
maaf lama ucap selly setelah sampai di meja para sahabatnya lalu mendudukkan dirinya di sebelah alisya
nih gue pesanin bakso buat loe sorry gue cuman pesanin ini doang soalnya yang lain rame banget ucap alisya karena dirinya sangat malas jika harus mengantri terlalu lama
iya gak papa ini aja cukup kok makasih ya ucap selly dan di angguki oleh alisya
loe tadi ngapain aja sel di kelas cuma ambil ponsel aja kok lama ucap salsa
oh tadi aku ke wc dulu tiba tiba aja kebelat ucap selly beralasan dan salsa hanya menganguk
sedangkan di tempat jovan tidak lama setelah selly pergi jovan pun juga pergi sana setelah memastikan naila sudah lebih baik
selain selly, pagi tadi jovan juga tidak sengaja melihat apa yang di lakukan oleh naila dan pada saat jam istirahat dia mengatakan kepada para sahabatnya ingin ke toilet tapi tujuannya adalah ingin memastikan jika gadis itu baik baik saja
jovan tahu bagaimana sakitnya cinta tak terbalas dan itu ia rasakan saat cintanya di tolak oleh naila sendiri dan kini cinta itu sudah pergi tak tersisa yang ada hanya tinggal rasa sahabat dan tidak lebih karena jovan sendiri pernah berusaha membuang semua rasa sakit itu
namun sepertinya apa yang ia lakukan sekarang sudah membuat satu gadis salah paham jovan sendiri belum tahu apa yang ia rasakan tapi yang pasti akhir akhir ini dia sering memikirkan gadis itu apalagi semenjak selly sudah tidak pernah mengejarnya
saat sudah tiba di tempat para sahabatnya berada jovan langsung duduk berhadapan dengan selly
loe di wc boker apa tidur sih lama bener ucap faris yang langsung mendapat geplakan di kepalanya dari adam
plak
lagi makan bege ucap adam dan faris hanya ketawa saja
seperti biasa jovan tidak menanggapi hal yang tidak penting menurutnya dan memilih memakan makanannya yang baru datang sedangkan selly hanya cuek saja dengan kehadiran jovan dan tetap menikmati bakso pedasnya
oh ya tumben kak revan gak ikut gabung sama kalian ucap salsa karena sejak awal mereka bergabung dengan Adrian dkk tidak melihat adanya revan
revan lagi gak masuk hari ini katanya mau ada acara ucap faris
apa acaranya ucap salsa kembali bertanya
kita juga gak tahu revan gak bilang ucap adam
Adrian dan alisya saling pandang mereka tahu alasan kenapa revan tidak masuk hari ini tapi keduanya memilih tidak memberi tahu para sahabatnya biarkan revan sendiri nanti yang mengatakan ke mereka
__ADS_1
gue denger kak revan udah punya pacar ya siapa sih pacarnya kasih tahu dong siapa orangnya please ucap salsa memohon
awalnya salsa agak ragu menanyakannya tapi karena dia penasaran akhirnya dia memberanikan untuk bertanya begitu pun dengan kayla yang juga sudah sangat penasaran siapa perempuan yang beruntung mendapatkan cinta dari lelaki yang dia dambakan
denger dari mana loe kalo revan punya pacar ucap faris heran karena dia tidak pernah mendengar atau melihat sahabatnya itu dekat dengan perempuan apalagi sampai pacaran
gak penting gue tahu dari mana jadi langsung aja siapa pacarnya kak revan ucap salsa sudah tidak sabar ingin tahu
mana gue tahu gue aja baru tahu dari loe kalo revan udah punya doi ucap faris
karena sampai saat ini revan memang belum mengatakan jika dirinya sudah memiliki kekasih kecuali Adrian yang memang sudah tahu
emangnya kak revan gak pernah bilang sama kalian gitu ucap salsa kecewa begitu pun dengan kayla yang juga sama kecewanya
gak tuh revan gak pernah bilang apa apa ke kita ucap adam dia pun juga sebenarnya penasaran siapa orang yang di suka sahabatnya
Adrian dan alisya kembali saling pandang mendengar pembicaraan para sahabatnya alisya sendiri masih ragu dan bingung untuk mengatakan ke kayla apalagi mengingat acara nanti malam yang akan mengikat keduanya alisya semakin tidak tega untuk mengatakan ke kayla
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
sambil menunggu kedatangan keluarga revan alena berada di kamarnya di temani oleh alisya sedangkan tante irma sedang berada di bawah memastikan jika tidak ada yang kurang untuk menyambut kedatangan calon besannya dia tidak sendiri tapi juga bersama anita
