MENIKAH DENGAN KENTOS

MENIKAH DENGAN KENTOS
EPS 62


__ADS_3

pagi - pagi buta di sekolah fovorit sudah banyak siswa siswi yang berdatangan karena akan mengikuti camping bagi siswa siswi yang ingin mengikuti camping oleh pihak sekolah di haruskan berangkat pagi karena perjalanannya yang memang jauh tidak sedikit juga para orang tua yang mengantar putra - putri mereka ke sekolah karena akan berpisah selama tiga hari saja


mungkin bagi sebagian orang itu sangat lebay karena terkesan seperti anak kecil dan seperti akan pergi dalam jangka lama saja itulah menurut pandangan alisya dkk yang sudah sampai dan melihat banyaknya orang tua di sekolah karena memang mereka semua berangkat sendiri tanpa di antar oleh orang tua mereka


udah gede juga masih di antar emak bapaknya ucap salsa


kayak mau pergi lama aja padahal cuma tiga hari ucap.kayla


itu namanya sayang dan perhatian sama anak mereka aku juga pengen begitu ucap selly


kalau pengen kenapa gak suruh orang tua loe buat nganter tadi ucap alisya


seketika selly terdiam dan terlihat sendu jika mengingat orang tuanya yang memang tidak baik - baik saja sejak lama melihat perubahan raut wajah selly membuat ketiga sahabatnya paham jika ada sesuatu dalam keluarga selly mereka pun menghibur selly kalau dia tidak sendiri di dunia ini


yang sabar ya sel semua akan indah pada waktunya ucap kayla


suatu saat nanti loe pasti menemukan seseorang yang membuat loe bahagia ucap salsa


pasti ada pelangi setelah hujan pasti akan ada kebahagian setelah loe melewati semua masa sulit ucap alisya


selly terharu dengan ucapan ketiga sahabatnya dirinya merasa beruntung di pertemukan dengan mereka yang membuat harinya sedikit berwarna karena tidak sering sendiri jika di sekolah


sebuah mobil mewah berwarna merah berhenti di hadapan keempat gadis tersebut dan membuat mereka melihat kemobil tersebut lalu turunlah siswi dari mobil tersebut yang mereka kenali lalu di susul perempuan paruh baya yang masih terlihat cantik dan awat muda saat turun dari mobil dua perempuan paruh baya tersebut melihat keempat remaja yang sedang melihat ke arah mereka


naila


tante anita


ucap ketiganya dengan kompak kecuali alisya yang menatap kedua perempuan tersebut dengan tatapan sulit di artikan alisya tidak tahu apa yang di rasakannya melihat perempuan yang telah melahirkannya berada di hadapannya yang sudah lama juga tidak berjumpa ada sedikit harapan jika anita akan memeluk atau hanya sekedar menyapa dirinya putri yang sudah lama di tinggalkan

__ADS_1


tapi semua itu hanya semu harapannya berubah menjadi kesedihan di saat melihat apa yang di lakukan anita pada naila bahkan tidak mengangap keberadaannya di sini ketiga sahabatnya yang paham akan keadaan alisya yang tidak baik - baik berusaha menguatkan dengan mengengam tangan alisya


sayang mami pulang dulu ya ingat harus jaga kesehatan dan hati - hati di sana mami gak mau sampai kamu kenapa - napa ucap anita lembut sambil tersenyum


baik mi naila akan ingat pesan mami naila akan jaga diri dengan baik sekarang mami boleh pulang makasih sudah mau mengantar naila ke sekolah ucap naila yang juga sambil tersenyum manis


itu sudah menjadi kewajiban mami sebagai orang tua yang harus memastikan anaknya selamat sampai tujuan ucap anita


lalu memeluk putri sambungnya dan naila pun juga membalas pelukan maminya keduanya terluhat seperti ibu dan anak yang bahagia dan saling menyanyangi tanpa memperdulikan ada hati yang terluka


anita melepas pelukannya lalu mencium kening putrinya lalu masuk kedalam mobil tanpa melihat putri kandungnya yang sangat merindukan pelukannya setelah mobil maminya sudah tidak terlihat lagi naila akan bergabung dengan murid yang lain tapi sebelum itu naila menatap alisya sekilas lalu pergi dari sana


tanpa terasa bulir air mata jatuh dari mata alisya dan turun ke pipi sungguh alisya merasakan sakit tidak terlihat tapi begitu menancap ke ulu hatinya sekian lama dirinya menantikan kehadiran mamanya dan kini saat di pertemukan dirinya harus melihat pemandangan yang sangat menyesakan dadanya bahkan rasanya seperti sulit bernafas haruskah alisya benci ke ibu kandung atau tidak setelah semua perlakuan buruk anita terhadapnya


ketiga sahabatnya tidak tahu harus berkata apa hanya pelukan yang mereka berikan berharap bisa mengurangi kesedihan sahabatnya air mata selly pun juga sudah jatuh di pipi meskipun dirinya belum lama mengenal alisya dan tidak mengetahui masa lalu sahabatnya tapi dengan apa yang baru saja di lihatnya membuat selly mengerti bagaimana sebenarnya hubungan alisya dengan ibu kandungnya


