berusaha bersikap biasa saja di saat alisya akan berjalan meninggalkan parkiran terdengar suara ketiga sahabatnya memanggilnya dan membuat anita Gunawan dan naila mengalihkan pandangan ke alisya yang berada tidak jauh dari mereka


alisya panggil ketiganya serempak lalu menghampiri sahabatnya


loe baru dateng sya kita udah nungguin loe dari tadi ucap salsa


gue emang sengaja baru berangkat biar gak kelamaan nunggunya ucap alisya


kita langsung aja ke aula bentar lagi acaranya mau di mulai orang tua kita juga udah nunggu di sana ucap Kayla


kamu dateng sendirian sya tante nimas mana ucap selly yang tidak melihat kehadiran wali dari alisya


oh nanti bunda nyusul sama tante irma sebentar lagi juga dateng yuk kita ke aula ucap alisya


namun baru saja keempatnya akan melangkah anita gunawan dan naila sudah berada di depan mereka dan mau tidak mau mereka pun menyapanya kecuali alisya yang hanya diam saja


pagi om tante sapa ketiganya ramah


anita dan gunawan pun tersenyum ramah kepada ketiganya


gaes kita langsung ke aula aja yuk ajak alisya yang sudah tidak ingin berlama lama berada di sini


mari om tante kita duluan ucap selly sopan dan keduanya hanya menganguk


ketiganya menatap punggung alisya dkk yang sudah semakin menjauh sebenarnya anita ingin menyapa putrinya namun lidahnya terasa kelu di tambah hubungannya dan alisya yang memang tidak baik dan masih ada jarak di antara mereka lagi pula alisya pasti kecewa dan membencinya karena sikapnya selama ini entah dapat hidayah dari mana perlahan anita mulai menyadari kesalahannya selama ini kepada putrinya dan tidak mungkin mudah bagi kedua putrinya bisa memaafkan begitu saja namun anita bertekad akan memperbaiki semuanya meski tidak mudah

__ADS_1


__ADS_2