anita sedikit terkejut saat mendengar kabar dari iparnya jika alena akan di lamar dia tidak menyangka jika putri sulungnya akan segera menikah dia senang tapi juga sedih senang karena putrinya mendapatkan pendamping sedih karena jika alena sudah menikah itu berarti alena akan lebih sering bersama keluarganya barunya semenjak alena memutuskan untuk pindah putrinya itu sudah tidak pernah menghubunginya bahkan anita baru bertemu kembali dengan alena saat lamarannya
di dalam kamar alena sedikit merasakan deg degan padahal baru lamaran belum hari pernikahannya tapi sudah merasa gugup sedangkan alisya hanya tersenyum melihat kakaknya malam ini akan di lamar dan akan menyusulnya menikah
grogi ya kak ucap alisya sambil tersenyum
lumayan ucap alena
rileks aja kali kak ini kan baru lamaran belum akadnya tenang aja semua pasti berjalan lancar ucap alisya agar kakaknya tidak merasa gugup lagi
dulu kamu juga ngrasain gugup gak sih pas tunangan sama Adrian ucap alena
gak tuh biasa aja aku malah kaget gak nyangka bakal di jodohin sama Adrian ketos yang paling aku benci ucap alisya sambil terkikik teringat saat bertunangan dengan Adrian
dulu benci sekarang cinta kan ucap alena
__ADS_1
ya gitulah kita gak pernah tahu seperti apa permainan takdir yang awalnya saling benci bisa saling cinta ucap alisya
lalu keduanya tertawa bersama tidak lama kemudian tante irma menghampiri keduanya memberi tahu jika keluarga revan sudah datang dan menyuruh keduanya untuk turun
kamu sudah siap alena revan dan keluarganya sudah sya kamu temani alena turun ucap tante irma
oke tan dengan senang hati ucap alisya dan alena hanya menganguk
ya sudah tante turun dulu lalu turun ke bawah untuk menyambut calon besannya
yuk kak udah saatnya bertemu calon suami ucap alisya
alena pun turun dengan di dampingi oleh alisya saat keduanya turun dari tangga keduanya menjadi pusat perhatian semua orang yang berada di ruang tamu bahkan revan sampai tidak berkedip melihat gadis yang akan menjadi tunangannya kecantikannya bertambah dua kali lipat
saat sudah tiba di ruang tamu keduanya pun duduk di sofa dan berhadapan dengan revan dan orang tuanya sedangkan dari keluarga alena tidak hanya ada tante irma dan alisya saja tapi juga anita Gunawan nimas elang dan Adrian yang juga hadir kecuali naila yang memang tidak ikut
wah kamu sangat cantik sayang revan emang gak salah pilih calon istri puji Linda mama revan
makasih tan ucap alena sambil tersenyum malu mendapatkan pujian dari calon mertuanya
bagaimana jika kita mulai saja acaranya ucap ferdian papa revan
yah silahkan di mulai acaranya ucap tante irma
baiklah seperti yang bapak dan ibu ketahui tujuan kami datang kemari untuk melamar putri bapak dan ibu untuk putra Kami revan bagaimana nak kamu mau kan ucap ferdian sambil tersenyum
alena menganguk iya saya setuju ucap alena
setelah mendengar jawaban dari alena, revan pun memasangkan cincin di jari manis alena dan senyum tidak pernah luntur dari bibir keduanya karena mulai malam ini keduanya sudah resmi bertunangan tinggal menunggu hari pernikahannya
dan untuk pernikahannya bagaimana jika di langsungkan setelah hari kelulusan mereka saja ucap Linda
baiklah saya juga setuju kamu juga setujukan sayang ucap tante irma kepada alena
terserah kalian saja gimana baiknya aku pasti setuju ucap alena
setelah itu acara di lanjutkan dengan makan malam bersama sambil makan mereka semua juga mengobrol dan sesekali tertawa namun di tengah kebahagiaan itu ada kesedihan yang di rasakan oleh satu gadis bukan karena tidak senang kakaknya sudah bertunangan melainkan karena masih memikirkan sahabatnya apalagi hingga kini dirinya belum mengatakan apapun kepada sahabatnya mungkin secepatnya dia harus segera jujur meski nanti sahabatnya akan kembali terluka namun dia hanya berharap semua akan tetap baik baik saja
__ADS_1