tadi alena memang berangkat lebih dulu bersama hana selain karena dirinya memiliki tugas dalam acara camping ini tapi juga agar tak melihat perlakuan anita ke naila tapi nyatanya sama saja dirinya tetap melihat entah ini sudah keberapa kali dirinya melihat tapi belum juga kebal dan terbiasa justru semakin terasa sakit


hana yang menjadi sahabat dan satu - satunya orang yang paling paham akan alena tidak hentinya memberi semangat ke sahabatnya agar tetap tabah dan tegar menghadapi semua masalahnya


yang sabar len gue yakin di masa mendatang ada kebahagiaan yang sudah menanti loe ucap hana


suatu saat nanti nyokap loe pasti bisa melihat mana yang beneran baik dan mana yang cuma pura - pura baik ucap hana lagi dan alena hanya menganguk


setelah itu terdengar suara dari kepala sekolah menyuruh semua murid untuk berkumpul karena akan segera berangkat ke tempat camping di adakan setelah pembagian bus selesai semua murid masuk ke bus yang telah di sediakan oleh pihak sekolah tidak ada pembagian khusus karena semua kelas di campur alisya dkk satu mobil dengan alena hana naila dkk dan adrian dkk hanya tingga adrian saja yang masuk belum masuk ke dalam bus


tidak lama kemudian adrian masuk ke dalam bus dan melihat semua sudah penuh hanya tinggal satu kursi yang masih kosong di sebelah naila melihat adrian yang belum dapet tempat duduk kedua sahabat naila menyuruh adrian untuk duduk dengan naila,karena sudah tidak ada lagi kursi yang kosong


kak adrian duduk sini sama naila udah gak.ada kursi yang kosong ucap jessi

__ADS_1


bener tuh kak daripada berdiri mending duduk sama naila ucap firli


semua mata tertuju pada adrian kecuali alisya yang tidak memperhatikan karena fikirannya yang kemana - mana sambil melihat keluar jendela sedangkan naila seperti biasa hanya diam tapi di dalam hatinya senang pujaan hatinya akan duduk di sebelahnya adrian berjalan mendekat kearah kursi naila dan itu membuat senyum terbit di bibirnya


selly yang duduk dengan alisya dan dekat dengan tempat naila duduk melihat senyuman naila lalu beralih menatap alisya yang terlihat murung mungkin alisya butuh kak adrian agar bisa lebih tenang dan sedikit melupakan kejadian yang tadi saat adrian sudah dekat selly langsung baralih duduknya ke sebelah naila agar adrian duduk dengan alisya dan semua mata melongo melihat apa yang di lakukan selly mereka pun memiliki pikiran yang berbeda - beda kecuali salsa dan kayla yang lega adrian tidak jadi duduk dengan naila


adrian hanya geleng kepala melihat itu dirinya pun langsung duduk di sebelah alisya yang sedang melamun sedangkan naila tentu saja kecewa karena adrian duduk dengan alisya bukan dengannya karena selly yang tiba - tiba pindah ke sebelahnya entah apa maksudnya jessi dan firli yang duduk.di belakang naila sedikit kesal dengan selly yang malah pindah tempat duduk sedangkan salsa dan kayla yang duduk di depan alisya suka dengan.cara selly yang langsung tanggap


akhirnya satu persatu bus mulai berajalan hingga bus yang yang di tumpangi alisya sudah berjalan tapi gadis tersebut masing saja melamun bahkan tidak menyadari kalau adrian sudah duduk di dekatnya hingga suara adrian menyadarkannya


jangan melamun gak baik ucap adrian sambil menoleh ke alisya yang di sebelahnya


alisya sedikit terkejut mendengar suara adrian dan menoleh ke samping yang ternyata sudah ada suaminya bukannya tadi selly duduk di sebelahnya kenapa sudah ganti orang


kamu sejak kapan ada di sini terus selly kemana ucap alisya


belum lama selly pindah tempat duduk dengan naila makanya aku duduk di sini ucap adrian


alisya melihat ke arah selly yang duduk dengan naila entah apa yang membuat selly pindah alisya tidak tahu jika tadi adrian hampir duduk dengan naila


alisya beralih menatap ke depan adrian melihat ada sisa air mata seperti habis menangis adrian pun menarik dagu alisya agar menghadap ke arahnya hingga keduanya bertatapan adrian pun dapat melihat ada kesedihan di mata gadis yang sudah jadi istrinya


ada yang kamu sembunyiin ucap.adrian dan alisya hanya mengeleng


jangan bohong cerita saja jika ada masalah ucap adrian


kalau aku udah siap aku pasti cerita ucap alisya sambil tersenyum lalu memandang ke depan lagi


adrian tidak ingin memaksa di tempat yang tidak seharusnya mungkin nanti jika sudah selesai campingnya dan sudah pulang ke rumah adrian akan bertanya,kembali karena dirinya yakin ada yang di sembunyikan oleh istrinya sedangkan alisya karena terlalu lelah dengan fikirannya mulai merasakan ngantuk memilih bersandar di pundak suaminya akhirnya pun matanya terpejam untuk tidur adrian yang melihat istrinya sudah tertidur membawa alisya ke dalam pelukannya masa bodolah jika ada yang melihat fikir adrian akhirnya pun alisya tertidur selama perjalanan begitupun dengan semua murid jadi tidak ada yang melihat termasuk naila yang juga tertidur

__ADS_1


__ADS_2